Saat ini, lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) yang ada di Riau dalam keadaan overload. Kepala Kantor Wilayah Kemenku...[read more] "> Saat ini, lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) yang ada di Riau dalam keadaan overload. Kepala Kantor Wilayah Kemenku" />
Sabtu, 24 08 2019
Follow Us:
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:30 WIB
Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:28 WIB
Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 11:26 WIB
Pemkab Meranti Minta Rekomendasi Pemekaran Dua Desa
11:26 WIB - Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau | 11:26 WIB - Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru | 11:26 WIB - Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk | 11:26 WIB - Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI | 11:26 WIB - Pemkab Meranti Minta Rekomendasi Pemekaran Dua Desa | 11:26 WIB - Sekda Ajak ASN, TNI dan Polri Pertebal Rasa Keimanan
/ Riau / Riau Segera Miliki Lapas Khusus Napi Narkoba /
Riau Segera Miliki Lapas Khusus Napi Narkoba
Sabtu, 06 April 2019 - 21:23:11 WIB

PEKANBARU (Bidikonline.com) - Saat ini, lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) yang ada di Riau dalam keadaan overload. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, M Diah, menyebutkan bahwa kondisi ini tidak hanya terjadi di Riau. Over kapasitas warga binaan terjadi di seluruh wilayah di Indonesia.

"Namun Riau termasuk salah satu yang cukup parah. Makanya mendapatkan perhatian khusus dari Menteri. Bahkan di Lapas Bagansiapi-api menjadi yang tertinggi nasional," ujar Diah pada Sabtu (6/4/2019)

Diah menjelaskan bahwa saat ini di Riau terdapat 12.078 warga binaan lapas yang tersebar di tiap kabupaten/kota di Riau. Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan kasus narkoba yang mencapai 60 persen dari total warga binaan.

Untuk bandar dan juga pengedar narkoba, terdapat 4.046 orang. Jumlah terbanyak ada di Lapas Kelas IIA Bengkalis. Sedangkan untuk pengguna narkoba ada 2.632 orang dan terbanyak berada di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

Dengan kondisi tersebut, Dirjen Pemasyarakatan memahami perlu ada upaya untuk menyikapi overload dan kasus narkoba yang marak terjadi. Salah satunya yakni dengan melokalisasi warga binaan tindak pidana pengedar dan penyalahgunaan narkoba.

"Kalau saat ini tidak ada penempatan khusus. Hanya saja kamar-kaamrnya saja yang berbeda dengan pidana umum lain," terang Diah.

Di lain pihak, Diah juga mengapresiasi atas keseriusan dan komitmen penegak hukum untuk memberantas  narkoba di Riau. Sehingga kasusnya terus mengalami peningkatan.

Diah juga mengatakan tidak lama lagi lapas khusus narkoba yang terletak di Rumbai akan segera difungsikan. Saat ini bangunan fisik lapas tersebut sudah rampung. Namun demikian penggunaannya belum bisa terlaksana karena perlu ada pengorganisasian dari MenpanRB.

"Kita sekarang tengah menunggu penggunaan lapas tersebut. Mudah-mudahan bisa segera selesai," tutup Diah.(ckp)


Berita Lainnya :
  • Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau
  • Polres Kampar Ringkus 3 Pengedar Pil Ekstasi di Pekanbaru
  • Perserosi Rohil Tak Pancang Target Muluk
  • Pacu Jalur Kuansing Pecahkan Dua Rekor MURI
  • Pemkab Meranti Minta Rekomendasi Pemekaran Dua Desa
  • Sekda Ajak ASN, TNI dan Polri Pertebal Rasa Keimanan
  • Ketua PN Bengkalis Lantik Panitera
  • Gubernur Riau Buka Rakerda LPTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2019
  • Resmi Dilantik, Siti Fatimah Jabat Panitera PN Rohil
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan