Terkait puluhan warga Tampan Pekanbaru teramcam tak nyoblos, Komisioner KPU Riau, Nugroho Noto Susanto menyatakan bahwa jika mengacu ke ...[read more] "> Terkait puluhan warga Tampan Pekanbaru teramcam tak nyoblos, Komisioner KPU Riau, Nugroho Noto Susanto menyatakan bahwa jika mengacu ke " />
Jum'at, 20 09 2019
Follow Us:
Kamis, 19 September 2019 - 20:33 WIB
Gubri Sebut Karhutla Riau Sengaja Dibakar
Kamis, 19 September 2019 - 20:27 WIB
Gubernur Riau Buka Event TdSi
Kamis, 19 September 2019 - 16:38 WIB
Bupati Kampar ; Jalinan Silaturrahmi untuk Ciptakan Persatuan Bangsa
16:38 WIB - DPP Partai Nasdem Rekomendasikan Fa'atulo Sarumaha Jadi Wakil Ketua DPRD Nisel | 16:38 WIB - Ayat Cahyadi Ingatkan Orang Tua Awasi Anak-anak | 16:38 WIB - Gubri Sebut Karhutla Riau Sengaja Dibakar | 16:38 WIB - Gubernur Riau Buka Event TdSi | 16:38 WIB - Bupati Kampar ; Jalinan Silaturrahmi untuk Ciptakan Persatuan Bangsa | 16:38 WIB - 78 Majelis Hakim Ikuti Kegiatan Pemantapan dari LPTQ Bengkalis
/ Pekanbaru / Puluhan Warga Tak Nyoblos, KPU Bilang Sudah Tak Bisa /
Puluhan Warga Tak Nyoblos, KPU Bilang Sudah Tak Bisa
Selasa, 16 April 2019 - 19:20:11 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Terkait puluhan warga Tampan Pekanbaru teramcam tak nyoblos, Komisioner KPU Riau, Nugroho Noto Susanto menyatakan bahwa jika mengacu ke regulasi, proses pemutakhiran data pemilih ini sudah berlangsung lama. Sejak dari ditetapkan DP4, menuju DPS.

DPS menurutnya dipublish untuk minta tanggapan masyarakat, lalu ditetapkan DPT. Dpt diumumkan lagi, hingga ada DPT hasil perbaikan tahap 1, tahap 2, hingga tahap 3.

"Saya menduga warga kota Pekanbaru yang minta dimasukkan ke DPT itu, waktu pengajuan nya sudah purna penetapan DPT hasil perbaikan tahap 2. Untuk pemilih DPK sesuai rekomendasi Bawaslu juga sudah dimasukkan ke DP tahap 3," terangnya.

Hingga hari ini, tambah Nugroho, masih banyak sekali warga yang minta dimasukkan DPT.

"Saya menyampaikam sesuai regulasi tidak bisa lagi karena memasukkan nama ke DPT telah dilewati jauh hari tahapannya. Mengapa harus ada batas maksimal, karena data pemilih dijadikan pedoman kebutuhan logistik," terangnya.

Indonesia pakai metode manual selama mencoblos. Kecuali pakai e voting, bisa last minute karena tak butuh cetak logistik dan distribusi logistik. Sementara wilayah Indonesia sangat luas, banyak laut sungai gunung pulau yang harus ditempuh.

"Jumlah penduduk kita besar sekali," pungkasnya.(rtc)


Berita Lainnya :
  • DPP Partai Nasdem Rekomendasikan Fa'atulo Sarumaha Jadi Wakil Ketua DPRD Nisel
  • Ayat Cahyadi Ingatkan Orang Tua Awasi Anak-anak
  • Gubri Sebut Karhutla Riau Sengaja Dibakar
  • Gubernur Riau Buka Event TdSi
  • Bupati Kampar ; Jalinan Silaturrahmi untuk Ciptakan Persatuan Bangsa
  • 78 Majelis Hakim Ikuti Kegiatan Pemantapan dari LPTQ Bengkalis
  • Bengkalis Masuk Nominasi Inovasi Government Award 2019
  • Bayi Bermata Satu dan Tanpa Hidung Lahir di Siak
  • Zulaikhah Wardan Resmikan PAUD Bunda Kasih Ibu
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan