Gubernur Riau Syamsuar bersama Wakil Gubernur Riau Edy Nasution menghadiri syukuran dan silahturahmi yang digelar oleh tokoh masyarakat ...[read more] "> Gubernur Riau Syamsuar bersama Wakil Gubernur Riau Edy Nasution menghadiri syukuran dan silahturahmi yang digelar oleh tokoh masyarakat " />
Sabtu, 24 08 2019
Follow Us:
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:30 WIB
Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:28 WIB
Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:26 WIB
Pemkab Meranti Minta Rekomendasi Pemekaran Dua Desa
11:26 WIB - Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau | 11:26 WIB - Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru | 11:26 WIB - Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk | 11:26 WIB - Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI | 11:26 WIB - Pemkab Meranti Minta Rekomendasi Pemekaran Dua Desa | 11:26 WIB - Sekda Ajak ASN, TNI dan Polri Pertebal Rasa Keimanan
/ Riau / Gubernur dan Wakil Gubernur Syukuran di Kampar /
Gubernur dan Wakil Gubernur Syukuran di Kampar
Senin, 08 April 2019 - 21:13:22 WIB

KAMPAR (Bidikonline.com ) - Gubernur Riau Syamsuar bersama Wakil Gubernur Riau Edy Nasution menghadiri syukuran dan silahturahmi yang digelar oleh tokoh masyarakat Kampar H Sopiyan di Dusun Merbau RT001 RW002, Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Senin (8/4/2019).

Syamsuar didamping Edy Nasution mengatakan, pembangunan infrastruktur dalam skala prioritas harus ditetapkan disetiap kabupaten/kota, tidak hanya di Kabupaten Kampar. Karena, pembangunan infrastruktur tidak hanya memggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau.

"Contohnya saja jalan. Mana jalan-jalan di kabupaten/kota yang masuk skala prioritas pembangunan. Hal ini harus didata oleh kepala daerah. Sehingga, nantinya jika tidak bisa menggunakan APBD, bisa menggunakan APBN. Hal ini tergantung kepala daerahnya," kata Syamsuar.

Nantinya, Syamsuar akan mengumpulkan bupati dan walikota di Provinsi Riau untuk membahas apa yang menjadi kendala dan permasalahan dimasing-masing daerah. Sehingga, permasalahan ini bisa bersama-sama ke pusat untuk bisa mendapatkan jalan keluar.

"Siapa yang tidak mau daerahnya dibangun. Tentunya, pembangunan kedepannya bertahap dan disesuaikan dengan anggaran. Tidak bisa sekaligus semuanya," ungkap Syamsuar.

Pada kesempatan ini, Syamsuar juga menyampaikan tentang industri halal. Dimana, Provinsi Riau merupakan urutan ketiga setelah Aceh dan Nusa Tenggara Barat yang ditetapkan Kementerian RI sebagai destinasi wisata halal.

"Ini kesempatan yang harus kita ambil. Sehingga industri halal dan UMKM dapat berkembang dan maju. Karena banyak usaha kecil di Riau yang bisa maju dan berkembang. Sehingga ekonomi kreatif bisa berkembang di Bumi Lancang Kuning," jelas Syamsuar.(grc)


Berita Lainnya :
  • Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau
  • Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru
  • Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk
  • Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
  • Pemkab Meranti Minta Rekomendasi Pemekaran Dua Desa
  • Sekda Ajak ASN, TNI dan Polri Pertebal Rasa Keimanan
  • Ketua PN Bengkalis Lantik Panitera
  • Gubernur Riau Buka Rakerda LPTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2019
  • Resmi Dilantik, Siti Fatimah Jabat Panitera PN Rohil
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan