BENGKALIS – Menghadapi pesta demokrasi pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg), seluruh Aparatur Sipil Negara (AS...[read more] "> BENGKALIS – Menghadapi pesta demokrasi pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg), seluruh Aparatur Sipil Negara (AS" />
Selasa, 18 Desember 2018
Follow Us:
Minggu, 16 Desember 2018 - 07:05 WIB
Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam Itu Kontroversial
Minggu, 16 Desember 2018 - 06:53 WIB
RDP Bersama KPU Sepakati Kotak Suara Kardus
Minggu, 16 Desember 2018 - 06:32 WIB
Jokowi: Tradisi Adat Melayu Megah
06:32 WIB - Logo MOI di Catut | 06:32 WIB - PDIP : Jika Tidak Aman Kami Dirugikan | 06:32 WIB - Presiden Jokowi Terima Gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara | 06:32 WIB - Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam Itu Kontroversial | 06:32 WIB - RDP Bersama KPU Sepakati Kotak Suara Kardus | 06:32 WIB - Jokowi: Mari Jaga Ketenangan
/ Bengkalis / Tengku Zainuddin : ASN Harus Netral /
Hadapi Pesta Demokrasi
Tengku Zainuddin : ASN Harus Netral
Senin, 15 Oktober 2018 - 21:19:35 WIB
BENGKALIS – Menghadapi pesta demokrasi pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg), seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis harus netral atau tidak terlibat aktif dalam kampanye.

“Saat ini, dalam suasana pesta demokrasi. Kami minta kepada seluruh ASN harus netral, tidak ikut-ikutan dalam kampanye masing-masing calon. Baik itu calon presiden maupun anggota dewan,” demikian diungkapkan Kepala Badan Kepagawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tengku Zainuddin, saat menjadi pembina apel Senin, 15 Oktober 2018 di halaman kantor Bupati Bengkalis.

Sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Aparatur Sipil Negara, melarang Aparatur Sipil Negara/Pegawai Negeri Sipil (ASN/PNS) tidak boleh terlibat politik praktis. Bagi yang kedapatan, tidak netral alias terlibat menjadi tim sukses masing-masing calon, maka sanksi tegas akan dikenakan.

Setiap orang, tak terkecuali ASN atau PNS pada pesta demokrasi, punya pilihan terhadap masing-masing calon, baik itu calon presiden dan anggota legislatif. Meski punya idola atau pilihan, namun seorang PNS tidak dibenarkan untuk menjadi juru kampanye guna mempengaruhi calon pemilih. “Intinya, pilihan calon presiden dan legislatif baru bisa disalurkan pada saat pencoblosan,” ungkap Zainuddin.

Selain pesta demokrasi di level nasional. Ternyata hanya tinggal 16 hari lagi, Kabupaten Bengkalis juga akan melaksanakan pesta demokrasi di level desa. Tepatnya sebanyak 32 desa dari sepuluh kecamatan, dengan jumlah 124 calon kepala desa siap memperebutkan 32 kursi kepala desa.

Terkait dengan hal itu, Tengku Zainuddin, juga menghimbau kepada seluruh aparatur pemerintah untuk tetap menjaga netralitas. Tak kalah penting, bagi ASN atau PNS diminta untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 31 Oktober 2018 mendatang.

“Seluruh PNS berdomisilis di desa yang menggelar Pilkades, kami tekankan agar ikut menyukseskan pesta demokrasi. Pastikan bapak ibu, mempunyai hak pilih untuk menentukan kepala desa,” ungkapnya.***)


Berita Lainnya :
  • Logo MOI di Catut
  • PDIP : Jika Tidak Aman Kami Dirugikan
  • Presiden Jokowi Terima Gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara
  • Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam Itu Kontroversial
  • RDP Bersama KPU Sepakati Kotak Suara Kardus
  • Jokowi: Mari Jaga Ketenangan
  • Jokowi Ingin Orang Riau Jadi Komisaris
  • Jokowi: Tradisi Adat Melayu Megah
  • PDIP: Tidak Ada Kader Kami yang Lakukan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan