Kasus penderita demam berdarah dengue mulai menjadi momok di Kota Dumai....[read more] "> Kasus penderita demam berdarah dengue mulai menjadi momok di Kota Dumai." />
Selasa, 23 April 2019
Follow Us:
Senin, 22 April 2019 - 17:38 WIB
Wako Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di Dua SMP
Senin, 22 April 2019 - 17:36 WIB
DPP Rutin Uji Tera SPBU
Senin, 22 April 2019 - 17:33 WIB
Harga Sejumlah Bahan Pokok Mengalami Kenaikan
17:33 WIB - Sambut Ramadan, Pemko Bagikan 1.000 Kain Sarung | 17:33 WIB - KTP el Belum Cetak, Warga Diimbau Datang ke Disdukcapil | 17:33 WIB - Wako Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di Dua SMP | 17:33 WIB - DPP Rutin Uji Tera SPBU | 17:33 WIB - Harga Sejumlah Bahan Pokok Mengalami Kenaikan | 17:33 WIB - 30.616 Siswa SMP di Pekanbaru Ikut UN
/ Politik / DBD di Dumai, Balita 6 Bulan Meninggal dengan Kondisi Stadium 4 /
DBD di Dumai, Balita 6 Bulan Meninggal dengan Kondisi Stadium 4
Senin, 04 Februari 2019 - 21:42:03 WIB
DUMAI (Bidikonline.com)- Kasus penderita demam berdarah dengue mulai menjadi momok di Kota Dumai.

Seorang balita berusia 6 bulan, berinisial Fr, warga Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur dilaporkan meninggal dunia akibat terinveksi virus DBD.

Fr dilaporkan meninggal dunia setelah mendapat perawatan selama satu jam di RSUD Kota DUmai pada 4 Januari 2019 lalu.

Sesaat sebelum dilaporkan meninggal dunia, Fr disebutkan sudah dalam kondisi Dengue Shock Syndrome DBD atau berada pada stadium 4.

''Kondisinya tidak berhasil diselamatkan oleh petugas medis karena sudah cukup akut. Hanya sempat mendapat perawatan selama 1 jam lalu meninggal dunia,'' ungkap Humas RSUD Dumai Dr Topan, Senin (04/02/2019).

Terkait itu, dia juga menyebutkan, terjadi peningkatan terhadap jumlah pasien DBD di RSUD Dumai dalam beberapa bulan terakhir.

Sepanjang Januari, disebutkan Dr Topan, tercatat ada 58 pasien DBD mendapat perawatan di RSUD dan seorang doantaranya, baliya Fr yang meninggal dunia.

Pada awal Februari 2019 ini, dengan rentang baru beberapa hari ini, setidaknya piohaknya sudah mencatat ada 5 orang yang dilaporkan terkena DBD yang disebabkan nyamuk penular virus Aedes Aegypti.

Dari data yang kita miliki, 63 pasien yang mendapatkan perawatan di RSUD Dumai akibat DBD ini, semuanya tersebar  tersebar di 5 Kecamatan yakni Dumai Kota, Dumai Timur, Dumai Barat, Dumai Selatan dan Bukit Kapur.

"Sebagian besar pasien DBD yang mendapatkan perawatan di RSUD Dumai berkisar antara usia 1 hingga 15 tahun yang masih dalam usia anak," pungkasnya. (rsc)


Berita Lainnya :
  • Sambut Ramadan, Pemko Bagikan 1.000 Kain Sarung
  • KTP el Belum Cetak, Warga Diimbau Datang ke Disdukcapil
  • Wako Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di Dua SMP
  • DPP Rutin Uji Tera SPBU
  • Harga Sejumlah Bahan Pokok Mengalami Kenaikan
  • 30.616 Siswa SMP di Pekanbaru Ikut UN
  • DPP Pekanbaru Minta Bantuan Satpol PP
  • Camat Tenayan Raya Resmikan Destinasi Wisata Edukasi
  • Wali Kota Hadiri Pelantikan SAPMA PP Kota Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan