PEKANBARU (Bidikonline.com) – Ratusan miliar anggaran pendapatan belanja Negara (APBN) untuk pekerjaan Prevervasi Rekonstruksi Jalan Si...[read more] "> PEKANBARU (Bidikonline.com) – Ratusan miliar anggaran pendapatan belanja Negara (APBN) untuk pekerjaan Prevervasi Rekonstruksi Jalan Si" />
Kamis, 21 Maret 2019
Follow Us:
20:09 WIB - Cegah Karhutla, Kodim 0314 Inhil Bersama Masyarakat Gelar Doa Bersama Minta Hujan | 20:09 WIB - Pejuang Subuh Tembilahan Silaturahmi ke Kediaman Bupati HM Wardan | 20:09 WIB - Bupati Imbau Lapor SPT Melalui e-filing | 20:09 WIB - Wagubri Edy Nasution Kumpulkan Kasatpol PP Kabupaten dan Kota di Riau | 20:09 WIB - Camat Tampan Mantapkan Program PMB-RW | 20:09 WIB - Dispusip Gelar Workshop Storytelling Bersama Kak Agus
/ Nasional / Pekerjaan Jalan SP Lago- Mengkapan Tanpa Pengawasan /
Ratusan Miliar Dana Dirahasiakan
Pekerjaan Jalan SP Lago- Mengkapan Tanpa Pengawasan
Selasa, 18 Desember 2018 - 09:35:08 WIB
Prevervasi Rekonstruksi Jalan Simpang Lago- Simpang Buatan. Buatan –Siak Sri Indrapura-Mengkapan /Buton
TERKAIT:
PEKANBARU (Bidikonline.com) – Ratusan miliar anggaran pendapatan belanja Negara (APBN) untuk pekerjaan Prevervasi Rekonstruksi Jalan Simpang Lago- Simpang Buatan. Buatan–Siak Sri Indrapura-Mengkapan /Buton (MYC/KI) tahun 2018-2019 dirahasiakan. Berdalih tanggung jawab kontraktor, pekerjaan berlangsung tanpa pengawasan

Bersumber dari dana anggaran pendapatan belanja Negara (APBN) disinyalir ratusan miliar dana yang diperuntukan pada pekerjaan Prevervasi Rekonstruksi Jalan Simpang Lago- Simpang Buatan. Buatan –Siak Sri Indrapura-Mengkapan /Buton (MYC/KI) tahun 2018-2019 dirahasiakan.

Dari investigasi media, kegiatan ruas Jalan Simpang Lago Buton seperti pekerjaan jembatan 2 unit, pekerjaan pecing dan penimbunan jalan yang mempergunakan sejumlah  alat alat berat, hingga saat ini kegiatan sedang berlangsung pekerjaan.

Namun pengawas lapangan dari kementrian PUPR (satker wilayah 2 ) disinyalir tidak ada, menurut salah seorang pekerja yang diwawancarai dilokasi kegiatan, bahwa pengawas dari PUPR  jarang sekali mengawasi kegiatan dilapangan.

Dalam pekerjaan tersebut, beberapa item pekerjaan jenis pekerjaan tapi tidak ditemukan plang naman proyek alias dirahasiakan, kecuali di dekat kegiatan pembangunan jembatan senilai kurang lebih 13 miliar.

Ironisnya, proyek APBN yang mencapai ratusan miliar ini disinyalir tidak mengunakan tenaga ahli dari kontraktor pelaksana, hal ini terungkap dari pekerja dilapangan, dimana menurut sumber mereka bekerja (buruh-red)  seperti biasa saja tanpa pengawasan dari tenaga ahli yang disediakan.

Akibatnya, pekerjaan pecing yang dibiarkan begitu saja, kerab terjadi kecelakaan bagi pengguna jalan, seperti pada ruas jalan di desa Dayung, hal ini bisa mengancam keselamatan pengguna jalan.

Menutut pejabat pembuat komitmen 05, Onggung Panjaitan melalui balasan surat konfirmasi tanggal 6 Desember 2018 menjawab bahwa pekerjaan tersebut merupakan Prevervasi Rekonstruksi Jalan Simpang Lago- Simpang Buatan. Buatan – Siak Sri Indrapura-Mengkapan /Buton (MYC/KI) tahun 2018-2019 (Tahun Jamak) seperti kegiatan yang sedang berjalan.

Dimana menurut Onggung Panjaitan, sepanjang masa pelaksanaan, Kontraktor PT. Mutu Utama Konstruksi bertanggung  jawab terhadap kelancaran  fungsional jalan serta bekerja sesuai sertifikasi teknis yang berlaku, sehingga perbaikan jalan yang rusak pada daerah pemeliharaan  segera ditindaklanjuti penyedia jasa untuk menghindari terjadinya kemacatan bagi pengguna jalan, pelaksanaan tersebut .

Dan dalam surat basalan Onggun membantah bahwa pengawas dari PUPR  jarang sekali mengawasi kegiatan dilapangan karna menurutnya (Onggun-red) konsultan pengawas PT. Wasitan Konsultan Pembangunan KSO PT. Bintang Inti Rekatama, setiap hari berada dilapangan untuk mengarahkan pekerjaan.

Aktifis LSM Forun Sosial Konstruksi Indonesia, Onas yang turun bersama wartawan dilapangan merasa heran pernyataan PPK 05, Onggung Panjaitan, karena dari hasil infestigasi lapangan, pekerja jelas mengakui pihak pengawas pekerjaan umun dan perumahan rakyat (PUPR) melalui satker wilayah 2 Riau jarang kelapangan, begitu juga konsultan pengawas tidak berada ditempat, kita dari LSM minta agar pihak kementrian PUPR melalui dirjen Bina Marga bisa meninjau ulang keberadaan Satker dan PPK pada kegiatan tersebut, karena proyek itu merupakan proyek stategis nasional untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. (nzr)






Berita Lainnya :
  • Cegah Karhutla, Kodim 0314 Inhil Bersama Masyarakat Gelar Doa Bersama Minta Hujan
  • Pejuang Subuh Tembilahan Silaturahmi ke Kediaman Bupati HM Wardan
  • Bupati Imbau Lapor SPT Melalui e-filing
  • Wagubri Edy Nasution Kumpulkan Kasatpol PP Kabupaten dan Kota di Riau
  • Camat Tampan Mantapkan Program PMB-RW
  • Dispusip Gelar Workshop Storytelling Bersama Kak Agus
  • Pemko Pekanbaru Minta Diskes Gesa Akreditasi RSD Madani
  • Cegah DBD, Wali Kota Ajak Jaga Lingkungan
  • Putra Terbaik Riau Melaju di Asia Pacific Tourist Guide Contest
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan