SIAK (Bidikonline.com) - Lentam lentum bunyi suara meriam di tengah malam buta, bertanda dimulainya Festival Meriam Bambu II Kabupaten Siak...[read more] "> SIAK (Bidikonline.com) - Lentam lentum bunyi suara meriam di tengah malam buta, bertanda dimulainya Festival Meriam Bambu II Kabupaten Siak" />
Selasa, 23 Oktober 2018
Follow Us:
Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:02 WIB
Kepala Daerah Abaikan Panggilan Bawaslu
Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:40 WIB
KPK Telusuri Keterlibatan Pihak Lain
Rabu, 17 Oktober 2018 - 19:21 WIB
Alfedri Serahkan Dana Kemitraan
19:21 WIB - Pemprov Riau Terima Penghargaan BKN Award | 19:21 WIB - Gubernur Riau Pimpin Rakor Harteknas Tahun 2018 | 19:21 WIB - Gubernur Riau Kukuhkan Kontingen SOIna Riau 2018 | 19:21 WIB - Gubri Arsyadjuliandi Rachman Temui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko | 19:21 WIB - Gubri Ardyadjuliandi Rahman Paparkan Kemajuan Riau | 19:21 WIB - Pemprov Riau Gelar Food Festival 2018
/ Siak / Festival Meriam Bambu II Ramai Diikuti Peserta /
Lestarikan Tradisi Kerajaan Siak,
Festival Meriam Bambu II Ramai Diikuti Peserta
Kamis, 14 Juni 2018 - 12:30:29 WIB
SIAK (Bidikonline.com) - Lentam lentum bunyi suara meriam di tengah malam buta, bertanda dimulainya Festival Meriam Bambu II Kabupaten Siak tahun 2018. Setelah tahun lalu pelaksanaanya sukses, tahun ini dilihat dari jumlah pesertanya juga terlihat sukses.

Tradisi bunyi meriam sudah ada sejak zaman kerajaan Siak dulu, bunyi meriam semasa itu sebagai pemberi tanda berita baik dan berita duka seperti berita kematian dan berita kelahiran seorang putra Sultan.

Hal tersebut di atas di katakan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekraf Kabupaten Siak H. Fauzi Asni saat di temui di lokasi berlangsungnya acara Selasa, (12/06/2018).

Fauzi menambahkan, Festival meriam buluh ini kita adakan untuk mewarisi teradisi masa lalu kepada generasi sekarang, yang menurutnya sudah lama hilang.

"Kita buat kegiatan ini, teradisi bunyi meriam buluh ini sudah ada sejak masa kerajaan, namun seiring perkembangan zaman tradisi ini hilang, makanya kita wariskan tradisi ini kepada generasi sekarang," terang Fauzi.

Menurutnya, sebagai daerah tujuan wisata kabupaten Siak harus memiliki event sebagai pendukung objek wisata yang sudah ada. Sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang ber wisata ke kabupaten Siak.

Hal senada juga di katakan oleh warga Siak Said Muzani Asal muasal meriam di masyarakat Siak adalah tradisi kerajaan dahulu sebagai pemberi tanda, apabila ada berita dari Sultan baik berita duka maupun gembira seperti berita kematian dan berita kelahiran seorang putra Sultan.

"Begitu juga di bulan Ramadhan sebagai pertanda Ramadhan sudah masuk mengabarkan ke seluruh pelosok negeri maka dibunyikan meriam karena pada masa dahulu tidak ada alat komunikasi," ungkap Muzani.

Ungkap Muzani lagi, begitu juga menandakan datangnya 1 syawal sudah dekat, pada zaman dulu di tandai dengan menyalakan lampu colok di depan rumah masyarakat dan dibunyikan meriam. Para remaja tanggung membuat meriam dari bambu untuk dibunyikan saat bulan syaban menjelang Ramadhan dan malam 7 likur 27 Ramadhan menjelang masuk Syawal.

"Seperti saat ini memasuku malam 7 likur atau 27 Ramadhan lampu colok dan bunyi meriam di mainkan oleh anak bukang tangung, juga menandakan 1 Syawal akan datang," pungkas Muzani.

Acara yang berlangsung di Tepian Bandar Sungai Jantan, depan Istana Siak berlangsung cukup meriah terlihat ratusan masyarakat kota Siak yang turut menyaksikan acara tersebut. Dari 46 orang peserta yang bertanding setelah panitia mengumumkan pemenang, berhak memperoleh juara 1, 2, 3 warga berasal dari kampung paluh sedangkan juara 4 di peroleh warga Benteng Hulu.(humas/azw)


Berita Lainnya :
  • Pemprov Riau Terima Penghargaan BKN Award
  • Gubernur Riau Pimpin Rakor Harteknas Tahun 2018
  • Gubernur Riau Kukuhkan Kontingen SOIna Riau 2018
  • Gubri Arsyadjuliandi Rachman Temui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko
  • Gubri Ardyadjuliandi Rahman Paparkan Kemajuan Riau
  • Pemprov Riau Gelar Food Festival 2018
  • Gubernur Riau Berikan Penghargaan Satya Lancana Karya Satya Kepada 300 ASN
  • Gubernur Riau Resmikan Destinasi Digital Teluk Jering
  • Gubri Arsyadjuliandi Rahman Minta BPD Majukan Desa
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan