BANGKINANG (Bidikonline.com) - Jalan Provinsi Riau di Kecamatan XIII Koto Kampar yang baru dibangun pada 2017 lalu dinilai tidak memiliki p...[read more] "> BANGKINANG (Bidikonline.com) - Jalan Provinsi Riau di Kecamatan XIII Koto Kampar yang baru dibangun pada 2017 lalu dinilai tidak memiliki p" />
Jum'at, 21 09 2018
Follow Us:
Minggu, 16 September 2018 - 09:22 WIB
Anggota DPRD Golkar Bisa Dihukum Mati
Sabtu, 15 September 2018 - 09:12 WIB
Ambil Sikap Terhadap Roy Suryo
Sabtu, 15 September 2018 - 08:41 WIB
PDIP: Kini Bola di KPU
08:41 WIB - Etape kedua Tim Australia Kembali Unggul | 08:41 WIB - Hendardji Soepandji Restui Munas IMO | 08:41 WIB - Tim BSK Siak, Raih Jersey Merah Putih | 08:41 WIB - Etape II, Tinggal 59 Pebalap yang Bertanding, 10 Didiskualifikasi | 08:41 WIB - 2 Pembalap Australia Di Sprint Terdepan | 08:41 WIB - Inhil Dapat Jatah 342 Kouta CPNS Guru
/ Kampar / DPRD: Pembangunan Jalan di XIII Koto Kampar Tidak Memiliki Perencanaan Matang Makanya Rusak /
DPRD: Pembangunan Jalan di XIII Koto Kampar Tidak Memiliki Perencanaan Matang Makanya Rusak
Rabu, 10 Januari 2018 - 14:01:12 WIB
BANGKINANG (Bidikonline.com) - Jalan Provinsi Riau di Kecamatan XIII Koto Kampar yang baru dibangun pada 2017 lalu dinilai tidak memiliki perencanaan yang matang. Pasalnya, jalan penghubung ke Kecamatan Koto Kampar Hulu tersebut sudah terlihat mengalami kerusakan.

"Untuk mengerjakan suatu pekerjaan, itu harus mengikuti membuat perencanaan pekerjaan. Dengan adanya pembangunan jalan di XIII Koto Kampar yang belum sampai satu tahun sudah runtuh, berarti tidak ada perencanaan pekerjaan," ujar anggota DPRD Provinsi Riau, Ilyas HU kepada GoRiau.com, Selasa (9/1/2018) di Kantor Bupati Kampar.

Pria yang bergelar doktor ini selaku anggota DPRD Provinsi Riau dapil Kampar dari partai Nasdem ini, akan mencarikan solusi bagaimana untuk memperbaikinya kerusakan jalan tersebut.

"Kami sebagai anggota DPRD Riau akan mencarikan solusi dan membicarakan dengan Pemrov Riau bagaimana untuk memperbaikinya, tapi tentu memakan waktu," sebutnya.

Ia juga menyayangkan jalan yang baru dibangun sudah mengalami kerusakan. Kedepan ia menegaskan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, agar lebih teliti dalam membangun jalan.

"Ini sebagai suatu pelajaran juga untuk Pemprov Riau dalam membangun jalan itu harus ada jeda waktu, kalau pembangunan jalannya di area perbukitan. Memang saya bukan orang teknik membangun jalan, namun menurut saya salah satu kerusakan jalan di Kampar kebanyakan karena baru ditimbun lansung dikerjakan," ungkap Ilyas.

Selain itu Ilyas HU menjelaskan bahwa untuk APBD 2018 tidak bisa lagi diarahkan ke jalan yang rusak, karena pembahasannya sudah berlalu pada tahun 2017. "Tapi kita akan usahakan mencari solusi lain apakah itu dari dana tanggap darurat atau dari dana Pemprov Riau lainnya," ulasnya.

Sebelumnya beberapa hari yang lalu, dari pantauan Wartawan, terdapat empat titik jalan yang mengalami longsor parah dan beberapa titik rawan longsor yang harus segera mendapatkan tanggapan serius dari pemerintah.(grc)


Berita Lainnya :
  • Etape kedua Tim Australia Kembali Unggul
  • Hendardji Soepandji Restui Munas IMO
  • Tim BSK Siak, Raih Jersey Merah Putih
  • Etape II, Tinggal 59 Pebalap yang Bertanding, 10 Didiskualifikasi
  • 2 Pembalap Australia Di Sprint Terdepan
  • Inhil Dapat Jatah 342 Kouta CPNS Guru
  • 13 Tim yang Berlaga di Tour de Siak 2018
  • Gubri dan Bupati Siak Kompak Pukul Kompang Bersama
  • Diskominfo Inhil Tegaskan Sudah Akomodir Rekan Media
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan