Dalam beberapa waktu ini, warga Pekanbaru diresahkan dengan kejadian tindak kriminal yang dilakukan oleh geng motor yang merupakan anak ...[read more] "> Dalam beberapa waktu ini, warga Pekanbaru diresahkan dengan kejadian tindak kriminal yang dilakukan oleh geng motor yang merupakan anak " />
Jum'at, 24 Mei 2019
Follow Us:
Jumat, 24 Mei 2019 - 15:24 WIB
Ratusan Massa Datangi DPRD Riau
Jumat, 24 Mei 2019 - 15:20 WIB
Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo
Jumat, 24 Mei 2019 - 14:08 WIB
Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK
14:08 WIB - Ketua DPR Berharap Tak Ada Lagi Korban Kerusuhan | 14:08 WIB - Dishub Janji Menindak Travel Gelap Yang Masih Beroperasi di Pekanbaru | 14:08 WIB - Ratusan Massa Datangi DPRD Riau | 14:08 WIB - Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo | 14:08 WIB - Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK | 14:08 WIB - Amien Rais Diperiksa Polda Metro Jaya
/ Hukum / Pelaku Begal dan Geng Motor Masih Dibawah Umur /
Pelaku Begal dan Geng Motor Masih Dibawah Umur
Kamis, 16 Mei 2019 - 14:58:03 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Dalam beberapa waktu ini, warga Pekanbaru diresahkan dengan kejadian tindak kriminal yang dilakukan oleh geng motor yang merupakan anak dibawah umur. Mulai dari aksi tidak kekerasan, pengrusakan, curas, hingga menghilangkan nyawa orang lain.

Sepekan terakhir ini pun, kepolosian rutin melalukan razia dan patroli di beberapa titik di Pekanbaru. Operasi ini dilakukan pada malam hari hingga dini hari, dimana pada waktu tindak kriminal tersebut terjadi.

Menurut Kriminolog Universitas Islam Riau, Syahrul Akmal Latif, tindak kriminal yang dilakukan oleh kelompok remaja tersebut tidak murni didasari oleh niat kriminal. Kebanyakan dari aksi tersebut disebabkan keinganan untuk mendeklarasikan diri agar keberadaan mereka diakui dan ditakuti.

"Mereka ingin tampak masif dan sadis, tanpa memilih-milih korbannya," ujar Syahrul pada Kamis (16/5/2019).

Menurut Syahrul, hendaknya para remaja ini diproteksi sedini mungkin dari pergaulan seperti ini. Orang tua punya peran besar untuk menjaga dan mengawasi anaknya dari tindak kenakalan remaja tersebut.

"Jangan biarkan anak-anak kita keluyuran hingga subuh. Banyak hal negatif dapat terjadi, termasuk narkoba," ujar Syahrul.

Selain itu penegak hukum juga harus bisa tegas dalam menangani mereka. Jika ditemukan kegiatan perkumpulan hingga dini hari, aparat harus tegas untuk membubarkannya. "Jangan memberi ruang kepada mereka untuk berbuat jahat, belum lagi potensi narkoba," sebutnya.

Fungsi intelijen juga perlu ditingkatkan di tengah masyarakat. Aparat bisa memaksimalkan peran RT dan RW untuk mengawasi dan melaporkan jila terjadi tindakan berpotensi kriminal.

"Pengawasan ini juga perlu dilakukan hingga di medsos. Kebanyakan mereka juga ribut di medsos sebelum berujung di dunia nyata," terang Syahrul.(ckp)


Berita Lainnya :
  • Ketua DPR Berharap Tak Ada Lagi Korban Kerusuhan
  • Dishub Janji Menindak Travel Gelap Yang Masih Beroperasi di Pekanbaru
  • Ratusan Massa Datangi DPRD Riau
  • Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo
  • Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK
  • Amien Rais Diperiksa Polda Metro Jaya
  • Pemkab Rohul Kucurkan 29 M Untuk Pembangunan di Tambusai
  • Syamsuar Terbitkan Pergub Pembenahan Birokrasi
  • Gubri Kunjungi Pengelolaan Lahan Gambut di Kabupaten Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan