Sabtu, 16 Desember 2017
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Andi Rachman: Airlangga Mampu Perkokoh Kejayaan Golkar | 18:57 WIB - Zulaikhah Pimpin Rapat Persiapan Hari Ibu | 18:57 WIB - Mayat Dalam.Sumur Ditemukan Warga Hendak Wudhu di Duri | 18:57 WIB - Gatot Nurmantyo Berada di Negara Ini Setelah Lepas dari Panglima TNI | 18:57 WIB - Sebanyak 84 Orang, Hari Ini Ikut Uji Kompetensi Wartawan PWI Riau | 18:57 WIB - Pemkab Kampar Keluarkan Bonus untuk Para Atlet Porprov IX Senilai Rp1,72 Miliar
/ Nasional / Presiden Jokowi Ingin Tata Kelola APBN Disederhanakan /
Presiden Jokowi Ingin Tata Kelola APBN Disederhanakan
Kamis, 07 Desember 2017 - 14:48:35 WIB
BOGOR (Bidikonline.com) - Presiden Joko Widodo, Rabu (6/12/2017), menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2018, kepada 86 kementerian dan lembaga (K/L) yang nilai seluruhnya mencapai Rp847,4 triliun, serta DIPA transfer daerah dan dana desa tahun 2018 sebesar Rp766,2 triliun. DIPA tersebut merupakan bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2018 yang berjumlah Rp2.220,7 triliun.

Jumlah yang sangat besar tersebut harus dikelola dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, Kepala Negara mengingatkan kepada para jajarannya dan kepala daerah di seluruh Tanah Air untuk memperbaiki kualitasnya agar tidak mengulangi kesalahan-kesalahan sebelumnya.

"Harus kita jaga bersama-sama baik dari sisi perencanaan, penganggaran, maupun nantinya di dalam implementasi pelaksanaannya," ujar Presiden saat memberikan sambutan usai penyerahan DIPA 2018, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Selain itu, Presiden juga meminta para jajarannya untuk segera membenahi sistem tata kelola dan administrasi APBN agar lebih efektif dan efisien. Mengingat selama ini masih banyak sistem di Indonesia yang menghabiskan waktu, tenaga, dan pikiran tanpa hasil yang maksimal.

"Saya minta pada seluruh menteri, lembaga, pemerintah daerah, untuk terus melakukan penyederhanaan dalam pelaksanaan APBN sehingga orientasinya adalah hasil, bukan orientasinya prosedur," ungkap Presiden.(drc)


Berita Lainnya :
  • Andi Rachman: Airlangga Mampu Perkokoh Kejayaan Golkar
  • Zulaikhah Pimpin Rapat Persiapan Hari Ibu
  • Mayat Dalam.Sumur Ditemukan Warga Hendak Wudhu di Duri
  • Gatot Nurmantyo Berada di Negara Ini Setelah Lepas dari Panglima TNI
  • Sebanyak 84 Orang, Hari Ini Ikut Uji Kompetensi Wartawan PWI Riau
  • Pemkab Kampar Keluarkan Bonus untuk Para Atlet Porprov IX Senilai Rp1,72 Miliar
  • Cagub Riau jangan remehkan kekuatan Pelaku Usaha Sawit
  • Gubri Yakin Sagu Bisa Dijadikan Alternatif Pangan
  • RAPP Ajukan Permohonan Pembatalan SK 5322 ke PTUN
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan