(Bidikonline.com) - Terkait beredarnya video aksi kekerasan yang dilakukan oknum guru kepada seorang siswa SMPN 10 Pangkalpinang, Ma...[read more] "> (Bidikonline.com) - Terkait beredarnya video aksi kekerasan yang dilakukan oknum guru kepada seorang siswa SMPN 10 Pangkalpinang, Ma" />
Minggu, 19 November 2017
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Remaja ini Nekat Cabuli Istri Tetangga saat Tertidur Pulas | 18:57 WIB - Gubernur Riau Hadiri Acara Penutupan Cendana Cup ke XV | 18:57 WIB - Bupati Inhil Hadiri Kegiatan Pembinaan Peningkatan Pemberdayaan Perempuan | 18:57 WIB - Firdaus: Pekanbaru akan Terapkan Smart Card di Dunia Pendidikan | 18:57 WIB - Disdik Pekanbaru Kekurangan 1.061 Guru | 18:57 WIB - Walikota: Pekanbaru Butuh Bandar Udara Baru
/ Nasional / Fakta Sebenarnya Video Guru SMP Pangkalpinang Pukuli Muridnya /
Fakta Sebenarnya Video Guru SMP Pangkalpinang Pukuli Muridnya
Selasa, 07 November 2017 - 16:36:37 WIB
(Bidikonline.com) - Terkait beredarnya video aksi kekerasan yang dilakukan oknum guru kepada seorang siswa SMPN 10 Pangkalpinang, Mabes Polri melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara. Hasilnya, bahwa video viral tersebut bukan terjadi di SMPN 10 Pangkalpinang.

Dari pengecekapn di TKP yakni SMPN 10 Pangkalpinang yang dilaksanakan Senin 6 November 2017, kemarin, didapat informasi bahwa pada hari Rabu 11 Oktober 2017 sekitar pukul 10.00 WIB telah terjadi peristiwa pemukulan yg dilakukan oleh guru atas nama Mu'in kepada seorang murid kelas 8 A yakni Rama Haryanto.

Akan tetapi, kejadian itu tidak sama dengan video yang viral di medsos. Dari pengecekan TKP diperoleh fakta bahwa pada video viral kondisi ruang kelas dengan TKP berbeda dan tidak ada kesesuaian.

"TKP Pemukulan pada video viral berada di dalam kelas sedangkan peristiwa pemukulan di SMPN 10 diluar kelas," kata Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Rikwanto, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/11/2017).

Kemudian, ciri-ciri guru dan murid yang ada pada video viral tersebut tidak sesuai dengan guru dan murid yang terlibat peristiwa pemukulan di SMPN 10 Pangkalpinang.

Peristiwa pemukulan yang terjadi di SMPN 10 Pangkalpinang dilatarbelakangi oleh Siswa Rama Haryanto, yang memanggil nama guru Pak Mu'in yang sedang mengajar di kelas 8 D. Mendengar namanya dipanggil-panggil siswa Rama Haryanto dengan tidak sopan, kemudian Pak Mu'in mendatangi Siswa Rama H yg sedang menuju kelas 8 A dan ketemu di belakang luar kelas 8 B, dan melakukan pemukulan dengan menampar Pipi kanan siswa Rama sebanyak 3 kali sebagai bentuk hukuman.

"Atas peristiwa tersebut pada tanggal 16 Oktober 2017 bertempat di SMPN 10 dilakukan pertemuan antara orang tua murid Rama, guru Mu'in, Kepala sekolah, Disdik Bud Pangkalpinang dan pengurus sekolah yang ditindak lanjuti dengan membuat surat perjanjian damai," pungkas Rikwanto.(ozc)


Berita Lainnya :
  • Remaja ini Nekat Cabuli Istri Tetangga saat Tertidur Pulas
  • Gubernur Riau Hadiri Acara Penutupan Cendana Cup ke XV
  • Bupati Inhil Hadiri Kegiatan Pembinaan Peningkatan Pemberdayaan Perempuan
  • Firdaus: Pekanbaru akan Terapkan Smart Card di Dunia Pendidikan
  • Disdik Pekanbaru Kekurangan 1.061 Guru
  • Walikota: Pekanbaru Butuh Bandar Udara Baru
  • Gelar Festival Seni Budaya, Riau Bakal Deklarasi Sebagai Pusat Zapin
  • Ayat Cahyadi Imbau Pelajar Pekanbaru Giatkan Baca Alquran
  • Pemkab Rohil Masih Kaji Keberadaan Tenaga Honor
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan