Jakarta - Polda Metro Jaya telah mengirimkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) kasus Ratna Sarumpaet ke Kejaksaan. SPDP tersebu...[read more] "> Jakarta - Polda Metro Jaya telah mengirimkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) kasus Ratna Sarumpaet ke Kejaksaan. SPDP tersebu" />
Jum'at, 14 Desember 2018
Follow Us:
Selasa, 11 Desember 2018 - 21:19 WIB
La Nyalla Mattalitti Ungkap Kebohongan Prabowo
Selasa, 11 Desember 2018 - 19:10 WIB
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Peduli HAM
Selasa, 11 Desember 2018 - 14:57 WIB
Sandiaga 'Diminta' Pulang
14:57 WIB - Bupati Syamsuar Pimpin Pawai Ta'aruf | 14:57 WIB - Mobil "Kencing" Marak | 14:57 WIB - Syamsuar Sosialisasikan Program KUR | 14:57 WIB - Ketua KI Apresiasi PPID Bengkalis | 14:57 WIB - Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Peduli HAM | 14:57 WIB - La Nyalla Mattalitti Ungkap Kebohongan Prabowo
/ Hukum / Polda Metro : Sudah Kirim ke Kejaksaan /
SPDP Ratna Sarumpaet
Polda Metro : Sudah Kirim ke Kejaksaan
Selasa, 09 Oktober 2018 - 06:22:24 WIB
Jakarta - Polda Metro Jaya telah mengirimkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) kasus Ratna Sarumpaet ke Kejaksaan. SPDP tersebut dikirim Senin (8/10).

"Kejati DKI menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) No.: B/20576/X/RES. 1.24/2018/Datro, tanggal 3 Oktober 2018 inisial RS (Ratna Sarumpaet), pada hari Senin 8 Oktober 2018," ucap Kasiepenkum Kejati DKI Nirwan Nawawi, kepada detikcom, Selasa (9/10/2018).

Nirwan mengatakan, tindak pidana yang disangkakan adalah penyampaian berita bohong melalui media sosial. Pihaknya pun mulai meneliti kasus tersebut.

"Tindak pidana yang disangkakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) jo. Pasal 45A (2) dan atau Pasal 35 jo. Pasal 51 ayat (1) UU. ITE dan atau Pasal 14 dan atau Pasal 15 UU. No 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana," ujarnya.

Nirwan menjelaskan, menindak lanjuti SPDP tersebut, piahkya segera melakukan penunjukan jaksa untuk meneliti dan memantau perkembangan penyidikan.

"Selanjutnya Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta akan menerbitkan Surat Perintah Penunjukan beberapa Jaksa Peneliti untuk mengikuti dan memantau perkembangan penyidikan (P-16)," ungkapnya.

Ratna ditangkap saat hendak terbang ke Chile di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (4/10). Polisi juga menggeledah rumah Ratna dan menyita barang bukti. Dia ditetapkan sebagai tersangka dengan dijerat Pasal 14 UU 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan UU ITE Pasal 28 juncto Pasal 45. Ibu dari aktris Atiqah Hasiholan itu terancam hukuman 10 tahun penjara. ***)


Berita Lainnya :
  • Bupati Syamsuar Pimpin Pawai Ta'aruf
  • Mobil "Kencing" Marak
  • Syamsuar Sosialisasikan Program KUR
  • Ketua KI Apresiasi PPID Bengkalis
  • Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Peduli HAM
  • La Nyalla Mattalitti Ungkap Kebohongan Prabowo
  • Sandiaga 'Diminta' Pulang
  • Ahok Segera Bebas
  • Ma'ruf Amin Tak Boleh Jalan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan