Jakarta - Ahli hukum pidana Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Hibnu Nugroho menyebut Anggota DPRD Mataram berinisial HM bisa dihuku...[read more] "> Jakarta - Ahli hukum pidana Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Hibnu Nugroho menyebut Anggota DPRD Mataram berinisial HM bisa dihuku" />
Rabu, 17 Oktober 2018
Follow Us:
Senin, 15 Oktober 2018 - 19:57 WIB
Rosti Uli : Rayakan Natal Untuk Tuhan
Senin, 15 Oktober 2018 - 19:03 WIB
Ketua DPR: Peluru Nyasar Latihan Perbakin
Senin, 15 Oktober 2018 - 18:59 WIB
Peluru Nyasar ke Gedung DPR Kaliber 9mm
18:59 WIB - Diusia Ke-19 Tahun, Pemkab Rohul Raih Beragam Prestasi | 18:59 WIB - Kemlu: Indonesia Komitmen untuk Palestina | 18:59 WIB - Tengku Zainuddin : ASN Harus Netral | 18:59 WIB - Rosti Uli : Rayakan Natal Untuk Tuhan | 18:59 WIB - Ketua DPR: Peluru Nyasar Latihan Perbakin | 18:59 WIB - Peluru Nyasar ke Gedung DPR Kaliber 9mm
/ Hukum / Anggota DPRD Golkar Bisa Dihukum Mati /
Kena OTT Bantuan Gempa Lombok
Anggota DPRD Golkar Bisa Dihukum Mati
Minggu, 16 September 2018 - 09:22:46 WIB
Jakarta - Ahli hukum pidana Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Hibnu Nugroho menyebut Anggota DPRD Mataram berinisial HM bisa dihukum mati. HM kena OTT jaksa karena diduga memeras dana bantuan rehabilitasi fasilitas pendidikan akibat bencana gempa Lombok

Menurut Hibnu, penegak hukum bisa mendakwa HS dengan Pasal 2 ayat 2 UU Tipikor. "Kalau kita lihat memang kejahatan (HM) itu dilakukan dalam koteks bencana alam, penanggulangan bencana alam. Dalam UU Korupsi dimungkinkan seseorang yang melakukan kejahatan dalam situasi, ayat 2 itu, karena situasi, satu, keadaan krisis ekonomi, kemudian bencana alam, itu bisa dilakukan dengan hukuman mati," kata Hibnu saat dihubungi detikcom, Sabtu (15/9/2018).

Hibnu secara tegas mendukung jika HM diganjar hukuman mati. Hibnu menilai vonis hukuman mati itu bisa memberikan efek jera kepada para pihak yang nekad menilap uang rakyat.

"Mudah-mudahan penegak hukum berani menerapkan pasal pertama sebagai pidana mati, sebagai uji coba terhadap kasus-kasus yang sekarang ini belum pernah muncul untuk tuntutan pidana mati, sehingga menjadikan efek jera terhadap siapapun, dalam suatu kondisi krisis, situasi orang menderita lagi bencana alam, kok tega-teganya melakukan suatu korupsi," terang Hibnu.

HM terkena operasi tangkap tangan (OTT) Kejari pada Jumat (14/9). OTT itu dilakukan di sebuah warung makan di kawasan pertokoan Cakranegara, Kota Mataram, sekitar pukul 09.30 Wita.

Dalam OTT itu, pihak kejaksaan berhasil mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp 30 juta dari tangan HM yang merupakan Anggota DPRD Mataram dari Fraksi Golkar. Kejari Mataram juga mengamankan HS, yang memiliki jabatan strategis di Dinas Pendidikan Kota Mataram, serta CT, yang berposisi sebagai kontraktor dalam proyek rehabilitasi gedung pendidikan terdampak gempa.

Kasus pemerasan yang dilakukan tersangka HM itu bersumber dari dana proyek senilai Rp 4,2 miliar yang dianggarkan di APBD Perubahan tahun 2018 untuk perbaikan 14 unit gedung SD dan SMP terdampak bencana gempa bumi di Kota Mataram.***)


Berita Lainnya :
  • Diusia Ke-19 Tahun, Pemkab Rohul Raih Beragam Prestasi
  • Kemlu: Indonesia Komitmen untuk Palestina
  • Tengku Zainuddin : ASN Harus Netral
  • Rosti Uli : Rayakan Natal Untuk Tuhan
  • Ketua DPR: Peluru Nyasar Latihan Perbakin
  • Peluru Nyasar ke Gedung DPR Kaliber 9mm
  • Gedung DPR RI di Tembak OTK
  • Pengurus MOI Riau Lakukan Sosialisasi
  • Prabowo-Sandi ke Pesantren
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan