Mahkamah Konstitusi (MK) mengesahkan Surat Keterangan (Suket) pengganti e-KTP menjadi syarat mencoblos pada Pemilu 2019. Mendagri Tjahjo ...[read more] "> Mahkamah Konstitusi (MK) mengesahkan Surat Keterangan (Suket) pengganti e-KTP menjadi syarat mencoblos pada Pemilu 2019. Mendagri Tjahjo " />
Kamis, 18 Juli 2019
Follow Us:
18:52 WIB - Kampar Art Festival 2019 Resmi di Buka | 18:52 WIB - RS Madani Ditargetkan Berakreditasi Baik Tahun 2020 | 18:52 WIB - Program Prioritas Yang Dilakukan Pemko Tahun Depan | 18:52 WIB - Kapolres Nias Selatan Bantu Anak Penderita Tumor Di Wajah | 18:52 WIB - Anotona : Tidak Ada Pencemaran Nama Baik | 18:52 WIB - Tangani Inflasi Daerah, HLM TPID Adakan Pertemuan
/ Nasional / Mendagri Tjahjo Kumolo: Suket Bisa untuk Nyoblos, Jamin Tak Ada Penyalahgunaan /
Mendagri Tjahjo Kumolo: Suket Bisa untuk Nyoblos, Jamin Tak Ada Penyalahgunaan
Minggu, 31 Maret 2019 - 17:38:40 WIB
Jakarta (Bidikonline.com) - Mahkamah Konstitusi (MK) mengesahkan Surat Keterangan (Suket) pengganti e-KTP menjadi syarat mencoblos pada Pemilu 2019. Mendagri Tjahjo Kumolo menjamin tidak ada penyalahgunaan suket yang dikeluarkan Dirjen Dukcapil Kemendagri.

"Tidak ada (penyalahgunaan suket), dokumen suket sudah asli, sudah ada NIK-nya, yang mengeluarkan adalah Dukcapil Kemendagri," kata Mendagri Tjahjo Kumolo, di Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (31/3/2019).

Tjahjo menyerahkan teknis penggunaan suket di pemilu kepada KPU. Tjahjo mengatakan dengan adanya putusan MK warga yang sudah memiliki suket nanti bisa ikut memilih.

"Tinggal teknis nanti KPU yang mengatur, bagi warga negara yang sudah masuk DPT atau yang belum DPT tapi dia sudah punya suket, dia bisa menggunakan hak pilih sebagaimana MK memutuskan," kata Tjahjo.

Sebelumnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan membuka layanan perekaman KTP elektronik di hari libur. Hal itu merespon putusan MK yang memutuskan suket bisa digunakan untuk nyoblos.

"Ditjen Dukcapil langsung merespons dengan menginstruksikan unit pelayanan administrasi kependudukan di daerah tetap melakukan pelayanan di hari Sabtu, Minggu, dan hari libur lainnya," kata Kapuspen Kemendagri Bahtiar dalam keterangannya, Jumat (29/3).

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri juga akan melakukan upaya jemput bola untuk perekaman e-KTP. Hal tersebut dilakukan untuk memberi kemudahan kepada masyarakat yang kesulitan mengakses Kantor Dukcapil.

MK mengesahkan suket KTP menjadi syarat mencoblos pada Pemilu 2019. MK juga mengingatkan pemerintah untuk mempercepat proses perekaman KTP-el bagi warga negara yang belum melakukan perekaman.(dtk)



Berita Lainnya :
  • Kampar Art Festival 2019 Resmi di Buka
  • RS Madani Ditargetkan Berakreditasi Baik Tahun 2020
  • Program Prioritas Yang Dilakukan Pemko Tahun Depan
  • Kapolres Nias Selatan Bantu Anak Penderita Tumor Di Wajah
  • Anotona : Tidak Ada Pencemaran Nama Baik
  • Tangani Inflasi Daerah, HLM TPID Adakan Pertemuan
  • Sekda Bengkalis Pimpin Rapat Finishing Hari Jadi Bengkalis Ke-507
  • Pembuatan SKCK Di Polres Nisel Meningkat Saat Cakades
  • Walikota Pekanbaru Terima Penghargaan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan