Umumnya, bayi seolah tak berdaya usai dilahirkan, pergerakannya anggota tubuhnya terbatas, hanya terlihat tangan dan kaki yang seolah mer...[read more] "> Umumnya, bayi seolah tak berdaya usai dilahirkan, pergerakannya anggota tubuhnya terbatas, hanya terlihat tangan dan kaki yang seolah mer" />
Rabu, 24 April 2019
Follow Us:
Senin, 22 April 2019 - 17:38 WIB
Wako Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di Dua SMP
Senin, 22 April 2019 - 17:36 WIB
DPP Rutin Uji Tera SPBU
Senin, 22 April 2019 - 17:33 WIB
Harga Sejumlah Bahan Pokok Mengalami Kenaikan
17:33 WIB - Sambut Ramadan, Pemko Bagikan 1.000 Kain Sarung | 17:33 WIB - KTP el Belum Cetak, Warga Diimbau Datang ke Disdukcapil | 17:33 WIB - Wako Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di Dua SMP | 17:33 WIB - DPP Rutin Uji Tera SPBU | 17:33 WIB - Harga Sejumlah Bahan Pokok Mengalami Kenaikan | 17:33 WIB - 30.616 Siswa SMP di Pekanbaru Ikut UN
/ Entertainment / Baru Lahir, Bayi Ini Langsung Tegak dan Berjalan /
Baru Lahir, Bayi Ini Langsung Tegak dan Berjalan
Rabu, 03 April 2019 - 22:47:54 WIB

BIDIKONLINE.COM - Umumnya, bayi seolah tak berdaya usai dilahirkan, pergerakannya anggota tubuhnya terbatas, hanya terlihat tangan dan kaki yang seolah meronta.

Sebagian bayi bahkan belum dapat membuka kedua matanya untuk melihat sekelilingnya.

Hanya tangisan kencang yang menjadi ciri khas sekaligus kekuatan menonjol pada setiap bayi yang lahir.

Nah, beberapa waktu lalu, dunia jagat maya dikejutkan oleh bayi yang tiba-tiba bisa berjalan sendiri.

Akun Arlete Arentes memposting sebuah video yang viral karena dalam beberapa hari, video ini telah ditonton lebih dari 90 juta orang, ratusan ribu likes, serta jutaan yang membagikan video ini ke seluruh dunia.

Video ini memperlihatkan bayi perempuan yang baru dilahirkan asal Brazil yang bisa berjalan.

Dalam video dengan panjang 50 detik tersebut terlihat, seorang perawat berkacamata memegang bayi kecil.

Tali pusat si kecil belum dipotong dan terlihat masih menggantung.

Secara perlahan, si kecil melangkahkan kakinya, layaknya orang berjalan, sang perawat terus memegang tubuh si kecil yang masih ringkih.

Saat hendak ditidurkan, bayi itu seolah meronta ingin berdiri dan melangkahkan kedua kakinya. Ajaib, bukan?

Asal tahu saja, kemampuan berjalan baru bisa dikuasai bayi paling cepat di usia 9 bulan, sebagian malah ada yang baru bisa berjalan di usia 18 bulan dan itu masih tergolong normal.

Sedangkan ini terjadi pada bayi baru lahir.

Kontan saja, fenomena itu mengundang decak kagum netizens. Mereka pun memberikan berbagai macam komentar demi melihat video tersebut, "Amazing baby", "Its miracle", dan lainnya.

Beberapa mengatakan bahwa kejadian itu sangat langka. Bagaimana dengan tinjauan medis, simak pembahasannya di bawah ini.

Pandangan medis tentang fenomena tersebut

Beberapa waktu lalu, dunia sosial media dihebohkan oleh video yang memperlihatkan bayi bisa berjalan usai dilahirkan.

Fenomena di atas, ungkap Parents Editor Huffington Post  Caroline Bologna, dianggap terlalu berlebihan. Apalagi kalau didengar lebih jauh percakapan perawat yang agak lebay dalam video itu. 

Terdengar perawat mengatakan, "Ya Tuhan, bayi perempuan ini mau berjalan. Luar biasa."

Kemudian disahut oleh perawat lainnya, "Oh my God, saya berusaha memandikannya tapi dia meronta untuk terus melangkahkan kakinya."

Meski banyak netizen menganggap kejadian ini fenomena ajaib dan luar biasa, tapi dalam pandangan medis, bahkan orangtua yang berpengalaman punya bayi, berani mengatakan, fenomena yang dialami bayi di atas adalah normal, bukan keajaiban.

Reaksi bayi yang seolah meronta, kemudian seolah ingin berjalan saat kedua kakinya diletakkan di atas alas kasur adalah bagian dari refleks yang dimiliki setiap bayi baru lahir.

Refleks ini dinamakan dengan refleks berjalan, alias stepping reflex.  

Refleks ini menjadi acuan, apakah kondisi otak bayi normal atau tidak, juga dapat mengukur bagaimana aktivitas syaraf-syaraf di otak bayi. Bila ada gangguan, refleks itu tidak akan muncul. 

Menurut dr Irene, Sp.A dari Rumah Sakit Grha Kedoya, dengan refleks berjalan (stepping reflex), bayi kecil akan menggerak-gerakkan atau melangkahkan kaki manakala kita angkat dan menyentuhkan satu kakinya ke lantai.

Jika ini kita lakukan pada bayi di atas 3 bulan, si kecil akan berusaha menapakkan kakinya dan melakukan gerakan melangkah.

Refleks ini tidak ditemui pada anak yang mengalami cerebral palsy atau keterlambatan mental lainnya. (rsc)
 



Berita Lainnya :
  • Sambut Ramadan, Pemko Bagikan 1.000 Kain Sarung
  • KTP el Belum Cetak, Warga Diimbau Datang ke Disdukcapil
  • Wako Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di Dua SMP
  • DPP Rutin Uji Tera SPBU
  • Harga Sejumlah Bahan Pokok Mengalami Kenaikan
  • 30.616 Siswa SMP di Pekanbaru Ikut UN
  • DPP Pekanbaru Minta Bantuan Satpol PP
  • Camat Tenayan Raya Resmikan Destinasi Wisata Edukasi
  • Wali Kota Hadiri Pelantikan SAPMA PP Kota Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan