Kuantan Singingi (Bidikonline.com) - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menargetkan seluruh desa melaksanakan kegiatan Penyed...[read more] "> Kuantan Singingi (Bidikonline.com) - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menargetkan seluruh desa melaksanakan kegiatan Penyed" />
Jum'at, 18 Januari 2019
Follow Us:
Selasa, 25 Desember 2018 - 04:06 WIB
Ibadah Natal Aman
Selasa, 25 Desember 2018 - 03:30 WIB
Kapolri dan Panglima TNI Kunjungi GRII
Senin, 24 Desember 2018 - 23:42 WIB
Kapolri: Ibadah Natal di Indonesia Aman
23:42 WIB - Bupati Siak H.Syamsuar, Terima Penghargaan Piala Adipura Dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla | 23:42 WIB - Syamsuar : Peran Penyuluh Agama Upaya Menjaga Keutuhan NKRI | 23:42 WIB - Ratusan Guru Gelar Aksi Gerakan Seribu Rupiah | 23:42 WIB - Rumah Pompa SPAM Ambruk | 23:42 WIB - Hari Pertama Kerja di 2019, Plt Bupati Kampar Pimpin Rapat Evaluasi | 23:42 WIB - Pelalawan Berikan Penghargaan kepada RAPP
/ Kuantan Singingi / Pemkab Kuansing Dorong "Pamsimas" /
Pemkab Kuansing Dorong "Pamsimas"
Minggu, 08 Juli 2018 - 09:15:00 WIB
Kuantan Singingi (Bidikonline.com) - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menargetkan seluruh desa melaksanakan kegiatan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) 2020.

"Ini sudah sesuai program prioritas Nasional semua desa yang ada di Kuansing diharapkan memiliki Pansimas," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kuansing, Burhanuddin pada wartawan, Kamis.

Program ini hasil kerjasama dengan Kepala Desa, BPD serta masyarakat desa. Dan sekarang dari 218 jumlah Desa di Kuansing masih ada sekitar 52 desa lagi yang belum memiliki Pansimas, ujarnya.

Acara Soskap atau penjaringan yang langsung dibuka oleh Bupati Kuansing kemarin diharapkan sisa desa yang belum memiliki Pansimas segera memiliki Pansimas.

"Program ini harus tuntas pada 2019 nanti," sebutnya.

Menurutnya, tahun 2020-2030 sudah menjadi desa mandiri terutama dibidang penyediaan air minum. Program Pansimas yang dananya 70 persen berasal dari APBN dan 20 persen kontribusi masyarakat dengan rincian 4 persen iuran masyarakat untuk pasca pelaksanaan dan untuk operasional, 16 persen dalam bentuk gotong royong tentu masing-masing bisa merasa memiliki.
"10 persen lagi yang dalam bentuk program atau kegiatan sharing kegiatan air minum dan sanitasi didanai melalui APBDes," terangnya.

Pansimas dikelola masyarakat dengan membentuk suatu lembaga tersendiri bernama Badan Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum Masyarakat (BP - SPAM) yang dana operasional bersumber dari iuran.

Dari jumlah 165 Desa yang sudah memiliki Pansimas dan sebagian ada yang tidak berfungsi, dengan rincian 25 desa dengan kategori berfungsi sebagian, 5 desa itu tidak berfungsi. Tidak berfungsinya Pansimas tersebut dipengaruhi beberapa faktor pertama kualitas air yang kurang bagus, kemudian diperlukan penambahan unit pengelolaan sendiri dan anggarannya sudah kita usul ke pusat.


Berita Lainnya :
  • Bupati Siak H.Syamsuar, Terima Penghargaan Piala Adipura Dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla
  • Syamsuar : Peran Penyuluh Agama Upaya Menjaga Keutuhan NKRI
  • Ratusan Guru Gelar Aksi Gerakan Seribu Rupiah
  • Rumah Pompa SPAM Ambruk
  • Hari Pertama Kerja di 2019, Plt Bupati Kampar Pimpin Rapat Evaluasi
  • Pelalawan Berikan Penghargaan kepada RAPP
  • Wabup Inhil Hadiri Pringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
  • Tinjau Infrastruktur, Bupati Inhil Dampingi Gubernur Riau Terpilih
  • Bupati HM.Wardan Hadiri Sertijab Kepala BPKP Prov Riau
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan