Bidikonline.com - Hingga saat ini Bos PT. hutahaean, Harangar Wimar (HW) Hutahaean belum ditahan penyidik Ditreskrimsus Polda Riau, dikaren...[read more] "> Bidikonline.com - Hingga saat ini Bos PT. hutahaean, Harangar Wimar (HW) Hutahaean belum ditahan penyidik Ditreskrimsus Polda Riau, dikaren" />
Jum'at, 18 Januari 2019
Follow Us:
Selasa, 25 Desember 2018 - 04:06 WIB
Ibadah Natal Aman
Selasa, 25 Desember 2018 - 03:30 WIB
Kapolri dan Panglima TNI Kunjungi GRII
Senin, 24 Desember 2018 - 23:42 WIB
Kapolri: Ibadah Natal di Indonesia Aman
23:42 WIB - Bupati Siak H.Syamsuar, Terima Penghargaan Piala Adipura Dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla | 23:42 WIB - Syamsuar : Peran Penyuluh Agama Upaya Menjaga Keutuhan NKRI | 23:42 WIB - Ratusan Guru Gelar Aksi Gerakan Seribu Rupiah | 23:42 WIB - Rumah Pompa SPAM Ambruk | 23:42 WIB - Hari Pertama Kerja di 2019, Plt Bupati Kampar Pimpin Rapat Evaluasi | 23:42 WIB - Pelalawan Berikan Penghargaan kepada RAPP
/ Hukum / Bos PT. Hutahaean Tak Kunjung Ditahan /
Kasus Pengelolaan Hutan
Bos PT. Hutahaean Tak Kunjung Ditahan
Sabtu, 03 Februari 2018 - 14:45:10 WIB
Bidikonline.com - Hingga saat ini Bos PT. hutahaean, Harangar Wimar (HW) Hutahaean belum ditahan penyidik Ditreskrimsus Polda Riau, dikarenakan tersangka masih dalam keadaan sakit.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo Mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bidokkes RS.Bhayangkara Polda Riau untuk mengecek surat sakit tersangka.

"Surat keterangan sakit dari kuasa hukum tersangka sudah kita cek bersama dengan Pihak RS.Bhayangkara, saat ini tersangka masih dalam keadaan sakit,"terang Guntur pada Riau24.com, Jumat, 2 Februari 2018 siang.

Dilanjutkan mantan Kapolres Pelalawan ini, oleh karena itu proses tahap II berkas perkara dan tersangka HW Hutahaean pun mesti ditunda penyidik Ditreskrimsus Polda Riau hingga kondisinya membaik.

Diberitakan sebelumnya, PT Hutahaean ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau pada Juli 2017 silam. Dalam kasus ini, perusahaan dituding mengeksploitasi lahan seluas 835 hektare di luar Hak Guna Usaha (HGU).

Namun, setelah dilakukan penyelidikan di lokasi, tim penyidik menemukan adanya indikasi penguasaan lahan tanpa izin pada afdeling delapan seluas 835 hektare.

Dalam hal ini, polisi turut melibatkan empat tim ahli lingkungan untuk melakukan pengkajian dan pengukuran lahan.(r24)


Berita Lainnya :
  • Bupati Siak H.Syamsuar, Terima Penghargaan Piala Adipura Dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla
  • Syamsuar : Peran Penyuluh Agama Upaya Menjaga Keutuhan NKRI
  • Ratusan Guru Gelar Aksi Gerakan Seribu Rupiah
  • Rumah Pompa SPAM Ambruk
  • Hari Pertama Kerja di 2019, Plt Bupati Kampar Pimpin Rapat Evaluasi
  • Pelalawan Berikan Penghargaan kepada RAPP
  • Wabup Inhil Hadiri Pringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
  • Tinjau Infrastruktur, Bupati Inhil Dampingi Gubernur Riau Terpilih
  • Bupati HM.Wardan Hadiri Sertijab Kepala BPKP Prov Riau
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan