Ahmad Dhani dinyatakan bersalah melakukan ujaran kebencian lewat cuitan di akun Twitter. Ahmad Dhani divonis hukuman 1,5 tahun penjara. Ahmad Dhani dinyatakan bersalah melakukan ujaran kebencian lewat cuitan di akun Twitter. Ahmad Dhani divonis hukuman 1,5 tahun penjara.
Sabtu, 25 Mei 2019
Follow Us:
17:18 WIB - Bupati Harapkan Program Listrik Desa di Inhil Dapat Digesa | 17:18 WIB - Pemilik Warung yang Dijarah Bertemu Presiden Jokowi | 17:18 WIB - Gunung Agung Erupsi Disertai Suara Gemuruh dan Lontaran Batu Pijar | 17:18 WIB - Pemprov Riau Perbaiki Jalan Rusak di Rohul | 17:18 WIB - Muhammadiyah Kuansing Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas Daerah | 17:18 WIB - Bupati Bengkalis Ingatkan Perusahaan Segera Bayarkan THR
/ Hukum / Ahmad Dhani Divonis 1,5 Tahun Penjara /
Gara-gara Tulis 3 Kalimat Ini di Twitter
Ahmad Dhani Divonis 1,5 Tahun Penjara
Senin, 28 Januari 2019 - 17:07:48 WIB
BIDIKONLINE.COM - Ahmad Dhani dinyatakan bersalah melakukan ujaran kebencian lewat cuitan di akun Twitter. Ahmad Dhani divonis hukuman 1,5 tahun penjara.

"Menyatakan terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana," ujar hakim ketua Ratmoho membacakan amar putusan dalam sidang vonis Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019).

Ahmad Dhani terbukti melakukan ujaran kebencian dengan 3 cuitan di akun Twitter Ahmad Dhani, @AHMADDHANIPRAST. Cuitan ini diunggah admin Twitter Ahmad Dhani, Bimo.

"Perbuatan menyebar informasi oleh saksi Bimo atas suruhan terdakwa," ucap hakim dikutip Detik.com.

Cuitan pertama berbunyi, "Yang menistakan agama si Ahok...yang diadili KH Ma'ruf Amin". Cuitan kedua berbunyi, "Siapa saja dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya-ADP". Cuitan ketiga berbunyi, "Kalimat sila pertama KETUHANAN YME, PENISTA Agama jadi Gubernur...kalian WARAS??? - ADP". Ahmad Dhani sebelumnya dituntut 2 tahun penjara oleh jaksa.

Ahmad Dhani terbukti melakukan tindak pidana yang diatur ancaman hukuman pidana pada Pasal 45A ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang ITE juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). (rs)


Berita Lainnya :
  • Bupati Harapkan Program Listrik Desa di Inhil Dapat Digesa
  • Pemilik Warung yang Dijarah Bertemu Presiden Jokowi
  • Gunung Agung Erupsi Disertai Suara Gemuruh dan Lontaran Batu Pijar
  • Pemprov Riau Perbaiki Jalan Rusak di Rohul
  • Muhammadiyah Kuansing Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas Daerah
  • Bupati Bengkalis Ingatkan Perusahaan Segera Bayarkan THR
  • Wako Lantik Kelompok Kerja Kampung KB Kota Dumai
  • THR ASN Pemko Pekanbaru Cair
  • BBPOM Pekanbaru Gelar Sidak di Meranti
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan