PEKANBARU (Bidikonline.com) - Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se Provinsi Riau menandatangani Deklarasi Melawan Radikalisme dan Tero...[read more] "> PEKANBARU (Bidikonline.com) - Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se Provinsi Riau menandatangani Deklarasi Melawan Radikalisme dan Tero" />
Minggu, 24 Juni 2018
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Andi-Suyatno Sudah Tampung Aspirasi Masyarakat | 18:57 WIB - Firdaus Akan Kedepankan RTRW | 18:57 WIB - Sekda Inhil: Kehadiran Pjs Bupati Mewarnai Pembangunan | 18:57 WIB - Ucapan Syamsuar Bikin Nusuk Semua Pihak Terkait | 18:57 WIB - Bupati Harris : Hasil Sidak di Laporkan Ke BKN | 18:57 WIB - Bupati Bengkalis Bentuk Tim Desk Pilkada
/ Pekanbaru / Pimpinan PTS se Riau Deklarasikan Lawan Radikalisme /
Pimpinan PTS se Riau Deklarasikan Lawan Radikalisme
Minggu, 10 Juni 2018 - 09:43:55 WIB
PEKANBARU (Bidikonline.com) - Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se Provinsi Riau menandatangani Deklarasi Melawan Radikalisme dan Terorisme.

Kegiatan yang berlangsung Jumat sore (8/6) jelang berbuka itu berlangsung di Kampus Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, dan difasilitasi oleh APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) Wilayah X-B Riau.

Turut hadir dalam deklarasi dan penandatangan 'Melawan Radikalisme dan Terorisme' Rektor Universitas Islam Riau Prof. Dr. H. Syafrinaldi, S.H., M.C.L, Rektor Universitas Lancang Kuning Dr. Hj. Hasnati, S.H., M.H, Irman Effendi dari AMIK MITRAGAMA, Susandiri, MKom (STMIK AMIK Riau), dr. H. Zainal Abidin (STIKES Hangtuah).

Hadir pula Dr. Hendriko, Hulaimi (STIH Persada Bunda), Dr. Arlisman Adnan, M.Sc (Universitas Abdurrab), Ikhsan Syarkawi, MKom (Direktur AMIK Tri Dharma), Beni Sukri SH., M.H (STIH Persada Bunda), Ir, Hj, Elfi Indrawanis, MM (Rektor UNIKS), Tomy Fitrio, SE., MM (STIE Indragiri), Agus Salim (STIKES Awal Bros, Julianto (AMP), Dr. Adolf Bastian, MPd, Ahmad Hanafi, Raja Indra Irawan, dan lain-lain.

Sebelum deklarasi ditanda-tangani, Ketua APTISI dr. H. Zainal Abidin, MPH terlebih dahulu membacakan naskah deklarasi di hadapan Kapolda Riau Irjen Pol Drs. Nandang, Danrem 031/WB Brigjen TNI Soni Aprilianto, Kepala Badan Intelijen Daerah Rakhman Haryadi, Presiden dan Gubernur BEM masing-masing perguruan tinggi.

Hadir juga Kepala Balitbang Provinsi Riau, Dra. Hj. Arbaini bersama Kesbangpol. Dalam deklarasi itu, Pimpinan PTS se Riau secara tegas menyatakan melawan segala bentuk tindakan radikalisme dan terorisme.

Usai penanda-tanganan Kapolda Nandang mengajak seluruh komponen bangsa bersama-sama mewujudkan kemanan di Provinsi Riau. Ia menyebutkan, paham radilisme telah dimulai saat anak-anak berada di bangku sekolah lanjutan atas, dan berlanjut hingga ke perguruan tinggi. Tugas universitas, kata Nandang, adalah bagaimana supaya paham tersebut tidak berkembang.

"Harus selalu ada komunikasi harmonis dan terarah antara mahasiswa dengan dosen. Termasuk memperhatikan perilaku mahasiswa," ujar Kapolda.

Penganut paham radikalisme, menurut Nandang, cenderung bersifat tertutup. Dan, sifat itu jauh dari jatidiri seorang mahasiswa. Dosen diharapkan tidak hanya dapat mengajar di bangku kuliah melainkan selalu memberi perhatian kepada mahasiswa baik ketika berada di kampus maupun di luar kampus.

"Terorisme merupakan ancaman bagi kita semua dan siapapun bisa terpengaruh olehnya," tambah Nandang.

Rektor UIR mengaku senang dapat menjadi bagian dari gerakan melawan radikalisme dan terorisme. Sesungguhnya, ucap Rektor, ajaran Islam tidak pernah mengajarkan umatnya untuk melakukan tindakan radikal dan teror.

Kampus harus dijadikan sebagai tempat syurganya ilmu pengetahuan dan teknologi serta berperadaban bagi civitas akademika.

"Kami mendukung langkah-langkah dan upaya kepolisian dalam membongkar dan menangkap terduga terorisme. Kita sampaikan apresiasi dan rasa salut yang luar biasa kepada kepolisian atas kinerja membongkar dan menagkap pelaku terduga terorisme," tegas Syafrinaldi usai deklarasi kepada wartawan.

Rektor Unilak Dr.Hasnati dalam sambutannya mengatakan bahwa semoga dengan deklarasi ini dapat mencegah radikalisme dan terorisme agar tidak merebak dan masuk ke dunia pendidikan.

"Ke depan kita sama-sama menciptakan mahasiswa yang merupakan bibit generasi emas untuk membela negara," ujarnya.(cc)


Berita Lainnya :
  • Andi-Suyatno Sudah Tampung Aspirasi Masyarakat
  • Firdaus Akan Kedepankan RTRW
  • Sekda Inhil: Kehadiran Pjs Bupati Mewarnai Pembangunan
  • Ucapan Syamsuar Bikin Nusuk Semua Pihak Terkait
  • Bupati Harris : Hasil Sidak di Laporkan Ke BKN
  • Bupati Bengkalis Bentuk Tim Desk Pilkada
  • Aksi Demo Hari Pertama Kerja Pemkab Rohul
  • Bengkalis Wakili Riau Program IVA Tes Kanker Serviks
  • DPRD Pelalawan Gelar Rapat Paripurna
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan