Dikatakan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Makassar M Ilham Tofan, Rabu tadi, para pengungsi tersebar di Kecamatan Biringkanay...[read more] "> Dikatakan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Makassar M Ilham Tofan, Rabu tadi, para pengungsi tersebar di Kecamatan Biringkanay" />
Senin, 18 Februari 2019
Follow Us:
Senin, 18 Februari 2019 - 08:43 WIB
Kami Serius Dan Fokus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa
Senin, 18 Februari 2019 - 08:38 WIB
Wali Kota Dumai Bagikan Sertifikat Tanah di Medang Kampai
Senin, 18 Februari 2019 - 08:34 WIB
Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar
08:34 WIB - Warga Temukan Mayat Mangapung di Sungai Siak | 08:34 WIB - Kadisdikbud Rohil Sosialisasi Pembinaan Sekolah Adiwiyata SMPN 1 Bangko | 08:34 WIB - Kami Serius Dan Fokus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa | 08:34 WIB - Wali Kota Dumai Bagikan Sertifikat Tanah di Medang Kampai | 08:34 WIB - Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar | 08:34 WIB - Gol dan Umpan Ronaldo Menangkan Juventus
/ Lintas Nusantara / Bencana Banjir, Sejumlah 9.328 Jiwa di Makassar Mengungsi /
Bencana Banjir, Sejumlah 9.328 Jiwa di Makassar Mengungsi
Rabu, 30 Januari 2019 - 23:42:23 WIB
Sulawesi (Bidikonline.com) - Dikatakan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Makassar M Ilham Tofan, Rabu tadi, para pengungsi tersebar di Kecamatan Biringkanaya, Manggala, Panakkukang, Tamalanrea, dan Tamalate.

Petugas BPBD, Dinas Sosial, Taruna Siaga Bencana serta PMI telah turun ke sejumlah posko pengungsian untuk mendidikan dapur umum, menyalurkan bantuan, serta memberikan pelayanan kesehatan kepada korban banjir.

Aparat kelurahan dan kecamatan setempat membantu para personel bantuan menuju ke area terdampak banjir.

"Memang kita harus kerja sama saling bantu membantu dengan berkoordinasi tentunya, baik pihak kecamatan maupun kelurahan. Selain itu sudah ada instruksi Wali Kota untuk stand by bila keadaan darurat," ujar Ilham.

Ia mengatakan saat ini banjir sudah mulai mereda di beberapa bagian Makassar meski hujan masih turun dengan intensitas ringan sampai sedang.

Menurut dia, air yang menggenangi Perumnas Antang Blok 8 dan 10 di Kecamatan Manggala mulai surut, demikian pula di kompleks Kodam 3 Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, termasuk lokasi terparah di jalan Kotipa 10 dan 15 yang berdekatan dengan aliran anak sungai Nipa-nipa.

Ia mengatakan air di anak sungai mesti dikuras menggunakan mesin supaya tidak membanjiri permukiman warga, dan selanjutnya perlu dibangun tanggul permanen untuk menekan risiko banjir.

"Bila langkah itu dilakukan kemungkinan daerah ini akan tidak lagi seperti sekarang, minimal mengurangi dampaknya,"  tutur dia sebagai mana dikutip dari halaman antaranews.com.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto sebelumnya menyatakan Perumnas Antang dan wilayah sekitarnya kebanjiran karena ada penyempitan dan sumbatan saluran pembuangan air ke sungai Nipa-nipa.

"Genangan air dari wilayah Perumnas dan sekitarnya yang seharusnya terbuang ke anak sungai Nipa-nipa tidak teraliri dengan maksimal. Bahkan pembuangan lebarnya hanya empat meter, sehingga terjadi pelambatan air masuk ke Sungai Tello,"  pungkas dia usai menyusuri  Nipa-nipa menggunakan perahu karet.



Berita Lainnya :
  • Warga Temukan Mayat Mangapung di Sungai Siak
  • Kadisdikbud Rohil Sosialisasi Pembinaan Sekolah Adiwiyata SMPN 1 Bangko
  • Kami Serius Dan Fokus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa
  • Wali Kota Dumai Bagikan Sertifikat Tanah di Medang Kampai
  • Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar
  • Gol dan Umpan Ronaldo Menangkan Juventus
  • Lokasi Debat Mulai Ditata
  • Dua Kali Rekam, Dua Tahun KTP-el Tak Selesai
  • Sekda Lantik 187 Pejabat Eselon III dan IV Rohul
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan