Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan menolak memberi data pasien ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru. Pasalnya, data pasien rumah saki...[read more] "> Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan menolak memberi data pasien ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru. Pasalnya, data pasien rumah saki" />
Senin, 18 Februari 2019
Follow Us:
Senin, 18 Februari 2019 - 08:43 WIB
Kami Serius Dan Fokus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa
Senin, 18 Februari 2019 - 08:38 WIB
Wali Kota Dumai Bagikan Sertifikat Tanah di Medang Kampai
Senin, 18 Februari 2019 - 08:34 WIB
Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar
08:34 WIB - Warga Temukan Mayat Mangapung di Sungai Siak | 08:34 WIB - Kadisdikbud Rohil Sosialisasi Pembinaan Sekolah Adiwiyata SMPN 1 Bangko | 08:34 WIB - Kami Serius Dan Fokus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa | 08:34 WIB - Wali Kota Dumai Bagikan Sertifikat Tanah di Medang Kampai | 08:34 WIB - Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar | 08:34 WIB - Gol dan Umpan Ronaldo Menangkan Juventus
/ Pekanbaru / RS Jiwa Tampan Tolak Beri Data Pasien ke KPU Pekanbaru /
RS Jiwa Tampan Tolak Beri Data Pasien ke KPU Pekanbaru
Sabtu, 09 Februari 2019 - 19:45:22 WIB
Bidikonline.com - Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan menolak memberi data pasien ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru. Pasalnya, data pasien rumah sakit jiwa dilindungi undang-undang.

"Terkait tuna grahita, kami sudah turun ke RSJ Tampan. Jumlahnya cukup banyak," kata Ketua KPU Pekanbaru Yelli Nofiza saat ditemui Riau1.com, beberapa hari lalu.

Kedatangan KPU Pekanbaru untuk mendata orang gila yang sudah sembuh. Maksudnya, pasien yang tidak menderita gangguan jiwa tetap.

Ternyata data pasien sakit jiwa dilindungi undang-undang. Data pasien rumah sakit jiwa tidak bisa dilihat oleh sembarangan orang.

"Kami hormati itu," imbuhnya.

Untuk itu, pihak keluarga pasien diimbau agar mendaftarkan anggota keluarganya ke Panita Pemungutan Suara (PPS) di tiap kelurahan di Pekanbaru. Tapi, pendaftaran itu hanya bagi pasien gangguan jiwa yang sudah sembuh.

"Kami juga mendata anak-anak autis atau IQ nya di bawah rata-rata. Mereka punya hak pilih sama dengan kita. Tapi yang kami data ini sudah mereka untuk KTP elektronik," jelas Yelli.



Berita Lainnya :
  • Warga Temukan Mayat Mangapung di Sungai Siak
  • Kadisdikbud Rohil Sosialisasi Pembinaan Sekolah Adiwiyata SMPN 1 Bangko
  • Kami Serius Dan Fokus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa
  • Wali Kota Dumai Bagikan Sertifikat Tanah di Medang Kampai
  • Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar
  • Gol dan Umpan Ronaldo Menangkan Juventus
  • Lokasi Debat Mulai Ditata
  • Dua Kali Rekam, Dua Tahun KTP-el Tak Selesai
  • Sekda Lantik 187 Pejabat Eselon III dan IV Rohul
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan