Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar berharap seluruh camat dapat mewaspadai isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (Sara) menjelang pelaksa...[read more] "> Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar berharap seluruh camat dapat mewaspadai isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (Sara) menjelang pelaksa" />
Senin, 16 09 2019
Follow Us:
Sabtu, 14 September 2019 - 16:21 WIB
Pesan Bupati: Terus Giat Belajar
Sabtu, 14 September 2019 - 16:17 WIB
KUA-PPAS Inhil Tahun 2020 Disepakati Sebesar Rp2,1 Triliun
Sabtu, 14 September 2019 - 16:14 WIB
Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur
16:14 WIB - Bupati Inhil Turun Padamkan Api | 16:14 WIB - Wako : Asap Dumai Merupakan Kiriman Daerah Tetangga | 16:14 WIB - Pesan Bupati: Terus Giat Belajar | 16:14 WIB - KUA-PPAS Inhil Tahun 2020 Disepakati Sebesar Rp2,1 Triliun | 16:14 WIB - Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur | 16:14 WIB - Diguyur Hujan Ringan, Kabut Asap Masih Selimuti Riau
/ Riau / Gubri Minta Waspadai Isu Sara Jelang Pilpres /
Rakor Camat se Riau,
Gubri Minta Waspadai Isu Sara Jelang Pilpres
SENIN, 08 April 2019 - 19:34:22 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar berharap seluruh camat dapat mewaspadai isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (Sara) menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 April nanti.

Peran Camat di Riau dinilai punya peranan penting dalam mengantisipasi isu Sara bersama pihak terkait lainnya. Karena itu, untuk mewujudkannya camat harus bisa memainkan perannya selaku perpanjangan tangan kepala daerah di wilayah masing-masing.

"Waspadai isu sara yang perlu dikelola agar tidak menodai pesta demokrasi," kata Syamsuar, saat menyampaikan paparannya pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) camat se Riau di Hotel Premiere, Senin (8/4/19).

Persoalan Sara ini menurut Gubri, perlu menjadi perhatian dengan mendekteksi, mencegah jangan sampai menjadi persoalan yang dspat mengganggu proses demokrasi.

"Konflik agama, ini juga tak kalah penting. Kita di Riau terdiri berbagai agama. Multi kepercayaan ini jangan sampai menjadi terpecah hanya karena perbedaan pandangan dalam Pemilu. Negara luar itu banyak mengapresiasi kita beribu suku, agama yang berbeda-beda bisa tetap bersatu. Hendaknya itu bisa kita tunjukan dalam Pemilu ini, bahwa kita bisa tetap bersatu," ungkap Syamsuar.

Hal lain yang diharapkan Gubri menjadi perhatian para camat konplik perbatasan yang tidak selesai. Persoalan ini juga dipandang berpotensi menimbulkan persoalan. Hal ini terkait administrasi pemilih yang bisa disalah gunakan.

"Konplik perbatasan yang tidak selesai, bermasalah yaitu keamanan dan ketertiban masyarakat, ketidakjelasan administrasi pemerintahan. Pemilu serentak dapat tercapai dengan kejelasan batas daerah agar pemilih dapat memilih sesuai domisilinya," ujar Syamsuar.(rtc)


Berita Lainnya :
  • Bupati Inhil Turun Padamkan Api
  • Wako : Asap Dumai Merupakan Kiriman Daerah Tetangga
  • Pesan Bupati: Terus Giat Belajar
  • KUA-PPAS Inhil Tahun 2020 Disepakati Sebesar Rp2,1 Triliun
  • Asri Auzar: Jangan Salahkan Gubernur
  • Diguyur Hujan Ringan, Kabut Asap Masih Selimuti Riau
  • F-BPD Kampar Gelar Bimtek
  • Sekda Inhil dan Sekda Bengkalis Ikut Seleksi Terbuka Calon Sekdaprov Riau
  • 19-22 September, Tour de Siak Digelar 4 Etape Sejauh 542 Km
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan