Pekanbaru (Bidikonline.com) - Pentingnya teknologi terutama dalam hal internet saat ini terasa lebih utama dibutuhkan dari pada sumber daya...[read more] "> Pekanbaru (Bidikonline.com) - Pentingnya teknologi terutama dalam hal internet saat ini terasa lebih utama dibutuhkan dari pada sumber daya" />
Selasa, 11 Desember 2018
Follow Us:
Selasa, 11 Desember 2018 - 14:45 WIB
Ahok Segera Bebas
Selasa, 11 Desember 2018 - 14:40 WIB
Ma'ruf Amin Tak Boleh Jalan
Selasa, 11 Desember 2018 - 14:34 WIB
Pernikahan Putri Orang Terkaya Asia Digelar Besok
14:34 WIB - La Nyalla Mattalitti Ungkap Kebohongan Prabowo | 14:34 WIB - Sandiaga 'Diminta' Pulang | 14:34 WIB - Ahok Segera Bebas | 14:34 WIB - Ma'ruf Amin Tak Boleh Jalan | 14:34 WIB - Pernikahan Putri Orang Terkaya Asia Digelar Besok | 14:34 WIB - Draf Disertasi Dilempar Penguji
/ Pekanbaru / Sri Mulyani : Pemasukan SDM Dikalahkan Oleh Paket Data /
Sri Mulyani : Pemasukan SDM Dikalahkan Oleh Paket Data
Selasa, 13 Maret 2018 - 18:12:40 WIB
Pekanbaru (Bidikonline.com) - Pentingnya teknologi terutama dalam hal internet saat ini terasa lebih utama dibutuhkan dari pada sumber daya. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani pada Senin, 12 Maret 2018.

Sri Mulyani mengatakan, "Data is new mind, dan ini adalah tambang baru, dulu yang menjadi kaya adalah yang menguasai tambang emas batubara, minyak, maka pada era digital ini yang disebut sebagai tambang adalah tambang data."
 
"Perhatian akan data sudah menjadi perhatian bagi kita, bukan hanya kewajiban dari perusahaan, tapi juga dari pemerintah. Dan mengenai perlindungan atau privasi adalah tugas kita," kata Sri Mulyani.
 
"Salah satunya kewajiban adalah perhatian yang lebih terkait data dengan negara, seperti data transaksi keuangan, data keuangan negara, hingga pertumbuhan ekonomi," ungkapnya.
 
"Sekarang yang tren adalah big data, dan kemudian orang bicara mengenai bagaimana privasi atau perlindungan terhadap data dari orang-orang, itu menjadi sangat penting," ujar Menkeu.
 
Kendati demikian, Menkeu menegaskan, persoalan yang dihadapi saat ini adalah melindungi atau memproteksi data-data penting dari kejahatan cyber yang marak terjadi seiring dengan perkembangan teknologi.
 
"Di dunia ini, debat mengenai masalah bagaimana proteksi terhadap keamanan dan bagaimana menjaga dari kejahatan di dalam penggunaan data itu sudah menjadi suatu pembicaraan setiap hari," ungkapnya.
 
Atas berbagai perkembangan tersebut, Kementerian Keuangan bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam rangka perlindungan informasi dan transaksi elektronik.
 
"Perlindungan terhadap data menjadi sangat penting. Oleh karena itu, kami membuat nota kesepahaman dengan dua institusi yang sangat relevan," pungkasnya.(r24)


Berita Lainnya :
  • La Nyalla Mattalitti Ungkap Kebohongan Prabowo
  • Sandiaga 'Diminta' Pulang
  • Ahok Segera Bebas
  • Ma'ruf Amin Tak Boleh Jalan
  • Pernikahan Putri Orang Terkaya Asia Digelar Besok
  • Draf Disertasi Dilempar Penguji
  • Hotel Furaya Pekanbaru Kecewakan Konsumen
  • Pembangunan Pelabuhan Internasional Dirohil Dilanjutkan
  • Dua Program Membantu Nelayan Rohil
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan