TELUKKUANTAN (Bidikonline.com) - Personel Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kuantan Tengah mengamankan seorang pemuda, warga Keca­matan Ku...[read more] "> TELUKKUANTAN (Bidikonline.com) - Personel Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kuantan Tengah mengamankan seorang pemuda, warga Keca­matan Ku" />
Rabu, 19 Desember 2018
Follow Us:
Minggu, 16 Desember 2018 - 08:18 WIB
PDIP : Jika Tidak Aman Kami Dirugikan
Minggu, 16 Desember 2018 - 07:05 WIB
Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam Itu Kontroversial
Minggu, 16 Desember 2018 - 06:53 WIB
RDP Bersama KPU Sepakati Kotak Suara Kardus
06:53 WIB - Pekerjaan Jalan SP Lago- Mengkapan Tanpa Pengawasan | 06:53 WIB - Logo MOI di Catut | 06:53 WIB - PDIP : Jika Tidak Aman Kami Dirugikan | 06:53 WIB - Presiden Jokowi Terima Gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara | 06:53 WIB - Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam Itu Kontroversial | 06:53 WIB - RDP Bersama KPU Sepakati Kotak Suara Kardus
/ Kuantan Singingi / Bajingan... Murid SD Dicabuli dalam Mobil /
Bajingan... Murid SD Dicabuli dalam Mobil
Kamis, 04 Januari 2018 - 15:27:53 WIB
TELUKKUANTAN (Bidikonline.com) - Personel Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kuantan Tengah mengamankan seorang pemuda, warga Keca­matan Kuantan Tengah, berinisial Sr (24). Sr diamankan karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap Bunga (9) murid salah satu Sekolah Dasar (SD) di Telukkuantan, Selasa (2/1).

Awalnya, pelaku menjanjikan korban pergi jajan sambil jalan-jalan mengelilingi Kota Te­lukkuantan dengan menggunakan mobil pada Sabtu, (30/12). Sesampainya di tempat yang dianggap aman, pelaku memberhentikan mobilnya dan mencabuli korban.

Tidak terima anaknya dilecehkan, orangtua korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Ku­antan Tengah. Setelah menerima laporan tersebut, Selasa siang, personel Reskrim Polsek Kuantan Tengah mengamankan pelaku.

Kapolres Kuansing, AKBP Fibri Karpiananto SH SIK melalui Kapolsek Kuantan Tengah, Kom­pol H Jasmadi SH, Rabu (3/1), membenarkan kejadian tersebut. Menurut Jasmadi, pelaku sudah diamankan dan saat ini sedang dimintai keterangan.

"Sebenarnya pelaku dan keluarga korban sudah seperti satu keluarga. Makanya keluarga korban tidak curiga ketika anaknya diajak pergi jalan. Atas kejadian ini, pelaku dijerat dengan pasal 82 ayat 1 jo pasal 76 E UU RI No 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun  maksimal 15 tahun," ujar Jasmadi.(rpc)



Berita Lainnya :
  • Pekerjaan Jalan SP Lago- Mengkapan Tanpa Pengawasan
  • Logo MOI di Catut
  • PDIP : Jika Tidak Aman Kami Dirugikan
  • Presiden Jokowi Terima Gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara
  • Pernyataan Poligami Bukan Ajaran Islam Itu Kontroversial
  • RDP Bersama KPU Sepakati Kotak Suara Kardus
  • Jokowi: Mari Jaga Ketenangan
  • Jokowi Ingin Orang Riau Jadi Komisaris
  • Jokowi: Tradisi Adat Melayu Megah
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan