Siak (Bidikonline.com) - Beragam kostum tradisional yang unik dari berbagai daerah, dari dalam maupun luar negeri turut meramaikan Pawai ...[read more] "> Siak (Bidikonline.com) - Beragam kostum tradisional yang unik dari berbagai daerah, dari dalam maupun luar negeri turut meramaikan Pawai " />
Selasa, 18 Desember 2018
Follow Us:
Minggu, 16 Desember 2018 - 07:05 WIB
Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam Itu Kontroversial
Minggu, 16 Desember 2018 - 06:53 WIB
RDP Bersama KPU Sepakati Kotak Suara Kardus
Minggu, 16 Desember 2018 - 06:32 WIB
Jokowi: Tradisi Adat Melayu Megah
06:32 WIB - Logo MOI di Catut | 06:32 WIB - PDIP : Jika Tidak Aman Kami Dirugikan | 06:32 WIB - Presiden Jokowi Terima Gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara | 06:32 WIB - Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam Itu Kontroversial | 06:32 WIB - RDP Bersama KPU Sepakati Kotak Suara Kardus | 06:32 WIB - Jokowi: Mari Jaga Ketenangan
/ Siak / Cerita Rakyat Tapah Main Asal Sungai Mandau /
Festival Siak Bermadah 2018
Cerita Rakyat Tapah Main Asal Sungai Mandau
Minggu, 14 Oktober 2018 - 16:32:14 WIB
Siak (Bidikonline.com) - Beragam kostum tradisional yang unik dari berbagai daerah, dari dalam maupun luar negeri turut meramaikan Pawai Budaya Internasional di depan istana Siak.

Pawai Budaya menjadi salah satu kegiatan pada perhelatan Festival Siak Bermadah 2018. Salah satu peserta dari kecamatan Sungai Mandau mengangkat cerita rakyat yang berjudul Tapah Main.

Kontingen Sungai Mandau berhasil meraih juara III, hadiahnya langsung diserahkan oleh Bupati Siak kepada Camat Sungai Mandau pada acara penutupan Festival Siak Bermadah, Jumat (12/10/2018) malam.

"Syukur alhamdulillah, tim kami dipilih sebagai juara III, ini jadi motivasi untuk tahun depan bisa dapat yang terbaik" kata Camat Sungai Mandau Novendra Kasmara.

Seperti diketahui, kata Pepen, kecamatan Sungai Mandau dikenal dengan ikan Tapahnya. Di hulu sungai Mandau mengarah ke barat, persisnya berada di daerah Balai Pungut sekarang, konon di setiap penghujung tahun masyarakat di berikan nikmat, berupa ikan yang melimpah.

Yang menjadi keanehan, lanjut dia, adalah ikan yang berenang di daerah itu, seperti ikan mabuk atau mehimpeh tolou, ada juga yang mengatakan istilah ikan main, yang menjadi orang heran ikan yang mabuk itu kebanyakan ikan tapah, maka disebutlah dengan Tapah Main.



"Di Balai Pungut itu dulu pernah berdiri sebuah kerajaan kecil, konon katanya kerajaan ini berdiri sebelum ada kerajaan Siak yaitu kerajaan Koto Pait" tutur Pepen.
Di Balai itu sang raja yang adil tersebut menyaksikan rakyatnya mengutip ikan terutama ikan tapah. Kemudian raja tersebut berpesan agar rakyatnya tidak melanggar pantangan, yaitu tiga hal dalam menangkap ikan di sungai Mandau ini.

Pertama, tidak boleh menggunakan alat penangkap lain selain rotan yg sudah disiapkan. Kedua tidak boleh menangkap ikan dengan cara mengeluarkan darah dan ketiga tidak boleh saling bertengkar atau berebut.

Jadi siapa saja menangkap ikan cukup hanya membawa rotan yang sudah di belah lalu ditusuk pada insang ikan tersebut kalau sudah penuh tali rotan tersebut lalu ditambat ke tepian sungai dan diberi tanda.

Namun, yang namanya manusia ada juga yang sarakah, melanggar pantangan, karena ingin banyak lalu melakukan dengan cara yang tidak boleh. Akhirnya semakin tahun semakin berkurang ikan yg biasa banyak sekarang tinggal sejah. (hatieli nzr)
 

 

 
 


















Berita Lainnya :
  • Logo MOI di Catut
  • PDIP : Jika Tidak Aman Kami Dirugikan
  • Presiden Jokowi Terima Gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara
  • Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam Itu Kontroversial
  • RDP Bersama KPU Sepakati Kotak Suara Kardus
  • Jokowi: Mari Jaga Ketenangan
  • Jokowi Ingin Orang Riau Jadi Komisaris
  • Jokowi: Tradisi Adat Melayu Megah
  • PDIP: Tidak Ada Kader Kami yang Lakukan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan