Gubernur Riau (Gubri) Wan Thamrin Hasyim tinjau proses pengerjaan seksi satu jalan tol Pekanbaru-Dumai. Dari 9,5 kilo meter seksi I terse...[read more] "> Gubernur Riau (Gubri) Wan Thamrin Hasyim tinjau proses pengerjaan seksi satu jalan tol Pekanbaru-Dumai. Dari 9,5 kilo meter seksi I terse" />
Jum'at, 23 08 2019
Follow Us:
Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:22 WIB
Polres Dumai Musnahkan Narkoba Paket Besar
Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:20 WIB
4 Perusahaan di Riau Ini Disegel KLHK
Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:18 WIB
Wakil Bupati Inhil Lantik Kepala Desa Karya Tunas Jaya
20:18 WIB - Pesan Wapres JK untuk Ustaz Abdul Somad: Beri Khotbah Harus Adem | 20:18 WIB - Pekanbaru akan Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata | 20:18 WIB - Polres Dumai Musnahkan Narkoba Paket Besar | 20:18 WIB - 4 Perusahaan di Riau Ini Disegel KLHK | 20:18 WIB - Wakil Bupati Inhil Lantik Kepala Desa Karya Tunas Jaya | 20:18 WIB - Bupati Siak Hadiri Rakernas Apkasi
/ Dumai / Gubri Tinjau Progres Pembangunan Tol Pekanbaru Dumai /
Gubri Tinjau Progres Pembangunan Tol Pekanbaru Dumai
Senin, 30 Januari 2019 - 23:47:33 WIB
Dumai (Bidikonline.com) - Gubernur Riau (Gubri) Wan Thamrin Hasyim tinjau proses pengerjaan seksi satu jalan tol Pekanbaru-Dumai. Dari 9,5 kilo meter seksi I tersebut, sepanjang 6 kilo meter diantaranya sudah diaspal.

Progres yang terus terlihat signifikan itu masih terus digenjot penyelesaian pengerjaannya. Ada pun hambatan penyelesaian pengerjaan, karena adanya penanganan sejumlah titik kondisi tanahnya yang dianggap labil, diperlukan penguatan.

"Sudah ada kemajuan. Kita berharap terus digesa lagi," kata Gubri, Rabu (30/1/2019).

Banyaknya kondisi jalan yang sudah teraspal semakin dapat mewujudkan harapan, Riau akan memiliki jalan tol yang diharapkan kelak bisa menopang perekonomian di Riau.

Sementara pimpinan proyek pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai pada seksi I, Bambang H menjelaskan sejumlah titik lahan yang dianggap perlu penanganan khusus tersebut, belum bisa diselesaikan secara instan. Pasalnya penimbunan untuk penguatan struktur  tanah dilakukan bertahap.

Menurut Bambang, hal itu dilakukan agar kejadian tol di Cipularang tidak terulang. Karena kelabilan tanah, terjadi pergeseran yang berdampak pada pengerjaan fisik jalan sudah sudah dilakukan.

"Tanahnya timbunan tinggi-tinggi. Kalau cepat-cepat kita kerjakan takutnya amblas. Nimbunya harus perlahan.  Contoh di tol Cipularang, ada beberapa spot yang kita lihat struktur tanahnya hampir sama, makanya kita hati-hati mengerjakannya, tidak asal," ungkap Bambang.

Selain itu, pengerjaan proyek jalan tol yang akan masih terputus pengerjaannya karena terhalang jalan nasional, lintas Pekanbaru-Minas, nantinya akan dijadikan dua alternatif pilihan.

Apakah nantinya akan dibuatkan underpass atau fly over. Pilihan ini masih dalam kajian, mana yang dianggap cocok yang akan dilakukan.(rg)


Berita Lainnya :
  • Pesan Wapres JK untuk Ustaz Abdul Somad: Beri Khotbah Harus Adem
  • Pekanbaru akan Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata
  • Polres Dumai Musnahkan Narkoba Paket Besar
  • 4 Perusahaan di Riau Ini Disegel KLHK
  • Wakil Bupati Inhil Lantik Kepala Desa Karya Tunas Jaya
  • Bupati Siak Hadiri Rakernas Apkasi
  • Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pasar Tembilahan
  • Dinas Perpustakaan dan Arsip Siak Taja Program Inklusi Sosial
  • Pemprov Riau Optimis APBD-P Tuntas Akhir Bulan Ini
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan