PEKANBARU (Bidikonline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau optimis bisa menyelesaikan proses kontrak kegiatan Dana Alokasi Khusus (DA...[read more] "> PEKANBARU (Bidikonline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau optimis bisa menyelesaikan proses kontrak kegiatan Dana Alokasi Khusus (DA" />
Selasa, 17 Juli 2018
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan | 18:57 WIB - Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan | 18:57 WIB - Wagubri Terpilih Hadiri Silaturahmi Masyarakat Banjar Riau | 18:57 WIB - Gubri Harus Libatkan Gubernur Terpilih Bahas RAPBD Riau 2019 | 18:57 WIB - Bupati Inhil Hadiri Penanaman Pohon di Ekowisata Pantai Solop | 18:57 WIB - Bupati Inhil Minta Diskominfo Aktif Himpun Informasi
/ Pekanbaru / Pemprov Riau Tuntaskan Syarat Pencairan DAK Fisik /
Pemprov Riau Tuntaskan Syarat Pencairan DAK Fisik
Rabu, 11 Juli 2018 - 10:24:26 WIB
PEKANBARU (Bidikonline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau optimis bisa menyelesaikan proses kontrak kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik melalui APBN sebelum 21 Juli 2018.

"Itu batas kita selesai berkontrak paling lambat 21 Juli untuk proyek yang dianggarkan di DAK," kata Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Riau, Indra kepada wartawan, Selasa (10/7/2018).

Dia mengatakan, dari hasil koordinasi pihaknya dengan 10 OPD penerima DAK fisik, memang ada beberapa kegiatan yang masih berproses di ULP. Namun proses tersebut dipastikan akan tuntas akhir pekan ini.

"Jumat sudah selesai prosesnya, selanjutnya kita akan menggunakan proses lelang cepat. Jadi limit waktu 21 Juli itu Insya Allah bisa terkejar. Karena itu merupakan syarat mendapatkan dana transfer tahap pertama sebesar 25 persen dari total DAK fisik sebesar Rp189 miliar," terangnya.

Lebih lanjut diterangkan Indra, jika limit waktu belum kontrak maka kegiatan DAK itu otomatis menjadi beban APBD. Karenanya, pihaknya optimis syaratnya akan selesai sebelum tanggal dimaksud.

"Kita tidak mau kejadian tahun lalu terjadi lagi. Dimana tahun 2017 ada satu kegiatan DAK yang akhirnya menjadi beban APBD ketika OPD tidak bisa menyelesaikan kewajibannya," bebernya.

Satu kegiatan dimaksud Indra berada di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Padahal saat itu mereka sudah berkontrak, namun realisasinya tidak sesuai dengan pusat.

"Karena tak sesuai, sehingga transfer dana DAK tahap kedua tidak bisa dilakukan dan akhirnya menjadi beban APBD kita," pungkasnya.

Berikut 10 OPD Pemprov Riau penerima DAK fisik tahun anggaran 2018: Pendidikan, Kesehatan, RSUD Petala Bumi, RSJ Tampan, RSUD Arifin Achmad, Dinas PUPR, Dinas LHK, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, dan Dinas ESDM.(humas)


Berita Lainnya :
  • Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan
  • Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan
  • Wagubri Terpilih Hadiri Silaturahmi Masyarakat Banjar Riau
  • Gubri Harus Libatkan Gubernur Terpilih Bahas RAPBD Riau 2019
  • Bupati Inhil Hadiri Penanaman Pohon di Ekowisata Pantai Solop
  • Bupati Inhil Minta Diskominfo Aktif Himpun Informasi
  • Pemkab Kampar Bakal Miliki Gudang Beku Terintegritas
  • Meriahnya Pesta Rakyat Dukung Bersama di Pekanbaru
  • Bupati Mursini: Masyarakat Kuansing Sukseskan Pacu Jalur 2018
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan