Tangerang (Bidikonline.com) - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menghadiri Hari Koperasi Nasional ke 71 di BSD tangerang Banten, Peringa...[read more] "> Tangerang (Bidikonline.com) - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menghadiri Hari Koperasi Nasional ke 71 di BSD tangerang Banten, Peringa" />
Rabu, 21 November 2018
Follow Us:
Kamis, 15 November 2018 - 21:02 WIB
Ketum Demokrat Bicara Lewat Twiter
Kamis, 15 November 2018 - 19:55 WIB
Pj Kades Orahua Aronasokhi Ndruru di Laporkan
Selasa, 13 November 2018 - 21:01 WIB
PKK Sangat Berperan Aktif
21:01 WIB - Pengurus MOI Riau Dilantik | 21:01 WIB - Empat PAW Anggota DPRD Pekanbaru, Resmi Dilantik | 21:01 WIB - Polisi Terjunkan Penyelam | 21:01 WIB - Ronaldo-Georgina Bertunangan | 21:01 WIB - Ketum Demokrat Bicara Lewat Twiter | 21:01 WIB - Sekda Bustami Serahkan Penghargaan
/ Pekanbaru / Gubri Hadiri Peringatan Hari Koperasi Nasional ke 71 /
Dibuka Presiden,
Gubri Hadiri Peringatan Hari Koperasi Nasional ke 71
Sabtu, 14 Juli 2018 - 10:57:49 WIB
Tangerang (Bidikonline.com) - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menghadiri Hari Koperasi Nasional ke 71 di BSD tangerang Banten, Peringatan Hari Koperasi Nasional selalu diperingati setiap tanggal 12 Juni tersebut dibuka lansung oleh Presiden RI Joko Widodo, Kamis (12/7/2018).

Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta koperasi-koperasi nasional belajar dari yang terbaik-terbaik di dunia sehingga kelak ada koperasi dari Indonesia yang masuk ke-100 besar koperasi global atau 300 besar koperasi global.

"Saya tadi sudah sampaikan, Kospin Jasa sudah melantai di bursa. Saya tahu koperasi Sidogiri juga omsetnya/perputaran uangnya sudah lebih dari Rp16 triliun. Seperti ini yang harus diikuti oleh koperasi-koperasi yang lain," kata Presiden.

Presiden menunjuk contoh Koperasi Fonterra dari Selandia Baru, yang bergerak di bidang susu dan produk susu yang dimiliki bersama oleh 10.500 petani, menghasilkan omset 17,2 miliar dollar Selandia Baru atau sekitar Rp165 triliun rupiah per tahun.

"Coba datangi saja Fonterra. Memulainya dari seperti apa, kemudian berkembang menjadi Rp165 triliun per tahun itu kuncinya di mana. Belajar di sana seminggu, 2 minggu, 3 minggu," tutur Presiden Jokowi.

Ia menyampaikan, bahwa orang kita ini pintar kalau disuruh meng-copy/menjiplak/meniru. Tapi menurutnya tidak apa-apa, modifikasi menjadi lebih dari Fonterra. "Tiru, modifikasi sedikit, melompat kita," ujar Presiden.

Dengan omset Rp165 triliun per tahun, lanjut Presiden, Fonterra telah menjadi perusahaan terbesar di Selandia baru baru.

"Kita ingin di Indonesia juga sama, ada perusahaan Indonesia yang terbesar, dan itu adalah koperasi. Pak Menteri dan Pak Ketua Dekopin, ajak bareng-bareng ke sana, tapi jangan banyak belanjanya. Ke sana untuk betul-betul belajar, bagaimana mereka me-manage koperasinya sehingga menjadi perusahaan terbesar di Selandia Baru," tutur Kepala Negara.(humas)


Berita Lainnya :
  • Pengurus MOI Riau Dilantik
  • Empat PAW Anggota DPRD Pekanbaru, Resmi Dilantik
  • Polisi Terjunkan Penyelam
  • Ronaldo-Georgina Bertunangan
  • Ketum Demokrat Bicara Lewat Twiter
  • Sekda Bustami Serahkan Penghargaan
  • Pj Kades Orahua Aronasokhi Ndruru di Laporkan
  • PKK Sangat Berperan Aktif
  • Syamsuar Kejutkan Puskesmas Sei Apit
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan