Setelah Hermawan Susanto alias HS (25) ditetapkan sebagai tersangka setelah video dirinya yang diduga mengancam memenggal kepala Joko Wid...[read more] "> Setelah Hermawan Susanto alias HS (25) ditetapkan sebagai tersangka setelah video dirinya yang diduga mengancam memenggal kepala Joko Wid" />
Jum'at, 24 Mei 2019
Follow Us:
Jumat, 24 Mei 2019 - 15:24 WIB
Ratusan Massa Datangi DPRD Riau
Jumat, 24 Mei 2019 - 15:20 WIB
Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo
Jumat, 24 Mei 2019 - 14:08 WIB
Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK
14:08 WIB - Ketua DPR Berharap Tak Ada Lagi Korban Kerusuhan | 14:08 WIB - Dishub Janji Menindak Travel Gelap Yang Masih Beroperasi di Pekanbaru | 14:08 WIB - Ratusan Massa Datangi DPRD Riau | 14:08 WIB - Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo | 14:08 WIB - Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK | 14:08 WIB - Amien Rais Diperiksa Polda Metro Jaya
/ Hukum / Polisi Tetapkan Emak-emak ini Jadi Tersangka /
Rekam Video Pengancaman Penggal Kepala Jokowi
Polisi Tetapkan Emak-emak ini Jadi Tersangka
Rabu, 15 Mei 2019 - 21:52:29 WIB

BIDIKONLINE.COM - Setelah Hermawan Susanto alias HS (25) ditetapkan sebagai tersangka setelah video dirinya yang diduga mengancam memenggal kepala Joko Widodo (Jokowi) viral.

Kini, giliran Ina Yuniarti alias IY yang juga turut ditetapkan sebagai tersangka. Emak-emak 'malang' itu diduga merupakan orang yang merekam video ancaman memenggal kepala Jokowi.

"Ina Y sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, dilansir RMOL.co, Rabu 15 Mei 2019.

Argo menuturkan, IY dijerat dengan pasal berlapis, yakni terkait keamanan negara dan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Pelaku tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE dengan modus pengancaman pembunuhan terhadap Presiden RI yang sedang viral di media sosial sebagaimana dimaksud dalam Pasal 104 KUHP, Pasal 110 junto Pasal 104 KUHP, Pasal 27 ayat 4 junto Pasal 45 ayat 1 UU RI no 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI no 11 tahun 2008 tentang ITE," tuturnya.

IY sendiri diamankan anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di kediamannya di Grand Residence City, Cluster Prapanca 2, Blok BB 11 Nomor 21, RT.02/02, Bekasi, Jawa Barat, Rabu 15 Mei 2019 pagi tadi.

Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah KTP atas nama Ina Yuniarti, satu unit ponsel jenis Iphone 5s, sehelai masker hitam, sebuah kacamata hitam, sebuah cincin, sehelai kerudung biru tua, sehelai buah baju putih dan sebuah tas warna kuning yang digunakan saat merekam video tersebut.(r1)


Berita Lainnya :
  • Ketua DPR Berharap Tak Ada Lagi Korban Kerusuhan
  • Dishub Janji Menindak Travel Gelap Yang Masih Beroperasi di Pekanbaru
  • Ratusan Massa Datangi DPRD Riau
  • Tim Pemrakarsa Tinjau Lokasi Persiapan Lahan Bandara Silambo
  • Rommy Mengeluh soal Dispenser KPK
  • Amien Rais Diperiksa Polda Metro Jaya
  • Pemkab Rohul Kucurkan 29 M Untuk Pembangunan di Tambusai
  • Syamsuar Terbitkan Pergub Pembenahan Birokrasi
  • Gubri Kunjungi Pengelolaan Lahan Gambut di Kabupaten Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan