BENGKALIS (Bidikonline.com) - Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis tahun anggaran (TA) 2018 akhirnya d...[read more] "> BENGKALIS (Bidikonline.com) - Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis tahun anggaran (TA) 2018 akhirnya d" />
Sabtu, 16 Desember 2017
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Andi Rachman: Airlangga Mampu Perkokoh Kejayaan Golkar | 18:57 WIB - Zulaikhah Pimpin Rapat Persiapan Hari Ibu | 18:57 WIB - Mayat Dalam.Sumur Ditemukan Warga Hendak Wudhu di Duri | 18:57 WIB - Gatot Nurmantyo Berada di Negara Ini Setelah Lepas dari Panglima TNI | 18:57 WIB - Sebanyak 84 Orang, Hari Ini Ikut Uji Kompetensi Wartawan PWI Riau | 18:57 WIB - Pemkab Kampar Keluarkan Bonus untuk Para Atlet Porprov IX Senilai Rp1,72 Miliar
/ Bengkalis / DPRD Bengkalis Sahkan APBD 2018 Sebesar Rp3,63 T /
‘Kronologi’ 21 Hari
DPRD Bengkalis Sahkan APBD 2018 Sebesar Rp3,63 T
Sabtu, 02 Desember 2017 - 11:13:40 WIB
BENGKALIS (Bidikonline.com) - Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis tahun anggaran (TA) 2018 akhirnya disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) oleh DPRD Bengkalis sebesar Rp3,63 triliun, Rabu (29/11/17) lalu.

Pengesahan APBD Kabupaten Bengkalis TA 2018 melalui sidang paripurna dihadiri 35 orang dipimpin Ketua DPRD Bengkalis Abdul Kadir, didampingi Wakil Ketua Indra Gunawan Eet, Kaderismanto, dan Zulhelmi. Tampak hadir Bupati Bengkalis Amril Mukminin, pejabat teras di lingkungan Pemkab Bengkalis.

Tahun depan, struktur APBD Kabupaten Bengkalis 2018 yang sudah dituangkan dalam keputusan dewan tersebut, mencakup pendapatan Rp3,572 triliun lebih, rincian PAD Rp512,4 miliar lebih, dana perimbangan Rp2,656 triliun, lain-lain pendapatan sah Rp403 miliar lebih.

Kemudian, belanja daerah 2018 total Rp3,632 triliun, atau kondisi keuangan daerah mengalami defisit sebesar Rp60 miliar. Defisit atau kekurangan ini akan ditutup dari pendapatan pembiayaan netto sebesar Rp60 miliar. Sementara itu, belanja tidak langsung Rp1,436 triliun lebih, belanja langsung Rp2,195 triliun lebih. Pembiayaan daerah pembiayaan Rp60 miliar.

Kesempatan ini, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bengkalis sebagai pembicara salah seorang anggota DPRD Bengkalis Arianto mengatakan, bahwa setelah disahkannya APBD Kabupaten Bengkalis 2018 diharapkan agar kebutuhan demi kepentingan masyarakat dapat dilaksanakan sepenuhnya. Eksekutif atau Pemkab Bengkalis untuk proses kedepannya, disarankan agar segera menyerahkan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) agar lebih tepat waktu dalam pembahasan di dewan.

"Setelah pengesahan APBD ini kemudian diverifikasi di provinsi. Setelah diverifikasi diprovinsi, kami meminta bupati selaku penanggungjawab untuk segera menyerahkan dokumen ke dewan, karena hal itu sudah diamanatkan dalam aturan," papar Rianto.

Arianto mewakili Banggar juga mengingatkan, saat ini anggaran Bengkalis mengalami defisit, oleh karena itu Pemkab Bengkalis harus dengan banyak cara untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kepala daerah harus memberikan instruksi khusus ke organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menggali sumber PAD. OPD diminta proaktif untuk memperoleh anggaran dari APBD provinsi dan pusat.

Sebelum pengesahan APBD 2018 oleh DPRD Bengkalis, tujuh fraksi menyatakan menerima atas laporan Banggar DPRD Bengkalis dengan menyampaikan beberapa catatan. Adapun faksi-fraksi di DPRD Bengkalis antara lain, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Fraksi Golongan Karya (Golkar), Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menerima dengan catatan agar kepala daerah untuk memenuhi janji politik dalam kampanye karena hal itu menjadi penilaian masyarakat dan meningkatkan program pemberdayaan masyarakat.

Fraksi Partai Demokrasi Indonesi (PDI) Perjuangan, menerima terima catatan agar 2018 kedepan lelang proyek pembangunan infrastruktur dengan cepat dilaksanakan sehingga pengerjaan tidak diakhir-akhir tahun yang akan mempengaruhi kualitas pekerjaan.

Fraksi Demokrat, terima juga dengan catatan, bahwa APBD dapat dilaksanakan secara tertib dan transparan. Angka laporan Banggar DPRD Bengkalis juga harus sesuai atau sama setelah diverifikasi provinsi. Fraksi Gerindra Garuda Yaksa, terima dengan catatan agar Pemkab Bengkalis terus meningkatkan target pencapaian PAD, jangan hanya untuk menyeimbangi belanja. Sementara itu, penetapan tarif masih aturan lama dan ini layak untuk ditinjau ulang. Bapenda Bengkalis diminta lebih memiliki strategi baru agar mampu melebihi target sampai saat ini hanya dikisaran setengah triliun untuk pertahun.

Terakhir disampaikan Fraksi Gabungan Negeri Junjungan menyatakan menerima dengan catatan bawah Bapenda Bengkalis diingatkan untuk memaksimalkan potensi yang ada untuk mendukung PAD, dan seluruh OPD agar menganut azas efisien efektif dalam penggunaan anggaran.

Usai pandangan fraksi terhadap laporan Banggar, paripurna juga diperkenankan kepada masing-masing Anggota DPRD Bengkalis untuk menyampaikan pendapat. Diantaranya, Anggota DPRD Dapil Bukitbatu-Siakkecil, H. Aisyah. Dia mengingatkan agar seluruh pihak memperhatikan nasib guru-guru honor madrasah dan nasib-nasib tenaga bidan serta perawat atau tenaga sukarela.

Sebelum disahkannya APBD Kabupaten Bengkalis 2018 menjadi Perda oleh DPRD Bengkalis, Senin (13/11/17) lalu, Pemkab Bengkalis menyerahkan nota keuangan RAPBD TA 2018 kepada pimpinan DPRD Bengkalis. Dari nota keuangan tersebut diperkirakan belanja daerah menembus Rp3,62 triliun.

Jumlah ini disampaikan Bupati Bengkalis Amril Mukminin dalam sidang paripurna DPRD Bengkalis digelar dengan agenda penyampaian Nota Keuangan, siang. Jumlah belanja tersebut naik sekitar Rp400 miliar dari estimasi kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2018 ditandatangani sebesar Rp3,2 triliun lebih.

Dalam sidang penyampaian nota ini juga dipimpin Ketua DPRD Bengkalis Abdul Kadir, didampingi Wakil Ketua Indra Gunawan, Zulhelmi. Nota keuangan yang disampaikan mencakup pendapatan daerah sebesar Rp3,57 triliun lebih, terdiri dari, PAD sebesar Rp516 miliar lebih, kemudian dana perimbangan Rp2,6 triliun lebih, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp403 juta lebih.

Sedangkan untuk belanja daerah sebesar Rp3,62 triiliun lebih terdiri dari, belanja tidak langsung Rp1,4 triliun lebih dan belanja langsung Rp2,18 triliun lebih. Selanjutnya pembiayaan daerah, yang berjumlah sebesar Rp50 miliar. Merupakan penerimaan yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya (SiLPA) yang diproyeksikan atas pertimbangan perkembangan realisasi tahun 2017 ini.

Dari estimasi dalam nota keuangan ini ada peningkatan defisir sebesar Rp10 miliar setelah dilakukan pengesahan oleh DPRD Bengkalis. Kekurangan ini ditutup dengan pembiayaan netto.

Dihadapan 30 anggota DPRD Bengkalis yang hadir dalam sidang penyampaian nota keuangan ini, Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan, total APBD 2018 tersebut digunakan untuk melaksanakan program dan kegiatan yang tersebar di 46 perangkat daerah, sesuai urusan dan kewenangan yang telah ditetapkan dalam Undang-undang Nomor 23/2014, tentang Pemerintahan Daerah.

Diantarnya, dari urusan wajib pelayanan dasar, urusan wajib non pelayanan dasar, urusan pilihan, urusan penunjang, urusan pendukung dan urusan kewilayahan.

Sebelum diserahkan nota keuangan ini, Rabu (8/11/17) lalu, Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan Pimpinan DPRD Bengkalis menandatangani kesepakatan untuk membahas KUA PPAS RAPBD 2018 2018. Kesepakatan tersebut tertuang dalam Memorandum Of Understanding (MoU) atau nota.

Estimasi anggaran yang disepakati untuk dibahas dan akan dijadikan pedoman untuk Perda APBD 2018 tersebut, sebesar Rp3,286 triliun. Jumlah ini terjadi peningkatan setelah disampaikan menjadi nota keuangan, sebesar RP3,62 triliun atau naik sebesar Rp400 miliar lebih.

Jumlah sebesar Rp3,2 triliun lebih itu terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp1,471 triliun, dan belanja langsung sebesar Rp1,815 triliun. Dan, rencana belanja ini sudah termasuk anggaran tahun jamak untuk 7 paket kegiatan.

Disamping kesepakatan membahas KUA PPAS RAPBD 2018, juga ditandatangani kesepakatan Penganggaran Kegiatan Tahun Jamak atau dikenal dengan Multiyers (MY) anggaran 2018 sampai dengan 2021, dengan sasaran sebanyak tujuh paket kegiatan.

Tujuh paket kegiatan MY yang sepakat untuk dianggarkan tersebur, antara lain peningkatan Jalan Ketam Putih-Sekodi, Jalan Muntai–Bantan Air, Jalan Lingkar Bukit Batu–Siak Kecil, Jalan Gajah Mada, Jalan Lingkar Barat Duri, Jalan Pangkalan Nyirih–Tanjung Medang dan pembangunan Duri Islamic Center.

Ketujuh paket proyek MY ini dialokasikan pada tahun 2018 sebesar Rp283,254 miliar dari alokasi yang direncanakan hingga tahun 2021 sebesar Rp1,888 triliiun.

Mulai dari kesepekatan pembahasan antara Pemkab dan DPRD Bengkalis, kemudian disampaikannya nota keuangan dan akhirnya pengesahan. Pembahasan secara merathon siang dan malam oleh DPRD Bengkalis terhadap RAPBD TA 2018 patut diapresiasi. Hanya sekitar 21 hari, pembahasan antara DPRD Bengkalis dan seluruh OPD di lingkungan Pemkab Bengkalis tuntas dan akhirnya disahkan.

Setelah disahkannya APBD Kabupaten Bengkalis TA 2018, Bupati Amril Mukminin mengintruksikan seluruh kepala OPD dan unit kerja untuk segera menindaklanjuti. Segera lakukan seluruh persiapan, baik itu administrasi, prosedur, teknis dan langkah-langkah percepatan pelaksanaan program dan kegiatan yang dianggarkan dalam APBD TA 2018.

“Apa yang telah dianggarkan menjadi kewajiban yang melekat pada masing-masing urusan yang akan dipertanggungjawabkan oleh setiap OPD. Baik itu progress, manfaat maupun dampaknya bagi pembangunan Kabupaten Bengkalis,” tegasnya.

Mantan anggota dewan ini juga berharap, seluruh anggota DPRD dan komponen masyarakat daerah untuk mendukung sepenuhnya pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2018.(Adv)


Berita Lainnya :
  • Andi Rachman: Airlangga Mampu Perkokoh Kejayaan Golkar
  • Zulaikhah Pimpin Rapat Persiapan Hari Ibu
  • Mayat Dalam.Sumur Ditemukan Warga Hendak Wudhu di Duri
  • Gatot Nurmantyo Berada di Negara Ini Setelah Lepas dari Panglima TNI
  • Sebanyak 84 Orang, Hari Ini Ikut Uji Kompetensi Wartawan PWI Riau
  • Pemkab Kampar Keluarkan Bonus untuk Para Atlet Porprov IX Senilai Rp1,72 Miliar
  • Cagub Riau jangan remehkan kekuatan Pelaku Usaha Sawit
  • Gubri Yakin Sagu Bisa Dijadikan Alternatif Pangan
  • RAPP Ajukan Permohonan Pembatalan SK 5322 ke PTUN
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan