Bocah lelaki bernama Putra ini tengah menjadi perbincangan publik karena ia sekolah sambil berjualan cilok. Ia jualan demi bisa melanjutk...[read more] "> Bocah lelaki bernama Putra ini tengah menjadi perbincangan publik karena ia sekolah sambil berjualan cilok. Ia jualan demi bisa melanjutk" />
Rabu, 20 Maret 2019
Follow Us:
21:13 WIB - Bawaslu Inhu Pastikan 68.000 Lebih Surat Suara Dapil 4 Tidak Dapat Dipakai | 21:13 WIB - Tabrakan, Ketua KPU Inhil Dilarikan ke Awal Bros | 21:13 WIB - Kisah Alfedri, Si Penjala Ikan hingga menjadi Bupati Kabupaten Siak | 21:13 WIB - Sekda Meranti : Prestasi Sepak Bola Harus Ada Peningkatan | 21:13 WIB - Muslimawati Minta PKK Kampar Desa Proaktif Jalankan Program | 21:13 WIB - Pemda Meranti Ikuti Rakor, Bahas Isu-isu Aktual
/ Lintas Nusantara / Sekolah Sambil Jualan Cilok, Bocah SD Ini Viral di Medsos /
Sekolah Sambil Jualan Cilok, Bocah SD Ini Viral di Medsos
Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:32:39 WIB
 
Bidikonline.com - Bocah lelaki bernama Putra ini tengah menjadi perbincangan publik karena ia sekolah sambil berjualan cilok. Ia jualan demi bisa melanjutkan hidup.

Di media sosial tengah heboh membicarakan anak SD yang sekolah sambil berjualan cilok. Bocah usia 12 tahun ini dikabarkan terpaksa berjualan cilok agar bisa memenuhi kebutuhan hariannya.

Putra adalah anak yatim piatu yang memiliki seorang kakak dan dua orang adik. Kedua adiknya berusia 7 tahun dan yang masih bayi berusia 10 bulan. Mereka tinggal di daerah Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Dilansir Detik.com, sudah sekitar dua bulan Putra berjualan cilok menggunakan sepeda. Ia berjualan usai pulang sekolah, bahkan tak jarang ia menjajakan jajanan ini sampai larut malam.

Cilok yang dijual Putra ini dibanderol dengan harga Rp 2 ribu per tusuk. Tak jarang, teman sekolah Putra juga turut menjadi langganan ciloknya.

Dalam sehari Putra membawa panci berisi 100-200 butir cilok. Jika ciloknya tak habis, ia membagikannya pada tetangga karena cilok ini akan segera basi kalau tak cepat dikonsumsi.

Putra terpaksa harus berjualan setelah ibunya meninggal karena melahirkan sang adik dan ayahnya meninggal karena sakit paru-paru. Dengan semangat pantang menyerah Putra tak malu meski harus berjualan saat semua teman sebayanya bermain.

Sebelumnya ada Ida Ayu yang juga sempat heboh karena berjualan cilok di sekolah. Ida yang duduk di kelas XII SMK Bhakti Karya Karanganyar, Jateng ini setiap hari pergi sekolah sambil membawa dagangannya.

Ida berjualan cilok untuk membantu sang ibu membayar biaya sekolahnya. Ayah Ida sudah meninggal sehingga sang ibu harus bekerja ekstra untuk menghidupi Ida dan satu adiknya. (rsc)



Berita Lainnya :
  • Bawaslu Inhu Pastikan 68.000 Lebih Surat Suara Dapil 4 Tidak Dapat Dipakai
  • Tabrakan, Ketua KPU Inhil Dilarikan ke Awal Bros
  • Kisah Alfedri, Si Penjala Ikan hingga menjadi Bupati Kabupaten Siak
  • Sekda Meranti : Prestasi Sepak Bola Harus Ada Peningkatan
  • Muslimawati Minta PKK Kampar Desa Proaktif Jalankan Program
  • Pemda Meranti Ikuti Rakor, Bahas Isu-isu Aktual
  • Sekda Kampar Hadiri Rakor dengan Gubri dan Forkopimda Riau
  • Alfedri Laporkan Kesiapan Pelaksanaan Pemilu Serentak 2019
  • Sekda Kampar Laporkan Kondisi Jalan Lingkar ke Gubri
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan