Bidikonline.com - Seorang warga Boyolali bernama Dakun (47 tahun) melaporkan calon presiden Prabowo Subianto ke Polda Metro Jaya pada J...[read more] "> Bidikonline.com - Seorang warga Boyolali bernama Dakun (47 tahun) melaporkan calon presiden Prabowo Subianto ke Polda Metro Jaya pada J" />
Jum'at, 22 Maret 2019
Follow Us:
20:22 WIB - Diduga Tanpa Izin Aktivitas Batching Plant Menganggu Proses Mengajar Dan Belajar | 20:22 WIB - Jelang Pemilu 2019, Polres Nias Selatan gelar Operasi Mantap Brata Toba 2018 | 20:22 WIB - Cegah Karhutla, Kodim 0314 Inhil Bersama Masyarakat Gelar Doa Bersama Minta Hujan | 20:22 WIB - Pejuang Subuh Tembilahan Silaturahmi ke Kediaman Bupati HM Wardan | 20:22 WIB - Bupati Imbau Lapor SPT Melalui e-filing | 20:22 WIB - Wagubri Edy Nasution Kumpulkan Kasatpol PP Kabupaten dan Kota di Riau
/ Politik / Prabowo Dipolisikan /
Ucapan ‘Tampang Boyolali'
Prabowo Dipolisikan
Sabtu, 03 November 2018 - 08:13:48 WIB

TERKAIT:
Bidikonline.com - Seorang warga Boyolali bernama Dakun (47 tahun) melaporkan calon presiden Prabowo Subianto ke Polda Metro Jaya pada Jumat, 2 November 2018.

Pelaporang itu menyusul pidato Prabowo di Boyolali, Jawa Tengah, pada Selasa 30 Oktober 2018. Dakun tersinggung dan terhina lantaran Prabowo berkata soal “tampang Boyolali”.

Ia merasa ucapan Prabowo melecehkannya dan menilai perkataan Prabowo seolah menyatakan warga Boyolali miskin dan tidak pernah masuk mal dan hotel. Prabowo bergurau “tampang Boyolali” mungkin tak pernah memasuki hotel mewah di Jakarta.

"Itu terkesan miskin dan tidak pernah masuk mall atau hotel. Padahal, yang namanya hotel di Jakarta ini, saya sendiri contohnya, sering (ke hotel dan mal)," katanya di Markas Polda Metro Jaya.

Padahal, kata Dakun, tak sedikit tokoh dan pahlawan Indonesia berasal dari Boyolali, misal, Prof Dr Doktor Soeharso. Meski bercanda, Dakun merasa perkataan Prabowo tak laik diucapkan.
   
"Seharusnya, seroang Prabowo yang calon presiden atau calon (presiden) yang lain harus menyejukkan, apalagi sekarang lagi didengung-dengungkan masalah kampanye damai, harus bisa menyejukkan hatilah, gitu," ujarnya.

Dalam laporannya, Dakyn menyertakan beberapa barang bukti semisal video saat Prabowo berpidato itu kemudian beberapa screenshot pemberitaan. Pun transkrip pidato Prabowo.

Pasal yang disangkakan adalah pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 tentang ITE dan atau pasal 4 huruf b angka 2 juncto pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau pasal 156 KUHP.***)


Berita Lainnya :
  • Diduga Tanpa Izin Aktivitas Batching Plant Menganggu Proses Mengajar Dan Belajar
  • Jelang Pemilu 2019, Polres Nias Selatan gelar Operasi Mantap Brata Toba 2018
  • Cegah Karhutla, Kodim 0314 Inhil Bersama Masyarakat Gelar Doa Bersama Minta Hujan
  • Pejuang Subuh Tembilahan Silaturahmi ke Kediaman Bupati HM Wardan
  • Bupati Imbau Lapor SPT Melalui e-filing
  • Wagubri Edy Nasution Kumpulkan Kasatpol PP Kabupaten dan Kota di Riau
  • Camat Tampan Mantapkan Program PMB-RW
  • Dispusip Gelar Workshop Storytelling Bersama Kak Agus
  • Pemko Pekanbaru Minta Diskes Gesa Akreditasi RSD Madani
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan