Bidikonline.com - Seorang warga Boyolali bernama Dakun (47 tahun) melaporkan calon presiden Prabowo Subianto ke Polda Metro Jaya pada J...[read more] "> Bidikonline.com - Seorang warga Boyolali bernama Dakun (47 tahun) melaporkan calon presiden Prabowo Subianto ke Polda Metro Jaya pada J" />
Jum'at, 18 Januari 2019
Follow Us:
Selasa, 25 Desember 2018 - 04:06 WIB
Ibadah Natal Aman
Selasa, 25 Desember 2018 - 03:30 WIB
Kapolri dan Panglima TNI Kunjungi GRII
Senin, 24 Desember 2018 - 23:42 WIB
Kapolri: Ibadah Natal di Indonesia Aman
23:42 WIB - Bupati Siak H.Syamsuar, Terima Penghargaan Piala Adipura Dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla | 23:42 WIB - Syamsuar : Peran Penyuluh Agama Upaya Menjaga Keutuhan NKRI | 23:42 WIB - Ratusan Guru Gelar Aksi Gerakan Seribu Rupiah | 23:42 WIB - Rumah Pompa SPAM Ambruk | 23:42 WIB - Hari Pertama Kerja di 2019, Plt Bupati Kampar Pimpin Rapat Evaluasi | 23:42 WIB - Pelalawan Berikan Penghargaan kepada RAPP
/ Politik / Prabowo Dipolisikan /
Ucapan ‘Tampang Boyolali'
Prabowo Dipolisikan
Sabtu, 03 November 2018 - 08:13:48 WIB

TERKAIT:
Bidikonline.com - Seorang warga Boyolali bernama Dakun (47 tahun) melaporkan calon presiden Prabowo Subianto ke Polda Metro Jaya pada Jumat, 2 November 2018.

Pelaporang itu menyusul pidato Prabowo di Boyolali, Jawa Tengah, pada Selasa 30 Oktober 2018. Dakun tersinggung dan terhina lantaran Prabowo berkata soal “tampang Boyolali”.

Ia merasa ucapan Prabowo melecehkannya dan menilai perkataan Prabowo seolah menyatakan warga Boyolali miskin dan tidak pernah masuk mal dan hotel. Prabowo bergurau “tampang Boyolali” mungkin tak pernah memasuki hotel mewah di Jakarta.

"Itu terkesan miskin dan tidak pernah masuk mall atau hotel. Padahal, yang namanya hotel di Jakarta ini, saya sendiri contohnya, sering (ke hotel dan mal)," katanya di Markas Polda Metro Jaya.

Padahal, kata Dakun, tak sedikit tokoh dan pahlawan Indonesia berasal dari Boyolali, misal, Prof Dr Doktor Soeharso. Meski bercanda, Dakun merasa perkataan Prabowo tak laik diucapkan.
   
"Seharusnya, seroang Prabowo yang calon presiden atau calon (presiden) yang lain harus menyejukkan, apalagi sekarang lagi didengung-dengungkan masalah kampanye damai, harus bisa menyejukkan hatilah, gitu," ujarnya.

Dalam laporannya, Dakyn menyertakan beberapa barang bukti semisal video saat Prabowo berpidato itu kemudian beberapa screenshot pemberitaan. Pun transkrip pidato Prabowo.

Pasal yang disangkakan adalah pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 tentang ITE dan atau pasal 4 huruf b angka 2 juncto pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau pasal 156 KUHP.***)


Berita Lainnya :
  • Bupati Siak H.Syamsuar, Terima Penghargaan Piala Adipura Dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla
  • Syamsuar : Peran Penyuluh Agama Upaya Menjaga Keutuhan NKRI
  • Ratusan Guru Gelar Aksi Gerakan Seribu Rupiah
  • Rumah Pompa SPAM Ambruk
  • Hari Pertama Kerja di 2019, Plt Bupati Kampar Pimpin Rapat Evaluasi
  • Pelalawan Berikan Penghargaan kepada RAPP
  • Wabup Inhil Hadiri Pringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
  • Tinjau Infrastruktur, Bupati Inhil Dampingi Gubernur Riau Terpilih
  • Bupati HM.Wardan Hadiri Sertijab Kepala BPKP Prov Riau
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan