Seorang anak di Desa Morong Kecamatan Sungai Lala,  Indragiri Hulu dimakan buaya yang muncul di pinggiran sungai Indragiri di desa ...[read more] "> Seorang anak di Desa Morong Kecamatan Sungai Lala,  Indragiri Hulu dimakan buaya yang muncul di pinggiran sungai Indragiri di desa " />
Rabu, 24 April 2019
Follow Us:
Senin, 22 April 2019 - 17:38 WIB
Wako Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di Dua SMP
Senin, 22 April 2019 - 17:36 WIB
DPP Rutin Uji Tera SPBU
Senin, 22 April 2019 - 17:33 WIB
Harga Sejumlah Bahan Pokok Mengalami Kenaikan
17:33 WIB - Sambut Ramadan, Pemko Bagikan 1.000 Kain Sarung | 17:33 WIB - KTP el Belum Cetak, Warga Diimbau Datang ke Disdukcapil | 17:33 WIB - Wako Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di Dua SMP | 17:33 WIB - DPP Rutin Uji Tera SPBU | 17:33 WIB - Harga Sejumlah Bahan Pokok Mengalami Kenaikan | 17:33 WIB - 30.616 Siswa SMP di Pekanbaru Ikut UN
/ Indragiri Hulu / Bocah 5 Tahun Dimakan Buaya di Sungai Indragiri Inhu /
Bocah 5 Tahun Dimakan Buaya di Sungai Indragiri Inhu
Sabtu, 13 April 2019 - 20:09:11 WIB

RENGAT (Bidikonline.com) - Seorang anak di Desa Morong Kecamatan Sungai Lala,  Indragiri Hulu dimakan buaya yang muncul di pinggiran sungai Indragiri di desa tersebut. Korban bernama Muhammad Alaripi (5) saat itu sedang berada di pinggir sungai dan tak mengetahui kehadiran predator itu.

Anak dari Muji ini langsung diterkam dan dibawa ke air. Sementara dua orang rekan bermain korban selamat dari terkaman reptil ganas tersebut.

Kepala Desa Pasir Kelampaian, Zakaria yang memang sedang berada di lokasi mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 wib, pagi tadii. "Saat itu Alfarezi bersama tiga temannya sedang bermain di pasir yang berada di pinggir sungai. Saat Alfarezi di pinggir sungai, tiba-tiba Alfarezi langsung diterkam buaya," ujar Zakaria, Sabtu (13/4/2019).

Menurut pihak keluarga, Hatta Munir, awalnya kaki korban digigit, kemudian diangkat keatas dan terus digigit. Kemudian dibawa berenang, untuk kemudian dibawa kedalam air.

Menurut keterangan warga Desa Morong, buaya itu sudah lebih dua minggu berada di pinggir sungai, namun tidak pernah mengganggu warga.

Dikatakan Hatta, saat ini Alfarezi belum ditemukan dan begitu juga dengan buayanya. Tadi sebelum ramai orang, lebih kurang setengah jam, buaya itu sempat timbul beberapa kali dengan mulut masih menggigit Alferezi.

"Namun kemudian pada sore hari, buaya terus muncul tapi tidak ada lagi, cucu saya itu dimulut buaya itu," tegasnya.

Pihak desa sekarang sedang berupaya mencari Alfarezi dan buaya itu menggunakan pompong milik warga Morong. Ada 4 atau 6 pompong saat ini sedang menyisir sungai dimana Alfarezi di terkam buaya.

"Hingga kini belum ada kelihatan Alfarezi maupun buaya tersebut. Masyarakat di bantu aparat kepolisian masih terus mencari," katanya.

Menurut Hatta munir, pihak BKSDA sudah dihubungi tapi tak kunjung muncul hingga pukul 18.00 WIB. Pihaknya berharap agar buaya tersebut dapat segera dilumpuhkan sehingga diketahui betul nasib dari Alfarezi. (rmc)


Berita Lainnya :
  • Sambut Ramadan, Pemko Bagikan 1.000 Kain Sarung
  • KTP el Belum Cetak, Warga Diimbau Datang ke Disdukcapil
  • Wako Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di Dua SMP
  • DPP Rutin Uji Tera SPBU
  • Harga Sejumlah Bahan Pokok Mengalami Kenaikan
  • 30.616 Siswa SMP di Pekanbaru Ikut UN
  • DPP Pekanbaru Minta Bantuan Satpol PP
  • Camat Tenayan Raya Resmikan Destinasi Wisata Edukasi
  • Wali Kota Hadiri Pelantikan SAPMA PP Kota Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan