Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, Amrizal, menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan menolak ajakan ...[read more] "> Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, Amrizal, menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan menolak ajakan " />
Senin, 26 08 2019
Follow Us:
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:32 WIB
Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:30 WIB
Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:28 WIB
Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
11:28 WIB - Bupati Sukiman: Jaga Persatuan dan Kesatuan Tanpa Memandang Suku,Agama Dan Ras | 11:28 WIB - Akibat Banjir, Jembatan Idanolawa Mazino Terancam Putus | 11:28 WIB - Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau | 11:28 WIB - Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru | 11:28 WIB - Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk | 11:28 WIB - Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
/ Bengkalis / MUI Bengkalis Imbau Masyarakat Tolak Ajakan People Power /
Soal Pilpres
MUI Bengkalis Imbau Masyarakat Tolak Ajakan People Power
Selasa, 14 Mei 2019 - 17:45:01 WIB

BENGKALIS (Bidikonline.com) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, Amrizal, menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan menolak ajakan people power yang mulai dihembuskan pihak-pihak yang tak puas dengan proses Pemilu tahun 2019.

Amrizal menilai people power atau pengerahan massa dengan niat menggulingkan pemerintahan yang sah merupakan bagian dari makar. Hal ini tentu tidak dibenarkan dalam hukum.

“Kalau niatnya menggulingkan pemerintahan yang sah tentu tidak dibenarkan dalam hukum,” katanya.

Menurut Amrizal, jika sebuah kelompok tidak puas dengan hasil Pemilu haruslah menempuh jalur-jalur yang ditetapkan. Tidak sampai merusak persatuan dengan menghujat macam-macam.

“Ini negara demokratis, jadi jika ada keberatan dengan hasil Pemilu harus ditempuh melalui cara-cara demokratis pula. Semua sudah ada salurannya, bukan menggelar aksi yang mengancam stabilitas keamanan negara,” jelasnya.

“Kita sudah melaksanakan Pemilu dengan aman, damai dan transparan. Sekarang hasilnya kita percayakan kepada KPU untuk mengumumkannya. Kalau ada yang tidak puas, silahkan menggugat, bukan malah menghujat macam-macam,” jelasnya.

Amrizal mendukung langkah diambil KPU dan Bawaslu untuk tidak terpengaruh dengan tekanan dan berbagai hujatan mengingat rekapitulasi di tingkat KPU Provinsi sudah selesai dan berjalan aman, damai, transparan dan demokratis. Bahkan menurut pengamatannya, saksi dari kedua kubu Paslon telah memberikan pernyataan yang menyejukkan.

“Kita tunggu hasil rekapitulasi tingkat pusat. Kita harap berjalan sebagaimana mestinya," pungkas Ketua MUI Bengkalis ini.(ckp)



Berita Lainnya :
  • Bupati Sukiman: Jaga Persatuan dan Kesatuan Tanpa Memandang Suku,Agama Dan Ras
  • Akibat Banjir, Jembatan Idanolawa Mazino Terancam Putus
  • Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau
  • Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru
  • Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk
  • Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
  • Pemkab Meranti Minta Rekomendasi Pemekaran Dua Desa
  • Sekda Ajak ASN, TNI dan Polri Pertebal Rasa Keimanan
  • Ketua PN Bengkalis Lantik Panitera
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan