PEKANBARU (Bidikonline.com) - Setelah memberikan penghargaan kepada dua personel Polda Riau yakni Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes P...[read more] "> PEKANBARU (Bidikonline.com) - Setelah memberikan penghargaan kepada dua personel Polda Riau yakni Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes P" />
Senin, 22 Oktober 2018
Follow Us:
Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:02 WIB
Kepala Daerah Abaikan Panggilan Bawaslu
Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:40 WIB
KPK Telusuri Keterlibatan Pihak Lain
Rabu, 17 Oktober 2018 - 19:21 WIB
Alfedri Serahkan Dana Kemitraan
19:21 WIB - Bupati Inhil Benarkan Informasi Proyek Preservasi | 19:21 WIB - Pemprov Dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Pengguna BBM | 19:21 WIB - Firdaus Jadi Kandidat | 19:21 WIB - Kepala Daerah Abaikan Panggilan Bawaslu | 19:21 WIB - Ahmad Dhani Melawan Status Tersangka | 19:21 WIB - Fuadi : Siap Bermitra Dengan MOI
/ Pekanbaru / Tangkap 8 Teroris, Kinerja Polda Riau Dipuji Kapolri /
Tangkap 8 Teroris, Kinerja Polda Riau Dipuji Kapolri
Kamis, 17 Mei 2018 - 13:44:18 WIB
PEKANBARU (Bidikonline.com) - Setelah memberikan penghargaan kepada dua personel Polda Riau yakni Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Rudi Syarifudin dan Brigadir JB Penjaitan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian didampingi Polda Riau Kapolda Riau, Inspektur Jenderal Nandang mengatakan, pihaknya telah menangkap 8 orang yang terlibat dalam jaringan teroris yang melakukan penyerangan di Mapolda Riau, Kamis (17/05/18) kemarin.

"Kita yakni tim gabungan dari Mabes Polri, Polda dan Polres telah menangkap sekitar 8 orang yang kita yakini masih satu jaringan dengan diduga teroris yang menyerang Makopolda Riau kemarin," katanya.

Lanjutnya, delapan orang ini dijelaskannya di tangkap di salah satu daerah di wilayah Riau. Dimana sebelumnya dihari insiden terjadi tim sudah melakukan penangkapan 7 orang terduga teroris di wilayah Dumai.

Meski begitu, Kapolri masih belum bersedia untuk membeberkan jaringan terduga teroris tersebut. "Tapi saya berani menunjuk hidung bahwa jaringan masih ada kaitannya dengan jaringan Jamaah Anshar Daulah (JAD)," terangnya.

Dikatakannya, jaringan JAD ini sudah 3-4 tahun diselidiki perkembanganya oleh pihak kepolisian. Jelasnya, ini bukan jaringan lokal namun sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Sejak 2 tahun lalu kita juga sudah persiapkan draf UUD yang juga sudah di bahas di DPR. Namun, sembari menunggu keputusan kita juga melakukan perbaikan lapas. Karena insiden yang terjadi di Mako Brimob terjadi karena ketersediaan lapas dan managemen yang belum memadai," bebernya.

Ketersediaan lapas ini diharapkan maksimal, sebab tersangka teroris ini memiliki pemahaman yang berbeda. Dimana akan lebih berbahaya jika dicampurkan dengan narapidana lain.(rtc)


Berita Lainnya :
  • Bupati Inhil Benarkan Informasi Proyek Preservasi
  • Pemprov Dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Pengguna BBM
  • Firdaus Jadi Kandidat
  • Kepala Daerah Abaikan Panggilan Bawaslu
  • Ahmad Dhani Melawan Status Tersangka
  • Fuadi : Siap Bermitra Dengan MOI
  • DPRD Pelalawan Gelar Rapat Paripurna Istimewa
  • Gubri Tinjau Pembangunan Dua Fly Over di Simpang Ska dan Pasar Pagi
  • KPK Telusuri Keterlibatan Pihak Lain
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan