SELATPANJANG (Bidikonline.com) - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim mengaku besaran APBD Meranti tahun 2018 yang hanya sebesar Rp1...[read more] "> SELATPANJANG (Bidikonline.com) - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim mengaku besaran APBD Meranti tahun 2018 yang hanya sebesar Rp1" />
Jum'at, 22 Maret 2019
Follow Us:
20:22 WIB - Diduga Tanpa Izin Aktivitas Batching Plant Menganggu Proses Mengajar Dan Belajar | 20:22 WIB - Jelang Pemilu 2019, Polres Nias Selatan gelar Operasi Mantap Brata Toba 2018 | 20:22 WIB - Cegah Karhutla, Kodim 0314 Inhil Bersama Masyarakat Gelar Doa Bersama Minta Hujan | 20:22 WIB - Pejuang Subuh Tembilahan Silaturahmi ke Kediaman Bupati HM Wardan | 20:22 WIB - Bupati Imbau Lapor SPT Melalui e-filing | 20:22 WIB - Wagubri Edy Nasution Kumpulkan Kasatpol PP Kabupaten dan Kota di Riau
/ Meranti / Wakil Bupati: APBD Meranti Tak Cukup Pembangunan /
Wakil Bupati: APBD Meranti Tak Cukup Pembangunan
Kamis, 01 Maret 2018 - 21:13:34 WIB
SELATPANJANG (Bidikonline.com) - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim mengaku besaran APBD Meranti tahun 2018 yang hanya sebesar Rp1,1 triliun tak akan cukup membiayai pembangunan di Meranti.

Apalagi kondisi geografis Meranti berbeda dengan daerah-daerah lain di Indonesia.

"Selain kepulauan, daratan Meranti yang berupa tanah gambut menyebabkan biaya pembangunan di Meranti sangat tinggi. Apalagi Meranti merupakan kabupaten baru yang masih membutuhkan pembangunan di segala bidang," ujar Said Hasyim, Rabu (28/2/2018).

Menurut Said Hasyim, masih minimnya pembangunan di Meranti menyebabkan angka kemiskinan di Meranti masih tinggi.

Bahkan, angka kemiskinan di Meranti merupakan yang tertinggi di Riau.

"Meskipun menurun dari tahun lalu, namun angkanya masih tertinggi di Riau," ujarnya.

Pembangunan yang saat ini sangat dibutuhkan oleh Meranti kata Said Hasyim adalah pembangunan jalan poros dan jembatan.

Menurut Said Hasyim, masih banyak pelosok desa di Meranti yang masih terisolir lantaran tidak ada akses jalan yang layak untuk dilalui.

"Di pulau Rangsang, Pulau Padang dan Pulau Merbau masih banyak jalan tanah gambut. Tidak bisa dilewati pakai kendaraan, warga terpaksa pakai jalur laut yang ongkosnya mahal," ujarnya.(tpc)


Berita Lainnya :
  • Diduga Tanpa Izin Aktivitas Batching Plant Menganggu Proses Mengajar Dan Belajar
  • Jelang Pemilu 2019, Polres Nias Selatan gelar Operasi Mantap Brata Toba 2018
  • Cegah Karhutla, Kodim 0314 Inhil Bersama Masyarakat Gelar Doa Bersama Minta Hujan
  • Pejuang Subuh Tembilahan Silaturahmi ke Kediaman Bupati HM Wardan
  • Bupati Imbau Lapor SPT Melalui e-filing
  • Wagubri Edy Nasution Kumpulkan Kasatpol PP Kabupaten dan Kota di Riau
  • Camat Tampan Mantapkan Program PMB-RW
  • Dispusip Gelar Workshop Storytelling Bersama Kak Agus
  • Pemko Pekanbaru Minta Diskes Gesa Akreditasi RSD Madani
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan