TEMBILAHAN (Bidikonline.com) - Dalam waktu tidak terlalu jauh longsor dua kali menghantam Jalan Grilya, Parit 6 Tembilahan, yaitu pada Ming...[read more] "> TEMBILAHAN (Bidikonline.com) - Dalam waktu tidak terlalu jauh longsor dua kali menghantam Jalan Grilya, Parit 6 Tembilahan, yaitu pada Ming" />
Selasa, 17 Juli 2018
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan | 18:57 WIB - Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan | 18:57 WIB - Wagubri Terpilih Hadiri Silaturahmi Masyarakat Banjar Riau | 18:57 WIB - Gubri Harus Libatkan Gubernur Terpilih Bahas RAPBD Riau 2019 | 18:57 WIB - Bupati Inhil Hadiri Penanaman Pohon di Ekowisata Pantai Solop | 18:57 WIB - Bupati Inhil Minta Diskominfo Aktif Himpun Informasi
/ Indragiri Hilir / DPRD Inhil: Pemkab Ambil Langkah Anitisipasi /
Jalan Parit 6 Terancam Putus karena Longsor,
DPRD Inhil: Pemkab Ambil Langkah Anitisipasi
Selasa, 19 Juni 2018 - 13:02:59 WIB
TEMBILAHAN (Bidikonline.com) - Dalam waktu tidak terlalu jauh longsor dua kali menghantam Jalan Grilya, Parit 6 Tembilahan, yaitu pada Minggu, (3/6/2018) dan Minggu (17/6/2018). Akibatnya 5 rumah ambruk dan jatuh ke laut.

Tidak hanya rumah yang terkena dampak abrasi pinggiran sungai itu, tapi, Jalan Nasional yang menghubungkan Tembilahan dengan daerah lainnya pun terancam ikut amblas.

Apalagi, jalan yang dibangun dengan dana miliaran tersebut baru saja selesai pembangunannya.

Menanggapi hal itu, Komisi III DPRD Inhil pun meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk mengambil langkah antisipasi agar longsor tidak meluas.

"Komisi III menyatakan rasa keprihatinan terhadap bencana longsor yang terjadi dan kita meminta kepada pemerintah melalui dinas terkait untuk segera mengambil langkah antisipasi agar longsor tidak meluas, ujar Ketua Komisi III," Iwan Taruna saat dikonfirmasi GoRiau.com, Senin (18/6/2018).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menyatakan, bahwa Komisi III akan mengundang Dinas PUPR untuk melaksanakan RDP mengenai penanganan longsor tersebut.

"Sesegera mungkin harus diambil langkah untuk menangani ini, karena jika longsor ini dibiarkan maka ini akan membahayakan warga sekitar dan penguna jalan dan tidak menutup kemungkinan akan memutuskan akses jalan nasional tersebut," lanjut pria yang akrab disapa IT itu.

Tidak hanya itu, dikarenakan lokasi longsor ini sudah hampir menggerus jalan nasional, Komisi III juga meminta kepada Pemkab agar segera berkoordinasi ke Pemerintah Pusat melalui Kementrian PUPR untuk menangani hal tersebut.

"Kita juga meminta kepada masyarakat sekitar agar waspada karna lokasi tersebut rawan terjadi longsor," tukas IT.(adv)


Berita Lainnya :
  • Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan
  • Riau Buka Formasi di Bidang Guru dan Tenaga Kesehatan
  • Wagubri Terpilih Hadiri Silaturahmi Masyarakat Banjar Riau
  • Gubri Harus Libatkan Gubernur Terpilih Bahas RAPBD Riau 2019
  • Bupati Inhil Hadiri Penanaman Pohon di Ekowisata Pantai Solop
  • Bupati Inhil Minta Diskominfo Aktif Himpun Informasi
  • Pemkab Kampar Bakal Miliki Gudang Beku Terintegritas
  • Meriahnya Pesta Rakyat Dukung Bersama di Pekanbaru
  • Bupati Mursini: Masyarakat Kuansing Sukseskan Pacu Jalur 2018
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan