Pondok Aren (Bidikonline.com) – Bagi para kader elit PDI Perjuangan di DPC dan anggota legislatif yang tidak bergerak ke bawah menyentu...[read more] "> Pondok Aren (Bidikonline.com) – Bagi para kader elit PDI Perjuangan di DPC dan anggota legislatif yang tidak bergerak ke bawah menyentu" />
Sabtu, 20 Oktober 2018
Follow Us:
Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:02 WIB
Kepala Daerah Abaikan Panggilan Bawaslu
Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:40 WIB
KPK Telusuri Keterlibatan Pihak Lain
Rabu, 17 Oktober 2018 - 19:21 WIB
Alfedri Serahkan Dana Kemitraan
19:21 WIB - Bupati Inhil Benarkan Informasi Proyek Preservasi | 19:21 WIB - Pemprov Dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Pengguna BBM | 19:21 WIB - Firdaus Jadi Kandidat | 19:21 WIB - Kepala Daerah Abaikan Panggilan Bawaslu | 19:21 WIB - Ahmad Dhani Melawan Status Tersangka | 19:21 WIB - Fuadi : Siap Bermitra Dengan MOI
/ Politik / Sekjen PDIP : 3 Bulan Waktu Bertobat /
Pengurus dan Anggota Legislatif
Sekjen PDIP : 3 Bulan Waktu Bertobat
Senin, 12 Februari 2018 - 08:31:46 WIB
Pondok Aren (Bidikonline.com) – Bagi para kader elit PDI Perjuangan di DPC dan anggota legislatif yang tidak bergerak ke bawah menyentuh PAC, Ranting dan anak Ranting, diberi waktu tiga bulan untuk bertobat.

Karena, siapapun elit partai yang melupakan pergerakan dengan PAC, ranting, anak ranting   dan Satgas partai, bahwa dia bukanlah kader PDI Perjuangan.

Demikian diungkapkan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto saat menghadiri malam puncak peringatan HUT ke 45 partai berlambang ‘Moncong Putih’ ini di Lapangan Tanah Merah, Bintaro, Pondok Aren, beberapa waktu lalu.

“Bagi DPC-DPC, anggota dewan yang selama ini melupakan pergerakan kebawah bersama PAC, ranting dan anak ranting, DPP memberikan kesempatan bertobat selama 3 bulan kedepan. Kalau tidak, tidak usah di caleg kan lagi. Itu penting,” tegasnya.

Menurut Hasto, PDI Perjuangan dilahirkan bukan untuk kepentingan orang per orang dan juga bukan tunggangan politik orang per orang yang hanya sekedar mengejar jabatan.

PDI Perjuangan punya tugas negara, yang memiliki pimpinan punya tradisi turun kebawah atau blusukan seperti yang dilakukan Presiden Joko Widodo

Di dalam Dedication Of Life Bung Karno, diingatkan bahwa watak politik yang dibangun PDI Perjuangan adalah watak kerakyatan, watak bergerak kebawah dan menangis tertawa bersama rakyat.

“Hal tersebut merupakan tradisi yang terus dilakukan oleh Ketua Umum Megawati Soekarno Putri dalam membangun PDI Perjuangan hingga saat ini,”tandas Hasto.***)


Berita Lainnya :
  • Bupati Inhil Benarkan Informasi Proyek Preservasi
  • Pemprov Dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Pengguna BBM
  • Firdaus Jadi Kandidat
  • Kepala Daerah Abaikan Panggilan Bawaslu
  • Ahmad Dhani Melawan Status Tersangka
  • Fuadi : Siap Bermitra Dengan MOI
  • DPRD Pelalawan Gelar Rapat Paripurna Istimewa
  • Gubri Tinjau Pembangunan Dua Fly Over di Simpang Ska dan Pasar Pagi
  • KPK Telusuri Keterlibatan Pihak Lain
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan