SELATPANJANG (Bidikonline.com) - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim mengaku besaran APBD Meranti tahun 2018 yang hanya sebesar Rp1...[read more] "> SELATPANJANG (Bidikonline.com) - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim mengaku besaran APBD Meranti tahun 2018 yang hanya sebesar Rp1" />
Minggu, 24 Juni 2018
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Andi-Suyatno Sudah Tampung Aspirasi Masyarakat | 18:57 WIB - Firdaus Akan Kedepankan RTRW | 18:57 WIB - Sekda Inhil: Kehadiran Pjs Bupati Mewarnai Pembangunan | 18:57 WIB - Ucapan Syamsuar Bikin Nusuk Semua Pihak Terkait | 18:57 WIB - Bupati Harris : Hasil Sidak di Laporkan Ke BKN | 18:57 WIB - Bupati Bengkalis Bentuk Tim Desk Pilkada
/ Meranti / Wakil Bupati: APBD Meranti Tak Cukup Pembangunan /
Wakil Bupati: APBD Meranti Tak Cukup Pembangunan
Kamis, 01 Maret 2018 - 21:13:34 WIB
SELATPANJANG (Bidikonline.com) - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim mengaku besaran APBD Meranti tahun 2018 yang hanya sebesar Rp1,1 triliun tak akan cukup membiayai pembangunan di Meranti.

Apalagi kondisi geografis Meranti berbeda dengan daerah-daerah lain di Indonesia.

"Selain kepulauan, daratan Meranti yang berupa tanah gambut menyebabkan biaya pembangunan di Meranti sangat tinggi. Apalagi Meranti merupakan kabupaten baru yang masih membutuhkan pembangunan di segala bidang," ujar Said Hasyim, Rabu (28/2/2018).

Menurut Said Hasyim, masih minimnya pembangunan di Meranti menyebabkan angka kemiskinan di Meranti masih tinggi.

Bahkan, angka kemiskinan di Meranti merupakan yang tertinggi di Riau.

"Meskipun menurun dari tahun lalu, namun angkanya masih tertinggi di Riau," ujarnya.

Pembangunan yang saat ini sangat dibutuhkan oleh Meranti kata Said Hasyim adalah pembangunan jalan poros dan jembatan.

Menurut Said Hasyim, masih banyak pelosok desa di Meranti yang masih terisolir lantaran tidak ada akses jalan yang layak untuk dilalui.

"Di pulau Rangsang, Pulau Padang dan Pulau Merbau masih banyak jalan tanah gambut. Tidak bisa dilewati pakai kendaraan, warga terpaksa pakai jalur laut yang ongkosnya mahal," ujarnya.(tpc)


Berita Lainnya :
  • Andi-Suyatno Sudah Tampung Aspirasi Masyarakat
  • Firdaus Akan Kedepankan RTRW
  • Sekda Inhil: Kehadiran Pjs Bupati Mewarnai Pembangunan
  • Ucapan Syamsuar Bikin Nusuk Semua Pihak Terkait
  • Bupati Harris : Hasil Sidak di Laporkan Ke BKN
  • Bupati Bengkalis Bentuk Tim Desk Pilkada
  • Aksi Demo Hari Pertama Kerja Pemkab Rohul
  • Bengkalis Wakili Riau Program IVA Tes Kanker Serviks
  • DPRD Pelalawan Gelar Rapat Paripurna
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan