Jakarta (Bidikonline.com) - Tiga terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri bersama dengan Polda Riau di kampus Uni...[read more] "> Jakarta (Bidikonline.com) - Tiga terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri bersama dengan Polda Riau di kampus Uni" />
Senin, 22 Oktober 2018
Follow Us:
Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:02 WIB
Kepala Daerah Abaikan Panggilan Bawaslu
Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:40 WIB
KPK Telusuri Keterlibatan Pihak Lain
Rabu, 17 Oktober 2018 - 19:21 WIB
Alfedri Serahkan Dana Kemitraan
19:21 WIB - Bupati Inhil Benarkan Informasi Proyek Preservasi | 19:21 WIB - Pemprov Dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Pengguna BBM | 19:21 WIB - Firdaus Jadi Kandidat | 19:21 WIB - Kepala Daerah Abaikan Panggilan Bawaslu | 19:21 WIB - Ahmad Dhani Melawan Status Tersangka | 19:21 WIB - Fuadi : Siap Bermitra Dengan MOI
/ Nasional / DPR dan DPRD Menjadi Target Bom Teroris Riau /
DPR dan DPRD Menjadi Target Bom Teroris Riau
Minggu, 03 Juni 2018 - 14:37:33 WIB
Jakarta (Bidikonline.com) - Tiga terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri bersama dengan Polda Riau di kampus Universitas Riau menargetkan peledakan di Gedung DPR RI dan DPRD Provinsi Riau.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan akan diledakkan di DPRD dan DPR RI," kata Kapolda Riau Irjen Pol Nandang dalam keterangan pers di Pekanbaru, Sabtu (2/6) malam seperti dikutip dari Antara.

Tiga terduga teroris masing-masing berinisial Z, D, dan K ditangkap tim gabungan di Gedung Gelanggang Mahasiswa, FISIP, Universitas Riau, pada sore harinya.

Nandang menyatakan tiga terduga tersebut merupakan alumni dari kampus tersebut.

"Tersangka berinisial D alumni jurusan Administrasi negara, K alumni tahun 2004 jurusan Ilmu Komunikasi, dan Z alumni tahun 2005 jurusan Pariwisata Fakultas ilmu sosial dan Ilmu politik Universitas Riau," tutur Nandang.

Dari tangan ketiganya, polisi menyita empat unit bom rakitan yang menurut Nandang memiliki daya ledak tinggi. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah serbuk-serbuk bahan pembuat bom dari gelanggang mahasiswa FISIP Unri yang sejatinya merupakan sekretariat bersama kelembagaan mahasiswa tersebut.

Nandang menjelaskan ketiga terduga teroris itu sengaja menggunakan kampus untuk menutupi jejak mereka, terutama dalam merakit bom.

"Kebetulan barang bukti ini dirakit di Sekretariat Kelembagaan Gelanggang Mahasiwa. Mereka numpang tidur di mes Mapala Sakai selama sebulan (selama perakitan bom)," ujarnya.

Penyelidikan Dua Pekan

Nandang mengatakan jajarannya mulai mendeteksi keberadaan terduga teroris sejak dua pekan terakhir sebelum melakukan penggerebekan.

"Dua minggu sudah (mulai) dilidik (penyelidikan)," kata Nandang .

Awalnya, kata dia, Polda Riau bersama dengan Densus 88 setelah mendapat cukup bukti bermaksud melakukan penggerebekan tersebut pada hari Jumat (1/6). Namun, penggerebekan itu urung dilakukan atas dasar beberapa pertimbangan.

"Baru bisa dilakukan hari Sabtu," ujarnya.

Sebelum melakukan penggerebekan, polisi terlebih dahulu telah mengumpulkan data terkait dengan siapa, bagaimana, dan bentuk aktivitas mencurigakan di perguruan tinggi negeri terbesar di Riau tersebut.

"Setelah memperoleh data awal akurat, tentang siapa, bagaimana, akan lakukan apa, sudah diketahui sedari awal, baru digerebek," katanya.

Densus 88 Antiteror bersama Gegana Polda Riau, Sabtu siang, menggerebek Gedung Gelanggang Mahasiswa, yang berlokasi di kampus Universitas Riau. Penggerebekan melibatkan personel Brimob bersenjata lengkap dan Gegana serta Inafis.

Berkaitan penggerebekan di kampus tersebut polisi menggunakan senjata, menurut dia, yang digerebek bukan pencuri ayam, melainkan pelaku kejahatan 'extraordinary' dan meresahkan.

Ia mengatakan bahwa polisi hingga saat ini masih terus memintai keterangan para terduga teroris tersebut, termasuk mendalami afiliasi jaringan mereka.(cci)


Berita Lainnya :
  • Bupati Inhil Benarkan Informasi Proyek Preservasi
  • Pemprov Dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Pengguna BBM
  • Firdaus Jadi Kandidat
  • Kepala Daerah Abaikan Panggilan Bawaslu
  • Ahmad Dhani Melawan Status Tersangka
  • Fuadi : Siap Bermitra Dengan MOI
  • DPRD Pelalawan Gelar Rapat Paripurna Istimewa
  • Gubri Tinjau Pembangunan Dua Fly Over di Simpang Ska dan Pasar Pagi
  • KPK Telusuri Keterlibatan Pihak Lain
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan