Gubernur Riau (Gubri) Wan Thamrin Hasyim tinjau proses pengerjaan seksi satu jalan tol Pekanbaru-Dumai. Dari 9,5 kilo meter seksi I terse...[read more] "> Gubernur Riau (Gubri) Wan Thamrin Hasyim tinjau proses pengerjaan seksi satu jalan tol Pekanbaru-Dumai. Dari 9,5 kilo meter seksi I terse" />
Selasa, 23 April 2019
Follow Us:
Senin, 22 April 2019 - 17:38 WIB
Wako Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di Dua SMP
Senin, 22 April 2019 - 17:36 WIB
DPP Rutin Uji Tera SPBU
Senin, 22 April 2019 - 17:33 WIB
Harga Sejumlah Bahan Pokok Mengalami Kenaikan
17:33 WIB - Sambut Ramadan, Pemko Bagikan 1.000 Kain Sarung | 17:33 WIB - KTP el Belum Cetak, Warga Diimbau Datang ke Disdukcapil | 17:33 WIB - Wako Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di Dua SMP | 17:33 WIB - DPP Rutin Uji Tera SPBU | 17:33 WIB - Harga Sejumlah Bahan Pokok Mengalami Kenaikan | 17:33 WIB - 30.616 Siswa SMP di Pekanbaru Ikut UN
/ Dumai / Gubri Tinjau Progres Pembangunan Tol Pekanbaru Dumai /
Gubri Tinjau Progres Pembangunan Tol Pekanbaru Dumai
Senin, 30 Januari 2019 - 23:47:33 WIB
Dumai (Bidikonline.com) - Gubernur Riau (Gubri) Wan Thamrin Hasyim tinjau proses pengerjaan seksi satu jalan tol Pekanbaru-Dumai. Dari 9,5 kilo meter seksi I tersebut, sepanjang 6 kilo meter diantaranya sudah diaspal.

Progres yang terus terlihat signifikan itu masih terus digenjot penyelesaian pengerjaannya. Ada pun hambatan penyelesaian pengerjaan, karena adanya penanganan sejumlah titik kondisi tanahnya yang dianggap labil, diperlukan penguatan.

"Sudah ada kemajuan. Kita berharap terus digesa lagi," kata Gubri, Rabu (30/1/2019).

Banyaknya kondisi jalan yang sudah teraspal semakin dapat mewujudkan harapan, Riau akan memiliki jalan tol yang diharapkan kelak bisa menopang perekonomian di Riau.

Sementara pimpinan proyek pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai pada seksi I, Bambang H menjelaskan sejumlah titik lahan yang dianggap perlu penanganan khusus tersebut, belum bisa diselesaikan secara instan. Pasalnya penimbunan untuk penguatan struktur  tanah dilakukan bertahap.

Menurut Bambang, hal itu dilakukan agar kejadian tol di Cipularang tidak terulang. Karena kelabilan tanah, terjadi pergeseran yang berdampak pada pengerjaan fisik jalan sudah sudah dilakukan.

"Tanahnya timbunan tinggi-tinggi. Kalau cepat-cepat kita kerjakan takutnya amblas. Nimbunya harus perlahan.  Contoh di tol Cipularang, ada beberapa spot yang kita lihat struktur tanahnya hampir sama, makanya kita hati-hati mengerjakannya, tidak asal," ungkap Bambang.

Selain itu, pengerjaan proyek jalan tol yang akan masih terputus pengerjaannya karena terhalang jalan nasional, lintas Pekanbaru-Minas, nantinya akan dijadikan dua alternatif pilihan.

Apakah nantinya akan dibuatkan underpass atau fly over. Pilihan ini masih dalam kajian, mana yang dianggap cocok yang akan dilakukan.(rg)


Berita Lainnya :
  • Sambut Ramadan, Pemko Bagikan 1.000 Kain Sarung
  • KTP el Belum Cetak, Warga Diimbau Datang ke Disdukcapil
  • Wako Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di Dua SMP
  • DPP Rutin Uji Tera SPBU
  • Harga Sejumlah Bahan Pokok Mengalami Kenaikan
  • 30.616 Siswa SMP di Pekanbaru Ikut UN
  • DPP Pekanbaru Minta Bantuan Satpol PP
  • Camat Tenayan Raya Resmikan Destinasi Wisata Edukasi
  • Wali Kota Hadiri Pelantikan SAPMA PP Kota Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan