Bidikonline.com - Beijing - Pesan singkat disertai emoji sebuah pisau menjadi yang terakhir dikirim dari telepon seluler (ponsel) Meng Ho...[read more] "> Bidikonline.com - Beijing - Pesan singkat disertai emoji sebuah pisau menjadi yang terakhir dikirim dari telepon seluler (ponsel) Meng Ho" />
Jum'at, 14 Desember 2018
Follow Us:
Selasa, 11 Desember 2018 - 21:19 WIB
La Nyalla Mattalitti Ungkap Kebohongan Prabowo
Selasa, 11 Desember 2018 - 19:10 WIB
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Peduli HAM
Selasa, 11 Desember 2018 - 14:57 WIB
Sandiaga 'Diminta' Pulang
14:57 WIB - Bupati Syamsuar Pimpin Pawai Ta'aruf | 14:57 WIB - Mobil "Kencing" Marak | 14:57 WIB - Syamsuar Sosialisasikan Program KUR | 14:57 WIB - Ketua KI Apresiasi PPID Bengkalis | 14:57 WIB - Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Peduli HAM | 14:57 WIB - La Nyalla Mattalitti Ungkap Kebohongan Prabowo
/ Hukum / Bos Interpol Jadi Tersangka Suap /
Bos Interpol Jadi Tersangka Suap
Senin, 08 Oktober 2018 - 20:53:19 WIB
Bidikonline.com - Beijing - Pesan singkat disertai emoji sebuah pisau menjadi yang terakhir dikirim dari telepon seluler (ponsel) Meng Hongwei ke istrinya Grace Meng dalam aplikasi pesan singkat WhatsApp. Setelahnya, keberadaan Meng yang juga bos Kepolisian Internasional atau Interpol itu tidak diketahui.

Dilansir AFP dan CNN, misteri hilangnya Meng ini terungkap setelah Grace melaporkannya ke polisi setempat di Lyon, Prancis pada Kamis, 4 Oktober. Meng memang meninggalkan istrinya di Lyon, markas Interpol, ketika akan pulang ke China.

Grace mengaku terakhir mendengar kabar suaminya pada 25 September lalu. Saat itu, Grace menyebut suaminya sempat menerima ancaman via media sosial juga melalui telepon. Namun belakangan atau tepatnya pada Minggu, 7 Oktober, Grace mendapat pesan dari nomor WhatsApp suaminya.

Pesan itu berbunyi 'Tunggu telepon saya' yang disertai gambar emoji sebuah pisau. "Persoalan ini menjadi hak komunitas internasional. Saya tidak tahu pasti apa yang terjadi kepadanya," ucap Grace kepada wartawan.

Sejurus kemudian Interpol mengumumkan penerimaan surat pengunduran diri dari Meng. Posisi Meng digantikan sementara oleh Kim Jong-Yang dari Korea Selatan selaku Wakil Presiden Interpol. Namun Interpol tidak menyebutkan presiden Interpol pertama dari China itu menghilang misterius.

Kabar kemudian berkembang ketika otoritas China menyatakan Meng sedang diselidiki atas dugaan tindak kriminal. Kementerian Keamanan Publik China menyatakan Meng telah menerima suap. Namun tidak disebutkan lebih lanjut mengenai tuduhan tersebut ataupun lokasi penahanan Meng.

"Itu menunjukkan bahwa tak ada seorang pun di atas hukum tanpa pengecualian. Siapapun yang melanggar hukum akan diselidiki secara serius dan dihukum berat," demikian disampaikan kementerian seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (8/10/2018).

Insiden menghilangnya Meng ini memiliki indikasi serupa dengan hilangnya sejumlah pejabat senior China lainnya, yang diduga melanggar aturan Partai Komunis China, yang terkadang terkait praktik korupsi. Biasanya, para pejabat senior China yang hilang akan muncul kembali saat disidang.***)


Berita Lainnya :
  • Bupati Syamsuar Pimpin Pawai Ta'aruf
  • Mobil "Kencing" Marak
  • Syamsuar Sosialisasikan Program KUR
  • Ketua KI Apresiasi PPID Bengkalis
  • Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Peduli HAM
  • La Nyalla Mattalitti Ungkap Kebohongan Prabowo
  • Sandiaga 'Diminta' Pulang
  • Ahok Segera Bebas
  • Ma'ruf Amin Tak Boleh Jalan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan