JAKARTA (Bidikonline.com) - Ketua Umum Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia, Philip J Vermonte menilai hasil Pilkada serentak 2018 di ...[read more] "> JAKARTA (Bidikonline.com) - Ketua Umum Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia, Philip J Vermonte menilai hasil Pilkada serentak 2018 di " />
Selasa, 17 Juli 2018
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan | 18:57 WIB - Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan | 18:57 WIB - Wagubri Terpilih Hadiri Silaturahmi Masyarakat Banjar Riau | 18:57 WIB - Gubri Harus Libatkan Gubernur Terpilih Bahas RAPBD Riau 2019 | 18:57 WIB - Bupati Inhil Hadiri Penanaman Pohon di Ekowisata Pantai Solop | 18:57 WIB - Bupati Inhil Minta Diskominfo Aktif Himpun Informasi
/ Nasional / Hasil Pilkada Serentak 2018 Kemenangan Elektoral Jokowi /
Hasil Pilkada Serentak 2018 Kemenangan Elektoral Jokowi
Minggu, 01 Juli 2018 - 10:46:34 WIB
JAKARTA (Bidikonline.com) - Ketua Umum Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia, Philip J Vermonte menilai hasil Pilkada serentak 2018 di 171 daerah memiliki kecenderungan menguntungkan elektoral Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Memang ada kecenderungan Pak Joko Widodo diuntungkan posisinya dari hasil pilkada ini," ujar Philip dalam diskusi Populi Center dan Smart Fm bertema 'membaca hasil pilkada' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6/2018).

Sementara, Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu menjelaskan, bahwa dalam hasil hitung cepat Pilkada serentak 2018 secara umum bisa memperlihatkan kemenangan elektoral bagi calon presiden petahana Jokowi.

"Ada kemenangan elektoral, dalam tanda kutip ke Jokowi. Secara umum, landscape elektoral ini memenangkan Jokowi," papar dia.

Yohan mencontohkan, kemenangan elektoral Jokowi itu seperti pertarungan gubernur di Jawa Timur. Di mana, pasangan calonnya yaitu Khofifah Indar dan lawannya yakni Saifullah Yusuf diprediksi nantinya kedua suara itu akan mengarah ke Jokowi di 2019.

"Di survei kita 60 persen pemilih Gus Ipul dan Khofifah nantinya akan memilih Jokowi," ungkap Yohan.

Tak hanya disitu saja, Yohan menilai suara Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diprediksi 60 persen akan turut mengarah ke Jokowi. Tetapi tidak begitu dengan suara yang ada di Jawa Barat.

"Yang berbesa itu di Jawa Barat berbeda. Pemilih Ridwan Kamil dan Dedi Mizwar terbelah, hanya yang terlihat mencolok hanya pemilih TB Hasanudin," ucap Yohan.

Diketahui, dalam hasil hitung cepat (quick count) pilkada serentak 2018, partai koalisi pendukung Jokowi mendominasi perolehan kemenangan di berbagai daerah yang menggelar ajang pemilihan kepala daerah itu.


Berita Lainnya :
  • Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan
  • Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan
  • Wagubri Terpilih Hadiri Silaturahmi Masyarakat Banjar Riau
  • Gubri Harus Libatkan Gubernur Terpilih Bahas RAPBD Riau 2019
  • Bupati Inhil Hadiri Penanaman Pohon di Ekowisata Pantai Solop
  • Bupati Inhil Minta Diskominfo Aktif Himpun Informasi
  • Pemkab Kampar Bakal Miliki Gudang Beku Terintegritas
  • Meriahnya Pesta Rakyat Dukung Bersama di Pekanbaru
  • Bupati Mursini: Masyarakat Kuansing Sukseskan Pacu Jalur 2018
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan