Bidikonline.com - Seorang wanita buruh migran Indonesia (BMI) asal Kapten Kesihin, Tulungagung, Jawa Timur dilaporkan oleh majikannya ke Ke...[read more] "> Bidikonline.com - Seorang wanita buruh migran Indonesia (BMI) asal Kapten Kesihin, Tulungagung, Jawa Timur dilaporkan oleh majikannya ke Ke" />
Jum'at, 21 09 2018
Follow Us:
Minggu, 16 September 2018 - 09:22 WIB
Anggota DPRD Golkar Bisa Dihukum Mati
Sabtu, 15 September 2018 - 09:12 WIB
Ambil Sikap Terhadap Roy Suryo
Sabtu, 15 September 2018 - 08:41 WIB
PDIP: Kini Bola di KPU
08:41 WIB - Etape kedua Tim Australia Kembali Unggul | 08:41 WIB - Hendardji Soepandji Restui Munas IMO | 08:41 WIB - Tim BSK Siak, Raih Jersey Merah Putih | 08:41 WIB - Etape II, Tinggal 59 Pebalap yang Bertanding, 10 Didiskualifikasi | 08:41 WIB - 2 Pembalap Australia Di Sprint Terdepan | 08:41 WIB - Inhil Dapat Jatah 342 Kouta CPNS Guru
/ Entertainment / TKW Ini Dibuat Ngetop Majikannya /
Pernah Ajak Begituan Hingga Sentuh Bagian Intim Anaknya,
TKW Ini Dibuat Ngetop Majikannya
Rabu, 03 Januari 2018 - 11:22:34 WIB
Bidikonline.com - Seorang wanita buruh migran Indonesia (BMI) asal Kapten Kesihin, Tulungagung, Jawa Timur dilaporkan oleh majikannya ke Kementerian Tenaga Kerja Singapura(Singapore Ministry of Manpower, MoM).

Pria tersebut tampaknya sudah sangat jengkel dengan kelakuan tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja di rumahnya itu.

Ia pun membagikan cerita dengan menyebutkan sederet perilaku tidak menyenangkan dari TKW itu ke Facebook, Kamis (28/12/2017).

Dalam unggahan tersebut, dirinya juga menyertakan foto-foto TKW yang identitas lengkapnya disembunyikan itu.

Pada foto-foto tersebut, ia menuliskan sikap-sikap TKW yang telah merusak kepercayaannya itu.

Beberapa di antaranya adalah mengenakan kaus miliknya dan tanktop serta gaun panjang istrinya tanpa izin.

Wanita 24 tahun itu juga berpose dengan gitar milik istri sang majikan tanpa izin.

Bahkan, karena kelancangan TKW tersebut, sang majikan berani mengatakan tidak akan pernah mencium istrinya lagi.

Pada satu foto ia menuliskan, "Menggunakan lipstick MAC milik istriku. Aku tidak akan pernah mencium istriku lagi jika dia menggunakan lipstick itu!"

Padahal, dalam tulisan yang ia bagikan ke Facebook, pria berkacamata itu mengaku telah memberikan berbagai fasilitas untuk sang TKW.

"Kami telah menyediakan untuknya kamar ber-AC, tempat tidur, meja rias, lemari pakaian, makanan yang tak terbatas, pakaian, kebersihan, dan kami juga mengizinkannya berkomunikasi dengan siapapun melalui kartu isi ulang yang kami beli.

Dia juga mendapat akses wi-fi gratis, iPad untuk membuka Youtube dan Netflix, selama jam istirahatnya (yang tidak ditentukan, kami memberinya kebebasan untuk beristirahat saat dia mau).

Kami juga mengizinkannya menggunakan ponsel kapanpun asal tidak mengganggu pekerjaan," tulisnya melalui akun Dzar Ismail.

"Kami telah menyediakan untuknya kamar ber-AC, tempat tidur, meja rias, lemari pakaian, makanan yang tak terbatas, pakaian, kebersihan, dan kami juga mengizinkannya berkomunikasi dengan siapapun melalui kartu isi ulang yang kami beli.

Dia juga mendapat akses wi-fi gratis, iPad untuk membuka Youtube dan Netflix, selama jam istirahatnya (yang tidak ditentukan, kami memberinya kebebasan untuk beristirahat saat dia mau).

Kami juga mengizinkannya menggunakan ponsel kapanpun asal tidak mengganggu pekerjaan," tulisnya melalui akun Dzar Ismail.

Namun, ketika menemukan akun Instagram TKW tersebut, Dzar malah menemukan berbagai foto yang membuatnya meradang.

Beberapa pelanggaran bersifat serius itu termasuk:

-Mengajak berhubungan badan.
-Minum-minum di kamarku.
-Memotret putriku saat mandi.
-Diduga melecehkan putriku.
-Mencari konten pornografi di ponselnya.
-Memperlihatkan alamat rumah kami ke umum.
-Mengajarkan putriku untuk membuka kaki dan menyentuh bagian-bagian intim di tubuhnya.
-Berkali-kali memberikan putriku makanan kedaluwarsa. Kami baru saja mengetahuinya sepulang kerja ketika putri kami muntah habis-habisan.
-Pergi keluar rumah saat kami tidur.
-Mengantar putriku ke sekolah satu jam lebih awal dan setelah itu pergi ke Clarke Quay dan Lucky Plaza untuk bertemu teman-temannya, sehingga terlambat 2 jam untuk menjemput putriku.

Dzar Ismail mengaku sudah melaporkan TKW yang telah bekerja padanya selama 1 tahun 3 bulan itu ke MoM.

"Saat ini kami juga sedang memeriksakan kejiwaan putri kami," ungkap Dzar Ismail.(tpc)


Berita Lainnya :
  • Etape kedua Tim Australia Kembali Unggul
  • Hendardji Soepandji Restui Munas IMO
  • Tim BSK Siak, Raih Jersey Merah Putih
  • Etape II, Tinggal 59 Pebalap yang Bertanding, 10 Didiskualifikasi
  • 2 Pembalap Australia Di Sprint Terdepan
  • Inhil Dapat Jatah 342 Kouta CPNS Guru
  • 13 Tim yang Berlaga di Tour de Siak 2018
  • Gubri dan Bupati Siak Kompak Pukul Kompang Bersama
  • Diskominfo Inhil Tegaskan Sudah Akomodir Rekan Media
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan