PEKANBARU (Bidikonline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau salah satu pemegang saham Riau Airlines (RAL) siap memfasilitasi manajemen...[read more] "> PEKANBARU (Bidikonline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau salah satu pemegang saham Riau Airlines (RAL) siap memfasilitasi manajemen" />
Selasa, 18 Desember 2018
Follow Us:
Minggu, 16 Desember 2018 - 07:05 WIB
Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam Itu Kontroversial
Minggu, 16 Desember 2018 - 06:53 WIB
RDP Bersama KPU Sepakati Kotak Suara Kardus
Minggu, 16 Desember 2018 - 06:32 WIB
Jokowi: Tradisi Adat Melayu Megah
06:32 WIB - Logo MOI di Catut | 06:32 WIB - PDIP : Jika Tidak Aman Kami Dirugikan | 06:32 WIB - Presiden Jokowi Terima Gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara | 06:32 WIB - Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam Itu Kontroversial | 06:32 WIB - RDP Bersama KPU Sepakati Kotak Suara Kardus | 06:32 WIB - Jokowi: Mari Jaga Ketenangan
/ Pekanbaru / Pemprov Riau: Siap Fasilitasi Manajemen RAL /
Pemprov Riau: Siap Fasilitasi Manajemen RAL
Selasa, 20 Maret 2018 - 12:51:05 WIB
PEKANBARU (Bidikonline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau salah satu pemegang saham Riau Airlines (RAL) siap memfasilitasi manajemen RAL kalau ingin menerbangkan kembali maskapai tersebut.

Hal ini diutarakan Asisten II Setdaprov Riau, Masperi menanggapi pernyataan Direktur Komersil PT RAL, Revan Menzano yang ingin mengoperasi kembali RAL.

"Kalau mereka ingin mengembangkan RAL dengan pedoman masih ada modal awal, seperti izin terbang dan sebagainya silahkan manajemen melakukan susun kembali rencana bisnisnya," kata Masperi.

Menurutnya, Pemprov Riau selaku pemegang saham siap memfasilitasi keinginan manajemen RAL.Tentu manajemen RAL harus merancang bisnisnya.

"Kan mereka punya modal awal (izin operasional) yang bisa ditawarkan pihak swasta lainnya," ujarnya.

Namun sebelum itu dilakukan, sebut Masperi, terlebih manajemen RAL harus berembuk untuk melakukan Rencana Umum Pemegang Saham (RUPS), dan menata kembali manajemen perusahaannya.

"Misalnya siapa direktur utama, siapa derektur operasional dan direktur SDMnya. Kemudian rembukan lagi siapa komisaris utama dan komisaris lainnya. Itu yang kita harapkan kalau RAL mau dikembangkan," harapnya.

Tapi kalau tidak ingin mengembangkan RAL, lanjut Masperi, tentu harus ada keputusan melakukan audit dengan tujuan tertentu atau investigasi.

"Itu yang sekarang sedang kita lakukan bersama BPK. Kalau sudah audit tertentu ini butuh investigasi segmen ke segmen agar tau alurnya. Dan sekarang audit tertentu itu sedang berpose di BPKP, karena ini tidak mudah dan membutuhkan dokumen awal dan akhir," cakapnya.

Lebih jauh diceritakan Masperi, selama ini Pemprov Riau setiap tahunnya selalu menyurati manajemen RAL untuk melakukan RUPS.

"Memang surat kita ada dibalas, dan ada sekali bertemu dengan petinggi RAL. Namun saat itu mereka minta pembiayaan lagi ke Pemprov Riau untuk operasional RAL. Tapi itu tidak mungkin, karena kita tidak ada mengalokasikan anggaran untuk itu," tegasnya.(cc)


Berita Lainnya :
  • Logo MOI di Catut
  • PDIP : Jika Tidak Aman Kami Dirugikan
  • Presiden Jokowi Terima Gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara
  • Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam Itu Kontroversial
  • RDP Bersama KPU Sepakati Kotak Suara Kardus
  • Jokowi: Mari Jaga Ketenangan
  • Jokowi Ingin Orang Riau Jadi Komisaris
  • Jokowi: Tradisi Adat Melayu Megah
  • PDIP: Tidak Ada Kader Kami yang Lakukan
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan