Nias Utara (Bidikonline.com) - Sesuai Laporan Pengaduan Ketua Investigasi LSM NCW (Nias Corruption Watch) Kepulauan Nias, Meifermant...[read more] "> Nias Utara (Bidikonline.com) - Sesuai Laporan Pengaduan Ketua Investigasi LSM NCW (Nias Corruption Watch) Kepulauan Nias, Meifermant" />
Rabu, 17 Januari 2018
Follow Us:
Kamis, 17 Agustus 2018 - 22:42 WIB
Pemkab Fokus Pada SDM dan Ekonomi Kerakyatan
Sabtu, 05 Agustus 2018 - 24:10 WIB
DPRD Inhil Harapkan Tertib dan Aman
Senin, 31 Juli 2018 - 18:57 WIB
DPRD : Pedomani Permendagri Nomor 33 Tahun 2017
18:57 WIB - Gubri Pastikan Jalan Okura-Perawang Siak Dibangun Tahun ini | 18:57 WIB - Gubernur Andi Rachman Bantu Peralatan Sekolah Di Siak | 18:57 WIB - Dua UPT di Diskominfotik Riau Dihapus, Ini Alasannya | 18:57 WIB - Bupati Hadiri Rapat Program Bantuan Sosial Beras Sejahtera (RASTA) | 18:57 WIB - Hadiri Syukuran Rekomendasi Firdaus, Bawaslu Panggil Sekdako Pekanbaru | 18:57 WIB - Progres Pembangunan Jembatan Siak IV Lambat, Gubri: Ada Lagi yang Harus Diuji
/ Kepulauan Nias / Desak Inspektorat Audit Fisik DD Desa Sitolu Banua Tahun 2016. /
Laporan masyarakat kepada LSM NCW,
Desak Inspektorat Audit Fisik DD Desa Sitolu Banua Tahun 2016.
Jumat, 20 Oktober 2017 - 08:49:45 WIB
Nias Utara (Bidikonline.com) - Sesuai Laporan Pengaduan Ketua Investigasi LSM NCW (Nias Corruption Watch) Kepulauan Nias, Meifermanto Gea alias Ken Gea pada tanggal 17 Oktober 2017 terkait dugaan korupsi pada Pengelolaan DD Sitolubanua Kecamatan lahewa kab. Nias utara Tahun anggaran 2016.

Hal ini  Ken Gea mendesak inspektorat kabupaten nias utara untuk segera mengaudit kegiatan pengelolaan dana desa sitolubanua yang diduga tidak sesuai bestek sehingga kualitas kuantitas tidak menggambarkan sebenarnya

Ken Gea lebih lanjut menjelasakan bahwa Belanja Bahan material dan upah angkut yang terealisasi pada APBDes (1,075×160.000) Namun berdasarkan pemantauannya yang telah digunakan pada pembukaan dan pengerasan telford tersebut sekitar (268.75×160.000) banyak kegiatan lain yang bermuara pada bahan material belanja modal pengadaan kontruksi pembukaan badan jalan dan pengerasan terlford yang sepanjang 500 M yang diduga fiktif belum dilaksanakan dilapangan dan melanggar Hukum memanipulasi perencanaan dan kualitas.

Dengan Tegas Ken Gea, mengharap Kepada inspektorat untuk segera turun mengaudit dilapangan demi menyelamatkan keuangan Negara jangan kita biarkan tikus tikus berkeliaran itu mencuri uang rakyat.(tim)


Berita Lainnya :
  • Gubri Pastikan Jalan Okura-Perawang Siak Dibangun Tahun ini
  • Gubernur Andi Rachman Bantu Peralatan Sekolah Di Siak
  • Dua UPT di Diskominfotik Riau Dihapus, Ini Alasannya
  • Bupati Hadiri Rapat Program Bantuan Sosial Beras Sejahtera (RASTA)
  • Hadiri Syukuran Rekomendasi Firdaus, Bawaslu Panggil Sekdako Pekanbaru
  • Progres Pembangunan Jembatan Siak IV Lambat, Gubri: Ada Lagi yang Harus Diuji
  • Riau Ketiban "Sial" dalam Selesaikan RTRW
  • FITRA Riau: APBD Masih Boros Karena Uang Perjalanan Dinas Masih Tinggi
  • Gubri Lantik 542 Pejabat Eselon III dan IV
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan