BAGANSIAPIAPI (Bidikonline.com) - Membengkaknya jumlah tenaga honor membuat pemerintah Kabupaten Rokan Hilir harus membuat kebijakan tegas....[read more] "> BAGANSIAPIAPI (Bidikonline.com) - Membengkaknya jumlah tenaga honor membuat pemerintah Kabupaten Rokan Hilir harus membuat kebijakan tegas." />
Selasa, 17 Juli 2018
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan | 18:57 WIB - Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan | 18:57 WIB - Wagubri Terpilih Hadiri Silaturahmi Masyarakat Banjar Riau | 18:57 WIB - Gubri Harus Libatkan Gubernur Terpilih Bahas RAPBD Riau 2019 | 18:57 WIB - Bupati Inhil Hadiri Penanaman Pohon di Ekowisata Pantai Solop | 18:57 WIB - Bupati Inhil Minta Diskominfo Aktif Himpun Informasi
/ Rokan Hilir / Pemkab Rohil Harus Bayar Gaji Honor Rp 165M Setahun /
Yang Meninggalpun Masih Menerima Gaji,
Pemkab Rohil Harus Bayar Gaji Honor Rp 165M Setahun
Minggu, 08 Juli 2018 - 09:08:18 WIB
BAGANSIAPIAPI (Bidikonline.com) - Membengkaknya jumlah tenaga honor membuat pemerintah Kabupaten Rokan Hilir harus membuat kebijakan tegas. Bahkan, data honorer yang tercatat sebanyak 13.450 orang itu, tersisip orang yang sudah meninggal namun masih saja menerima gaji.

"Kemarin waktu saya pimpin rapat, ada tenaga honor dan ASN yang sudah meninggal namun masih saja meneken amprah gaji," kata Suyatno dalam acara Halal bi Halal masyarakat Rokan Hilir di Pekanbaru, Jumat (6/7/2018).

Yang sangat membingungkan dirinya lagi, bagaimana cara tenaga honor tersebut bisa bangkit dalam kubur untuk meneken amprah dan kembali lagi ke kuburannya.

"Ini memang terjadi. Kalau sudah meninggal ya sudahlah janganlah dalam amprah ada tekennya pula," kata Suyatno.

Menurutnya, pemerintah sudah menanggung beban sebesar Rp 165 Miliar setahun hanya untuk membayar gaji tenaga honor. Artinya, dengan anggaran sebesar itu, tiap tahun pemerintah minus menganggarankan dana proyek ke dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat  (PUPR).

"Tidak pernah dalam sejarah sejak Rohil ini berdiri anggaran didinas PUPR hanya sebesar Rp 50 Miliar, sebelumnya paling sedikit 500 Miliar," sebutnya.

Bukan hanya menyangkut tenaga honor, Suyatno menyebutkan, beban keuangan pemerintah semakin berat akibat merosotnya besaran APBD dari Rp 2,2 Triliun menjadi Rp 1,6 Triliun. Termasuk transfer pusat ke Rohil pada triwulan ke 4 hingga kini juga belum terealisasi.(grc)


Berita Lainnya :
  • Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan
  • Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan
  • Wagubri Terpilih Hadiri Silaturahmi Masyarakat Banjar Riau
  • Gubri Harus Libatkan Gubernur Terpilih Bahas RAPBD Riau 2019
  • Bupati Inhil Hadiri Penanaman Pohon di Ekowisata Pantai Solop
  • Bupati Inhil Minta Diskominfo Aktif Himpun Informasi
  • Pemkab Kampar Bakal Miliki Gudang Beku Terintegritas
  • Meriahnya Pesta Rakyat Dukung Bersama di Pekanbaru
  • Bupati Mursini: Masyarakat Kuansing Sukseskan Pacu Jalur 2018
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan