SIAK (Bidikonline.com)- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mendorong Kabupaten Siak, Riau jadikan momen Gerhana Matahari ...[read more] "> SIAK (Bidikonline.com)- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mendorong Kabupaten Siak, Riau jadikan momen Gerhana Matahari " />
Rabu, 19 Desember 2018
Follow Us:
Minggu, 16 Desember 2018 - 08:18 WIB
PDIP : Jika Tidak Aman Kami Dirugikan
Minggu, 16 Desember 2018 - 07:05 WIB
Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam Itu Kontroversial
Minggu, 16 Desember 2018 - 06:53 WIB
RDP Bersama KPU Sepakati Kotak Suara Kardus
06:53 WIB - Pekerjaan Jalan SP Lago- Mengkapan Tanpa Pengawasan | 06:53 WIB - Logo MOI di Catut | 06:53 WIB - PDIP : Jika Tidak Aman Kami Dirugikan | 06:53 WIB - Presiden Jokowi Terima Gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara | 06:53 WIB - Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam Itu Kontroversial | 06:53 WIB - RDP Bersama KPU Sepakati Kotak Suara Kardus
/ Siak / Syamsuar: Siak Siap Gaet Kunjungan Wisatawan /
Lintasan Gerhana Matahari
Syamsuar: Siak Siap Gaet Kunjungan Wisatawan
Minggu, 12 Agustus 2018 - 21:25:58 WIB
SIAK (Bidikonline.com)- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mendorong Kabupaten Siak, Riau jadikan momen Gerhana Matahari Cincin pada 26 Desember 2019 sebagai daya tarik untuk menggaet kunjungan wisata lokal maupun mancanegara.

"Belajar dari pengalaman sebelumnya, Gerhana matahari adalah peristiwa yang langka dan jarang melintasi suatu destinasi wisata sehingga jadi buruan wisatawan lokal maupun mancanegara," kata Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin saat dijumpai pada acara Ritech Expo 2018, di Pekanbaru, Jumat (10/8/2018).

Thomas Djamaluddin menjelaskan gerhana matahari cincin memiliki daya tarik tersendiri karena para fase puncaknya akan terlihat seperti cincin.

Sehingga bagi daerah yang  dilalui pihaknya mengajak agar mempersiapkan diri kalau nanti akan banyak orang hadir dan ini  bisa dimanfaatkan daerah untuk memperkenalkan destinasi wisatanya jika dipadukan dengan ivent kegiatan muatan lokal.

Menurut Thomas  bisa juga dipadukan dengan lomba foto grafi yang mengundang tamu dan masyarakat turut mengabadikan moment langka yang hanya datang sekali seumur hidup.

"Ini bisa menjadi moment untuk menarik turis apalagi di Siak sebagai satu-satunya kabupaten di Riau yang dilalui, selain dua daerah lainnya di Sumatera yakni Sumut dan Kepulauan Riau," sebut Thomas .

Untuk itu Lapan merasa perlu melakukan sosialisasi moment Gerhana Cincin tersebut kepada daerah-daerah yang akan dilalui. Selain masyarakat juga agar tahu dan tidak perlu takut untuk menyaksikan dengan cara yang aman dengan menggunakan alat khusus untuk melihat prosesnya.

"Biasanya Lapan akan miliki kerjasama dengan daerah tetapi ada perhatian khusus buat wilayah yang miliki destinasi wisata, misalkan Siak yang mempunyai banyak situs bersejarah, disitu potensi wisatanya kemungkinan lebih besar.Walau adalah daerah lain juga dilalui tetapi tidak begitu menarik hanya sekedar ilmiah saja" tandasnya.

Ia menambahkan perbedaan daya tarik gerhana matahari total dengan cincin terletak pada tampilannya, kalau penuh maka ada korona disekitarnya akan tetapi cincin memang mirip lingkaran cincin.

"Gerhana cincin unik nantinya  matahari yang satu bulatan terang itu bagian tengahnya tertutup oleh bulan sehingga akan terlihat seperti cincin, kemudian saat matahari harusnya dalam posisi terik, karena ketutupan makan akan menjadi redup dan beberapa menit, dan itu menjadi pengalaman yang menakjubkan bisa jadi sekali dialami seumur hidup," urainya.

Sementara itu Bupati Siak Syamsuar yang diundang khusus hadir di boot Lapan tersebut mengucapkan terimakasih sudah diberitahu apa saja keunikan gerhana yang akan melintasi kabupaten tersebut.

"Kita juga menyambut baik apa saran yang disampaikan Lapan, kami akan coba rancang berbagai kegiatan untuk menyambut moment Gerhana Matahari Cincin, sekaligus memperkenalkan Siak ke dunia luar," ujar Syamsuar.

Syamsuar berjanji akan memanfaatkan moment tersebut untuk membuat ivent perayaan budaya dan mengkolaborasikannya dengan destinasi wisata.

"Kita akan buat pra ivent tanda peringatan momen Gerhana Matahari  Cincin ini 26 Desember 2018, agar dinantikan kejadiannya pada tanggal yang sama tahun 2019," janjinya.

Sementara itu  berdasarkan data yang berhasil dirangkum antara dari Lapan Pada tanggal 26 Desember 2019 akan terjadi Gerhana Matahari Cincin dan melintasi wilayah Indonesia yakni Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.

Sementara dari wilayah lainnya, fenomena tersebut akan bisa diamati sebagai fenomena gerhana  parsial.

Dari sejumlah provinsi yang akan dilalui jalur gerhana tersebut, titik Greatest Eclipse, yaitu ketika sumbu bayangan Bulan berada paling dekat dengan pusat Bumi jatuh di wilayah Kabupaten Siak, Pulau pedang, pada lokasi (1,0089° LU; 102,2465° BT, di sekitar Pulau Pedang dan Kabupaten Siak), dengan durasi fase cincin selama 3 menit 39 detik.

Pada lokasi tersebut, maka Gerhana Matahari Cincin akan terjadi mulai pukul 10.22 WIB, berpuncak pada 12.17 WIB, dan berakhir pada 14.13 WIB,****



Berita Lainnya :
  • Pekerjaan Jalan SP Lago- Mengkapan Tanpa Pengawasan
  • Logo MOI di Catut
  • PDIP : Jika Tidak Aman Kami Dirugikan
  • Presiden Jokowi Terima Gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara
  • Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam Itu Kontroversial
  • RDP Bersama KPU Sepakati Kotak Suara Kardus
  • Jokowi: Mari Jaga Ketenangan
  • Jokowi Ingin Orang Riau Jadi Komisaris
  • Jokowi: Tradisi Adat Melayu Megah
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan