Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar berharap seluruh camat dapat mewaspadai isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (Sara) menjelang pelaksa...[read more] "> Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar berharap seluruh camat dapat mewaspadai isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (Sara) menjelang pelaksa" />
Rabu, 26 Juni 2019
Follow Us:
Selasa, 25 Juni 2019 - 21:30 WIB
Bupati Wardan Buka Kegiatan Manasik Haji 2019
Selasa, 25 Juni 2019 - 21:25 WIB
Bawaslu Riau Siap Songsong Pilkada Serentak 2020
Selasa, 25 Juni 2019 - 21:24 WIB
Bea Cukai Gagalkan Upaya Penyelundupan Monyet Albino
21:24 WIB - PUPR Pelalawan Tinjau Lokasi Drainase | 21:24 WIB - Bupati Kuansing Minta Tingkatkan Mutu dan Standar Jembatan | 21:24 WIB - Bupati Wardan Buka Kegiatan Manasik Haji 2019 | 21:24 WIB - Bawaslu Riau Siap Songsong Pilkada Serentak 2020 | 21:24 WIB - Bea Cukai Gagalkan Upaya Penyelundupan Monyet Albino | 21:24 WIB - Wabup Pelalawan Buka Kegiatan Diksar Aparatur Satpol PP dan Damkar
/ Riau / Gubri Minta Waspadai Isu Sara Jelang Pilpres /
Rakor Camat se Riau,
Gubri Minta Waspadai Isu Sara Jelang Pilpres
SENIN, 08 April 2019 - 19:34:22 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar berharap seluruh camat dapat mewaspadai isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (Sara) menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 April nanti.

Peran Camat di Riau dinilai punya peranan penting dalam mengantisipasi isu Sara bersama pihak terkait lainnya. Karena itu, untuk mewujudkannya camat harus bisa memainkan perannya selaku perpanjangan tangan kepala daerah di wilayah masing-masing.

"Waspadai isu sara yang perlu dikelola agar tidak menodai pesta demokrasi," kata Syamsuar, saat menyampaikan paparannya pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) camat se Riau di Hotel Premiere, Senin (8/4/19).

Persoalan Sara ini menurut Gubri, perlu menjadi perhatian dengan mendekteksi, mencegah jangan sampai menjadi persoalan yang dspat mengganggu proses demokrasi.

"Konflik agama, ini juga tak kalah penting. Kita di Riau terdiri berbagai agama. Multi kepercayaan ini jangan sampai menjadi terpecah hanya karena perbedaan pandangan dalam Pemilu. Negara luar itu banyak mengapresiasi kita beribu suku, agama yang berbeda-beda bisa tetap bersatu. Hendaknya itu bisa kita tunjukan dalam Pemilu ini, bahwa kita bisa tetap bersatu," ungkap Syamsuar.

Hal lain yang diharapkan Gubri menjadi perhatian para camat konplik perbatasan yang tidak selesai. Persoalan ini juga dipandang berpotensi menimbulkan persoalan. Hal ini terkait administrasi pemilih yang bisa disalah gunakan.

"Konplik perbatasan yang tidak selesai, bermasalah yaitu keamanan dan ketertiban masyarakat, ketidakjelasan administrasi pemerintahan. Pemilu serentak dapat tercapai dengan kejelasan batas daerah agar pemilih dapat memilih sesuai domisilinya," ujar Syamsuar.(rtc)


Berita Lainnya :
  • PUPR Pelalawan Tinjau Lokasi Drainase
  • Bupati Kuansing Minta Tingkatkan Mutu dan Standar Jembatan
  • Bupati Wardan Buka Kegiatan Manasik Haji 2019
  • Bawaslu Riau Siap Songsong Pilkada Serentak 2020
  • Bea Cukai Gagalkan Upaya Penyelundupan Monyet Albino
  • Wabup Pelalawan Buka Kegiatan Diksar Aparatur Satpol PP dan Damkar
  • Pemkab Siak Taja Pelatihan Pengelolaan Koperasi Berbasis Syariah
  • KPID Riau Apresiasi Radio Swara Kampar
  • Bupati Kampar Terima 495 Mahasiswa Kukerta Unri untuk 50 Desa
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan