PEKANBARU (Bidikonline.com) - Tim Pemenangan pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur Riau nomor urut 2, Lukman Edy (LE)-Hardian...[read more] "> PEKANBARU (Bidikonline.com) - Tim Pemenangan pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur Riau nomor urut 2, Lukman Edy (LE)-Hardian" />
Jum'at, 21 09 2018
Follow Us:
Minggu, 16 September 2018 - 09:22 WIB
Anggota DPRD Golkar Bisa Dihukum Mati
Sabtu, 15 September 2018 - 09:12 WIB
Ambil Sikap Terhadap Roy Suryo
Sabtu, 15 September 2018 - 08:41 WIB
PDIP: Kini Bola di KPU
08:41 WIB - Etape kedua Tim Australia Kembali Unggul | 08:41 WIB - Hendardji Soepandji Restui Munas IMO | 08:41 WIB - Tim BSK Siak, Raih Jersey Merah Putih | 08:41 WIB - Etape II, Tinggal 59 Pebalap yang Bertanding, 10 Didiskualifikasi | 08:41 WIB - 2 Pembalap Australia Di Sprint Terdepan | 08:41 WIB - Inhil Dapat Jatah 342 Kouta CPNS Guru
/ Politik / 500 Kontrak Politik Ditargetkan /
Pilgub Riau 2018
500 Kontrak Politik Ditargetkan
Senin, 12 Maret 2018 - 14:11:02 WIB
PEKANBARU (Bidikonline.com) - Tim Pemenangan pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur Riau nomor urut 2, Lukman Edy (LE)-Hardianto, menargetkan 500 kontrak politik diteken hingga akhir bulan Maret ini.

"Target kita hingga bulan Maret ini paling sedikit 500 kontrak politik sudah disebar dan diteken ke desa-desa se-Riau," tegas Wakil Ketua Tim Pemenangan LE-Hardianto, Abdul Wahid, Ahad (11/3/2018).

Dijelaskan Abdul Wahid, kontrak politik yang berisi komitmen bantuan dana Rp1 miliar per desa per tahun merupakan upaya konkrit dari LE-Hardianto dalam helat Pilgubri 2018 ini. Dan kenapa pola kontrak politik yang dipakai, Wahid menjawab bahwa kontrak politik adalah janji politik yang paling jelas.

"Kita tidak mau datang ke desa-desa cuma jual cakap, jual janji kosong. Tapi kita mau membangun komitmen yang jelas bersama warga. Kontrak politik yang kita buat ini ada konsekuensi hukum dan moral, yakni warga dapat menuntut LE-Hardianto jika tidak menepati janji memenuhi anggaran Rp1 miliar per desa per tahun," ujar Ketua DPW PKB Riau ini.

Dijelaskan Wahid, untuk menyebarkan kontrak politik ini, tim juga mendelegasikan kepada anggota DPRD Riau dan anggota DPRD kabupaten/kota dari koalisi PKB-Gerindra untuk menyebarkan kontrak politik ke desa-desa.

"Jadi kontrak politik Rp1 miliar per desa itu tidak hanya diteken saat LE dan Hardianto turun saat kampanye, tapi juga kita minta kepada kader kita menyebarkan kontrak politik ini," kata anggota DPRD Riau dari dapil Inhil ini.(cc)


Berita Lainnya :
  • Etape kedua Tim Australia Kembali Unggul
  • Hendardji Soepandji Restui Munas IMO
  • Tim BSK Siak, Raih Jersey Merah Putih
  • Etape II, Tinggal 59 Pebalap yang Bertanding, 10 Didiskualifikasi
  • 2 Pembalap Australia Di Sprint Terdepan
  • Inhil Dapat Jatah 342 Kouta CPNS Guru
  • 13 Tim yang Berlaga di Tour de Siak 2018
  • Gubri dan Bupati Siak Kompak Pukul Kompang Bersama
  • Diskominfo Inhil Tegaskan Sudah Akomodir Rekan Media
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan