Hasil survei Lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) menyebutkan, elektabilitas pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin hanya unggul 8 persen d...[read more] "> Hasil survei Lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) menyebutkan, elektabilitas pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin hanya unggul 8 persen d" />
Rabu, 20 Maret 2019
Follow Us:
21:13 WIB - Bawaslu Inhu Pastikan 68.000 Lebih Surat Suara Dapil 4 Tidak Dapat Dipakai | 21:13 WIB - Tabrakan, Ketua KPU Inhil Dilarikan ke Awal Bros | 21:13 WIB - Kisah Alfedri, Si Penjala Ikan hingga menjadi Bupati Kabupaten Siak | 21:13 WIB - Sekda Meranti : Prestasi Sepak Bola Harus Ada Peningkatan | 21:13 WIB - Muslimawati Minta PKK Kampar Desa Proaktif Jalankan Program | 21:13 WIB - Pemda Meranti Ikuti Rakor, Bahas Isu-isu Aktual
/ Nasional / Djoko Santoso: Bukan Kalah Tipis tapi Sudah Lampaui Pak Jokowi /
Djoko Santoso: Bukan Kalah Tipis tapi Sudah Lampaui Pak Jokowi
Jumat, 08 Maret 2019 - 22:59:45 WIB

JAKARTA  (Bidikonline.com) - Hasil survei Lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) menyebutkan, elektabilitas pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin hanya unggul 8 persen dari Prabowo – Sandiaga.

Jokowi - Ma'ruf saat ini mendapat elektabilitas 49 persen. Sedangkan Prabowo - Sandi 41 persen. Yang tidak menjawab sebesar 10 persen.

Namun demikian hasil itu tidak mendapat respons yang antusias dari Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hidayat Nur Wahid (HNW).

HNW hanya meminta lembaga survei agar menjaga independensi dalam melakukan kegiatannya. "Kalau saya sih survei itu hendaknya dilakukan oleh mereka yang punya independensi sangat kuat, sehingga tidak diasumsikan ini survei rasa timses," ujar HNW saat menghadiri acara Teropong Parlemen Award (TPA) 2019, di Jakarta, Kamis (7/3).

Mantan ketua MPR itu malah meminta para lembaga survei lebih jujur dengan metode kerja dan pihak pendonornya.

"Kalau perlu membuka diri siapa yang mengongkosi, metodenya gimana, sehingga rakyat masih bisa percaya dengan lembaga survei," imbuhnya.

"BPN kan sudah dinyatakan Pak Djoko Santoso bahwa dalam survei kami sudah melampaui Pak Jokowi sekalipun persentasenya belum dua digit. Tapi ya apa pun itu menegaskan bahwa dinamika masih terjadi dan lembaga survei harus membuka diri," ujar mantan presiden PKS itu.

Sebelumnya, Ketua BPN Djoko Santoso menyatakan pasangan 02 sudah unggul atas petahana. Namun, sejauh ini pilpres belum usai. Sehingga masih akan terus terjadi dinamika.(grc)



Berita Lainnya :
  • Bawaslu Inhu Pastikan 68.000 Lebih Surat Suara Dapil 4 Tidak Dapat Dipakai
  • Tabrakan, Ketua KPU Inhil Dilarikan ke Awal Bros
  • Kisah Alfedri, Si Penjala Ikan hingga menjadi Bupati Kabupaten Siak
  • Sekda Meranti : Prestasi Sepak Bola Harus Ada Peningkatan
  • Muslimawati Minta PKK Kampar Desa Proaktif Jalankan Program
  • Pemda Meranti Ikuti Rakor, Bahas Isu-isu Aktual
  • Sekda Kampar Hadiri Rakor dengan Gubri dan Forkopimda Riau
  • Alfedri Laporkan Kesiapan Pelaksanaan Pemilu Serentak 2019
  • Sekda Kampar Laporkan Kondisi Jalan Lingkar ke Gubri
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan