(Bidikonline.com) - Rencana Safari Dakwah Ustadz Abdul Somad di Bali pada 8 - 10 Desember mendatang mendapat penolakan keras dari Dr Arya W...[read more] "> (Bidikonline.com) - Rencana Safari Dakwah Ustadz Abdul Somad di Bali pada 8 - 10 Desember mendatang mendapat penolakan keras dari Dr Arya W" />
Sabtu, 16 Desember 2017
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Andi Rachman: Airlangga Mampu Perkokoh Kejayaan Golkar | 18:57 WIB - Zulaikhah Pimpin Rapat Persiapan Hari Ibu | 18:57 WIB - Mayat Dalam.Sumur Ditemukan Warga Hendak Wudhu di Duri | 18:57 WIB - Gatot Nurmantyo Berada di Negara Ini Setelah Lepas dari Panglima TNI | 18:57 WIB - Sebanyak 84 Orang, Hari Ini Ikut Uji Kompetensi Wartawan PWI Riau | 18:57 WIB - Pemkab Kampar Keluarkan Bonus untuk Para Atlet Porprov IX Senilai Rp1,72 Miliar
/ Politik / Anggota DPR Ini Tolak Safari Dakwah Ustadz Abdul Somad di Bali /
KOCAK..... Alasannya Bikin Ngakak
Anggota DPR Ini Tolak Safari Dakwah Ustadz Abdul Somad di Bali
Senin, 04 Desember 2017 - 10:51:31 WIB
(Bidikonline.com) - Rencana Safari Dakwah Ustadz Abdul Somad di Bali pada 8 - 10 Desember mendatang mendapat penolakan keras dari Dr Arya Wedakarna. Anggota DPD RI asal Bali itu beralasan, Bali menolak oknum dengan agenda anti Pancasila.

“Siapapun boleh datang ke Bali, Pulau Seribu Pura, bahkan Raja Arab Saudi saja tidak masalah datang ke Bali untuk berlibur asal tanpa agenda politik terselubung. Tapi tentu Bali menolak jika ada oknum siapapun yang datang ke Pulau Dewata dengan agenda anti Pancasila. Ngiring kawal NKRI dan Tolak Agenda Khilafah tersosialisasi di Bali,” kata Wedakarna melalui fan page Facebook @dr.aryawedakarna, Jumat (1/12/2017).

Wedakarna menyebut, penolakan itu merupakan aspirasi masyarakat Bali yang sudah viral di medsos beberapa hari sebelumnya.

Ia menyertakan screenshoot postingan Instagram @creme_de_violette yang berjudul “Jangan biarkan mereka meracuni Bali ? Waspadalah wahai saudara2ku di Bali, jangan sampai Bali menjadi Majapahit kedua.”

Wedakarna juga menyampaikan terima kasih kepada LSM dan Kelompok Hindu Bali yang sudah bersuara terkait penolakan Ustadz Abdul Somad. “Dan saatnya bersatu amankan Bali,” tandasnya.

Ia juga meminta Polri memeriksa penyelenggara Safari Dakwah Ustadz Abdul Somad.

“Untuk aparat Polri, mohon diperiksa siapa penyelenggara program ini? Dan apa motif panitia lokal di Bali untuk mengundang atau mau menerima sosok yang tidak disukai oleh umat Hindu sebagai mayoritas? Apa ada skenario adu domba umat? Selain itu dari agenda mereka ada terera ada kegiatan di tempat ibadah di tengah kompleks TNI di Jl Sudirman Denpasar, apakah program ini tidak masuk radar Jajaran TNI baik Kodam atau Korem? Jangan lupa bahwa umat Hindu masih menunggu tindaklanjut kasus pelecehan pecalang oleh M pentolan ormas agama dan kasus penghinaan Hindu oleh ES. Semoga segera diklarifikasi,” pungkasnya seperti dilansir Tarbiyah.net. (rsc)


Berita Lainnya :
  • Andi Rachman: Airlangga Mampu Perkokoh Kejayaan Golkar
  • Zulaikhah Pimpin Rapat Persiapan Hari Ibu
  • Mayat Dalam.Sumur Ditemukan Warga Hendak Wudhu di Duri
  • Gatot Nurmantyo Berada di Negara Ini Setelah Lepas dari Panglima TNI
  • Sebanyak 84 Orang, Hari Ini Ikut Uji Kompetensi Wartawan PWI Riau
  • Pemkab Kampar Keluarkan Bonus untuk Para Atlet Porprov IX Senilai Rp1,72 Miliar
  • Cagub Riau jangan remehkan kekuatan Pelaku Usaha Sawit
  • Gubri Yakin Sagu Bisa Dijadikan Alternatif Pangan
  • RAPP Ajukan Permohonan Pembatalan SK 5322 ke PTUN
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan