Bupati Siak Syamsuar melantik 43 pemuda pengurus Komunitas Pejuang Subuh di Masjid Sultan Syarif Hasyim Siak Sri Indrapura, Jumat (8/2/20...[read more] "> Bupati Siak Syamsuar melantik 43 pemuda pengurus Komunitas Pejuang Subuh di Masjid Sultan Syarif Hasyim Siak Sri Indrapura, Jumat (8/2/20" />
Selasa, 23 April 2019
Follow Us:
Senin, 22 April 2019 - 17:38 WIB
Wako Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di Dua SMP
Senin, 22 April 2019 - 17:36 WIB
DPP Rutin Uji Tera SPBU
Senin, 22 April 2019 - 17:33 WIB
Harga Sejumlah Bahan Pokok Mengalami Kenaikan
17:33 WIB - Sambut Ramadan, Pemko Bagikan 1.000 Kain Sarung | 17:33 WIB - KTP el Belum Cetak, Warga Diimbau Datang ke Disdukcapil | 17:33 WIB - Wako Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di Dua SMP | 17:33 WIB - DPP Rutin Uji Tera SPBU | 17:33 WIB - Harga Sejumlah Bahan Pokok Mengalami Kenaikan | 17:33 WIB - 30.616 Siswa SMP di Pekanbaru Ikut UN
/ Siak / Syamsuar Lantik Komunitas Pejuang Subuh Siak /
Syamsuar Lantik Komunitas Pejuang Subuh Siak
Jumat, 08 Februari 2019 - 22:31:47 WIB
SIAK (Bidikoline.com) - Bupati Siak Syamsuar melantik 43 pemuda pengurus Komunitas Pejuang Subuh di Masjid Sultan Syarif Hasyim Siak Sri Indrapura, Jumat (8/2/2019) pagi.

Komunitas Pejuang Subuh ini dibentuk dengan tekad menyi'arkan salat subuh berjamaah di masjid agar seramai salat Jumat.

Komunitas Pejuang Subuh ini diketuai oleh Toto Prasetyo. Ihsan Taufiqi dan Said Safri Ibrahim sebagai Sekretaris untuk periode ini.

Syamsuar berharap pengurus yang dikukuhkan dapat menebar syiar kepada generasi muda lainnya agar ikut meramaikan salat subuh berjamaah. Terlebih, kata Syamsuar, saat ini Kabupaten Siak telah mencanangkan program Masjid Ramah Anak.

"Program ini tidak lepas dari gerakan remaja, para pemuda dan remaja masjid untuk menghidupkan masjid melalui gerakan ramah atau layak anak, misalnya dengan memberikan perlakuan istimewa kepada anak. Biarkanlah anak-anak masuk beribadah, mereka generasi penerus kita," sebut Syamsuar.

Syamsuar berpesan kepada para assatidz untuk dapat mengawal anak-anak agar tidak dimanfaatkan pihak tertentu. Syamsuar juga berkeinginan suatu saat jamaah salat subuh di mesjid-mesjid bisa seramai jamaah salat Jumat.

"Di saat banyak generasi muda terjerumus hal-hal negatif, pemuda pejuang subuh masih memiliki keinginan yang kuat untuk menjaga iman dan takwa dengan menegakkan salat berjamaah," kata Syamsuar.

Syamsuar menyarankan para pengurus melakukan pendekatan melalui lembaga pendidikan resmi dengan cara bersilaturahmi ke sekolah-sekolah untuk mengajak para pelajar agar rajin ke masjid.

Menurut Syamsuar, gerakan pejuang subuh di Siak, terinspirasi dari gerakan serupa di kota-kota besar di Indonesia, yang berangkat dari rasa keprihatinan minimnya keinginan anak muda untuk beribadah di masjid.


Saat ini pejuang subuh sudah tersebar lebih dari 20 kota di seluruh Indonesia, di antaranya Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi, Medan, Palu, Makasar, dan Palembang. Jumlah anggota pejuang subuh kini mencapai ribuan orang di seluruh Indonesia. (rmc)


Berita Lainnya :
  • Sambut Ramadan, Pemko Bagikan 1.000 Kain Sarung
  • KTP el Belum Cetak, Warga Diimbau Datang ke Disdukcapil
  • Wako Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di Dua SMP
  • DPP Rutin Uji Tera SPBU
  • Harga Sejumlah Bahan Pokok Mengalami Kenaikan
  • 30.616 Siswa SMP di Pekanbaru Ikut UN
  • DPP Pekanbaru Minta Bantuan Satpol PP
  • Camat Tenayan Raya Resmikan Destinasi Wisata Edukasi
  • Wali Kota Hadiri Pelantikan SAPMA PP Kota Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan